BKG

-, Wirda (2018) Studi Evaluasi dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih di Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan menggunakan Software WaterCAD V8i. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kebutuhan air yang terus meningkat dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin pesat disuatu wilayah. Namun perkembangan tersebut tidak diiringi dengan penyediaan air bersih yang ada. Maka sangatlah wajar apabila penyediaan air bersih mendapatkan prioritas penanganan utama yang dapat berpengaruh besar pada kelancaran aktivitas masyarakt. Oleh sebab itu, PDAM Kabupaten Pamekasan melakukan evaluasi dan pengembangan jaringan distribusi air bersih di Kecamatan Pademawu. Pengembangan dilakukan dengan menambahkan jaringan distribusi air bersih pada Desa Baddurih, Pagagan, Jarin dan Desa Durbuk Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Namun sebelumnya terdapat daerah layanan eksisting 7 desa yaitu Desa Majungan, Padelegan, Pademawu Barat, Pademawu Timur, Tanjung, Bunder dan Desa Dasok. Agar tercapainya perencanaan pengembangan yang optimal di wilayah tersebut, maka dalam studi ini akan dilakukan suatu evaluasi kondisi eksisting baik dari segi sumber, pompa, tandon serta komponen lainnya dan melaksanakan simulasi guna melihat kondisi hidrolis yang ada pada jaringan eksisting. Evaluasi ini dapat dijadikan acuan untuk perencanaan pengembangan 2036 kedepan. Perencanaan pengembangan yang meliputi 11 desa tersebut akan di simulasikan lagi menggunakan bantuan Software Watercad. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi menggunakan Software Watercad, telah didapat bahwa untuk evaluasi menggunakan sumber air sebesar 40 liter/detik memberikan hasil kecepatan, headloss gradient dan tekanan dalam pipa sudah memenuhi kriteria perencanaan yang telah ditentukan, dan untuk kondisi tandon masih bisa digunakan untuk pengembangan, namun pada saat pompa yang letaknya setelah tandon mati (diatas pukul 20:00) tidak ada aliran air bersih. Untuk perencanaan pengembangan 2036 terdapat beberapa hal yang diperbaiki dan ditambah, misalnya dari segi penambahan sumber sebesar 20 lt/dt, pompa, menara air, katup PRV yang berguna memperkecil nilai tekanan dalam pipa, dan pergantian diameter pipa. Sedangkan dari segi hidrolis baik tekanan, kecepatan dan headloss gradient sudah memenuhi kriteria perencanaan. Hal ini dapat berpengaruh besar terhadap pelayanan ke konsumen agar lebih optimal dan harapannya pada semua wilayah terlayani kebutuhan air bersihnya secara merata baik dari daerah layanan terjauhpun. Rencana anggaran biaya yang akan dikeluarkan pada perencanaan pengembangan jaringan distribusi air bersih 2036 sebesar Rp. 3.153.108.800,-

English Abstract

The increasing water demand is influenced by the rapid growth of population in the region. However, these developments are not followed by the provision of clean water. So it is reasonable that the provision of clean water is a priority for the main handling that can have a major impact on the smoothness of community activities. So that, PDAM Kabupaten Pamekasan evaluates and develops clean water distribution network in Kecamatan Pademawu. The development is done by adding clean water distribution network in Baddurih, Pagagan, Jarin and Durbuk Village, Pademawu Subdistrict, Pamekasan District. there were existing service area in 7 villages, which are namely Majungan Village, Padelegan, Pademawu Barat, East Pademawu, Tanjung, Bunder and Dasok Village. This study will evaluate the existing conditions in terms of sources, pumps, reservoirs and other components and perform simulations to see the existing hydraulic conditions in the existing network, In order to achieve optimal development planning in the region. This evaluation can be used as a reference for future in 2036 development planning. Development planning covering 11 villages will be simulated again using Watercad Software assistance. Based on calculations and simulations using Watercad Software, it is found that in evaluation using a water source of 40 liters/second gives speed results, the headloss gradient and pressure in the pipe have met the design criteria that have been determined, and for the condition of the reservoir can still be used for development, but when the pump is located after the dead tank (above 20:00) there is no clean water flow. For development planning in 2036 there are several things to be improved and added, for example from the addition of a 20 liters/second source, pumps, water towers, useful PRV valves minimize the pressure value in pipes, and pipe diameter turnover. While in terms of hydraulic pressure, speed and headloss gradient meets the criteria of planning. This can greatly affect the service to consumers to be more optimal and hope in all areas served by the needs of clean water evenly from the service area terauhpun. Budget plan that will be issued in planning of development of water distribution network of in 2036 equal to Rp. 3.153.108.800,

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/120/051801172
Uncontrolled Keywords: air bersih, WaterCAD, jaringan, rencana pengembangan
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.1 Water supply > 628.14 Collection and distribution systems > 628.144 Distribution systems
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pengairan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/9622
Text
Wirda.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item