Pengaruh Jumlah Dana Yang Dihimpun, Non Performing Loans (NPL) Dan Kolektibilitas Kredit Terhadap Jumlah Kredit Yang Disalurkan : Studi Kasus Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Malang

EkoPrasetiyo (2009) Pengaruh Jumlah Dana Yang Dihimpun, Non Performing Loans (NPL) Dan Kolektibilitas Kredit Terhadap Jumlah Kredit Yang Disalurkan : Studi Kasus Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Sektor perbankan memiliki peran yang strategis dalam menunjang berjalannya roda perekonomian dan pembangunan nasional. Dengan fungsinya sebagai lembaga intermediasi, maka sektor perbankan merupakan industri yang sangat penting dalam rangka mengalokasikan sumber-sumber ekonomi untuk mewujudkan berbagai sasaran pembangunan nasional. Dikeluarkannya pakto 27, 1988 dan paket deregulasi 1991 merupakan awal dari sejarah baru perbankan di Indonesia. Dengan adanya deregulasi tersebut membuat bisnis perbankan di Indonesia tumbuh sangat pesat. Namun lemahnya pengawasan dan terlalu rendahnya likuiditas wajib minimum yang ditentukan oleh Bank Indonesia bagi bank umum membuat bank-bank umum di Indonesia tidak kuat ketika menghadapi rush (pengambilan uang secara besar-besaran) yang terjadi karena krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997. Hal ini membuat pemerintah beserta otoritas moneter pada akhirnya membuat program restrukturisasi perbankan pada tahun 1998. Sebagai kelanjutan dari program restrukturisasi perbankan yang telah berlangsung dari tahun 1998 tersebut, maka Bank Indonesia pada tanggal 9 Januari 2004 telah meluncurkan API (Arsitektur Perbankan Indonesia) sebagai suatu kerangka menyeluruh arah kebijakan pengembangan industri perbankan Indonesia ke depan. Peluncuran API ini membuat industri perbankan di Indonesia terus berkembang serta mempunyai fundamental perbankan yang lebih kuat, hingga fungsi intermediasi perbankan menjadi semakin berkembang. Perkembangan positif dari fungsi intermediasi perbankan tersebut tidak terkecuali terjadi di Bank Rakyat Indonesia (BRI), dimana Bank Rakyat Indonesia ini adalah merupakan salah satu bank milik pemerintah yang lebih mengkonsentrasikan penyaluran kreditnya kepada sektor usaha kecil menengah . Dalam penyaluran kredit ini dipengaruhi oleh beberapa variabel yaitu Jumlah dana yang dihimpun, NPL dan Kolektibilitas kredit. Dari hasil analisis yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa variasi besarnya jumlah kredit yang disalurkan dapat dijelaskan dengan baik oleh variabel-variabel yang mempengaruhi penyaluran kredit yaitu Jumlah dana yang dihimpun, NPL dan Kolektibilitas kredit. Dan dari analisa data dan uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ternyata variabel jumlah dana yang dihimpun mempunyai pengaruh negatif terhadap jumlah kredit yang disalurkan, variabel NPL tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah kredit yang disalurkan sedangkan kolektibilitas kredit mempunyai pengaruh yang positif dan dominan terhadap jumlah kredit yang disalurkan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FE/2009/11/050900319
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 19 Feb 2009 13:33
Last Modified: 21 Oct 2021 15:43
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/103964
[thumbnail of 050900319.pdf]
Preview
Text
050900319.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item