Exploring Symbolical Meanings Of Panji Asmorobangun And Klono Sewandono Through Colors, Facial Features And Ornaments: A Study On Malangan Mask

Putri, PrishaAldia (2012) Exploring Symbolical Meanings Of Panji Asmorobangun And Klono Sewandono Through Colors, Facial Features And Ornaments: A Study On Malangan Mask. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Topeng Malangan adalah kesenian tradisional unik yang berasal dari Malang. Topeng Malagan memiliki banyak tokoh dengan bermacam-macam watak yang menyimbolkan manusia. Pendahulu topeng Malangan menciptakan kesenian tradisional ini untuk menghubungkan manusia dengan arwah nenek moyang melalui tarian. Selain itu, tarian topeng Malangan ini digunakan untuk menjelaskan tentang penggambaran karakter orang-orang terdahulu. Sehingga orang-orang pada masa kini bisa terinspirasi untuk melakukan hal yang sama agar kehidupan mereka selalu dalam kedamaian. Cerita yang digunakan dalam tarian tersebut adalah cerita Panji. Dalam cerita ini, masing-masing tokoh dalam topeng Malangan memiliki watak yang berbeda satu sama lain, protagonis dan antagonis. Dan tokoh yang paling berlawanan adalah Panji Asmorobangun sebagai tokoh protagonis dan Klono Sewandono sebagai tokoh antagonis. Dari keseluruhan tokoh, Panji Asmorobangun dan Klono Sewandono yang dipilih untuk dianalisa dalam penelitian ini karena watak yang saling berlawanan yang mereka miliki. Watak yang berlawanan itu digambarkan dalam warna, ekspresi wajah dan hiasa pada topeng tersebut. Topeng Malangan dikategorikan sebagai seni rupa yang cenderung subyektif sehingga Semiotik dalam Seni Rupa dan Semiotik untuk Seni Non-Obyektif digunakan untuk menganalis objek materi. Kemudian metode wawancara digunakan untuk mengumpulkan dan memvalidasi data dari seniman terkemuka dalam kesenian tradisional di Malang, khususnya kesenian topeng Malangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap fitur yang ditemukan pada semua tokoh topeng Malangan memiliki arti dan menggambarkan sifat manusia. Maka, topeng Malangan tidak bisa dilihat sebagai topeng-topeng ada umumnya karena dibalik setiap tokoh memiliki cerita yang penuh arti yang memungkinkan untuk diceritakan ke semua orang. Oleh sebab itulah kesenian tradisional ini menjadi terkenal dan menjadi identitas budaya kota Malang.

English Abstract

Malangan mask is a unique traditional art from originally created in Malang. It has a lot of characters with various personalities which symbolize human being. The pioneer of Malangan mask created this traditional art to connect between human and the spirits of their ancestors through dancing. Besides that, this Malangan mask dance is used to explain about the character image of the ancient people. So, people right now can be inspired to do the same thing in order to keep their life in peacefulness. The story that is always used in the dancing is Panji story. In this story, each character of the Malangan mask has different personality, either as a protagonist or antagonist character. And the most contradictory characters are Panji Asmorobangun as the protagonist and Klono Sewandono as the antagonist. From all characters, Panji Asmorobangun and Klono Sewandono are chosen to be analyzed in this study because they have opposite personalities each other. The contrast personalities are reflected by the color, facial features and ornaments of their mask. Malangan mask is categorized as visual art which tends to be subjective so Semiotics in visual art and Semiotics for non-objective art are used to analyze this material object. Then, interview method is used to collect and validate the data from the well-known artists of traditional art in Malang, especially in Malangan mask. The result of this study shows that every feature that is found in all of the characters in Malangan mask has its meaning and represents human beings. So, Malangan mask cannot be seen ordinary because behind every feature in Malangan mask, including the mask of Panji Asmorobangun and Klono Sewandono, there is a meaningful story that possible to be narrated to people. It might be the reason why this traditional art becomes well-known and be the cultural identity in Malang.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FBS/2012/78/051204341
Subjects: 400 Language > 420 English and Old English (Anglo-Saxon)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 30 Oct 2012 15:51
Last Modified: 18 Oct 2021 04:30
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/100525
[thumbnail of 051204341.pdf]
Preview
Text
051204341.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item