The Searching Of Cultural Identity Depicted In Tayo’s Character As An Indian Mexican In Ceremony Novel

Nindyasmara, GabriellaKenRuri (2012) The Searching Of Cultural Identity Depicted In Tayo’s Character As An Indian Mexican In Ceremony Novel. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kolonialisme dan imperialisme yang dimulai pada abad ke 15, dikarenakan penerapan doktrin Gold, Gospel, dan Glory membawa benturan budaya yang membuat pihak terjajah kehilangan identitas budayanya. Maka dari itu, pencarian identitas budaya menjadi isu besar pada masa sesudah penjajahan, karena adanya kebingungan dalam mengadaptasi dua budaya yang sangat berbeda. Penelitian ini adalah tentang pencarian identitas budaya yang dilakukan oleh seorang berdarah campuran Indian-Meksiko dalam Ceremony karangan Leslie Marmon Silko. Ada dua pertanyaan penelitian yaitu (1) mengapa dan (2) bagaimana Tayo sebagai seorang berdarah campuran mencari dan menemukan identitasnya. Penelitian ini bersifat kualitatif yang mengaplikasikan tiga macam konsep dalam paradigma Kritik Post-kolonial yaitu Orientalism, Double Consciousness dan Nativism yang di hubungkan dengan konsep identitas budaya. Analisis yang dilakukan berdasarkan fakta literal dalam novel Ceremony yang didukung oleh ketiga konsep diatas. Telah di temukan bahwa Kolonialisme membagi manusia menjadi dua ras dasar yaitu Orient yang inferior dan Occident yang superior. Ada benturan budaya di tanah Pueblo Indian dimana budaya Occident mendominasi budaya Indian. Hal ini menjadi penyebab terjadinya double consciousness yang menjadi pemicu mengapa Tayo, seorang berdarah campuran, mencari identitas budayanya. Tayo mengalami double consciousness karena ia hidup dalam dua komunitas yang berbeda yaitu komunitas kulit putih dan kulit merah. Sementara itu, dengan nativism yang diwujudkan dalam upacara Indian bentuk baru, Tayo berhasil menemukan dan mengonstruksi identitas budayanya sebagai bagian masayarakat Pueblo Indian. Karena novel ini juga banyak berbicara mengenai pentingnya posisi perempuan dalam masyarakat dan komodifikasi budaya Indian, peneliti selanjutnya dianjurkan untuk mengadakan penelitian yang berhubungan dengan isu Feminisme atau Marxisme.

English Abstract

Colonialism and imperialism beginning in the fifteenth century, due to the implementation of Gold, Gospel, and Glory, bring a cultural clash which makes the colonized lose their cultural identity. The searching of cultural identity, therefore, had become a major issue in the Post-colonial Era due to the confusion in embracing two antagonist cultures. This research is about the searching of cultural identity done by an Indian Mexican in Leslie Marmon Silko’s Ceremony. There are two problems to be solved, namely (1) why and (2) how Tayo as a mixed-blood searches and finds his identity. This study is a qualitative research employing three concepts, namely Orientalism, Double Consciousness and Nativism combined with the concept of Cultural Identity within the paradigm of Post-colonial Criticism. The analysis is based on the literal facts found in Ceremony and supported by those concepts. This research reveals that due to colonialism, human being is divided into the inferior Orient and the superior Occident. There is a cultural clash in Pueblo Indians’ land because of the meeting of two different cultures in which the Occident dominates the Orient. It places the Natives, including Tayo, a mixed-blood descent in double consciousness which is the trigger of why he searches his cultural identity. It is found that Tayo undergoes double consciousness since he lives simultaneously in two societies: Pueblo Indians and Whites. Meanwhile, through nativism embodied in the new form of Indian ceremony, he finally acquires as well as constructs his cultural identity as a part of Pueblo Indians. Since the novel also talks about the important position of woman in the society and the co-modification of American Indian culture, the next researchers are suggested to conduct a research related to the issues of Feminism or Marxism.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FBS/2012/58/051204321
Subjects: 400 Language > 420 English and Old English (Anglo-Saxon)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 29 Oct 2012 14:41
Last Modified: 18 Oct 2021 05:48
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/100500
[thumbnail of 051204321.pdf]
Preview
Text
051204321.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item