BKG

Fauziyah, Lisa Rizky (2017) Pengaruh pemberian probiotik dan penambahan minyak ikan dengan dosis yang berbeda pada pakan komersil terhadap laju pertumbuhan, kelulushidupan rasio konversi pakan ikan sidat (Anguilla sp.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Berkembangnya budidaya sidat dipengaruhi oleh kondisi benih dari alam. Di negara – negara yang kondisi alamnya kurang mendukung seperti perbedaan musim, sulit mengembangkan budidaya ikan sidat ini. Sementara Indonesia memiliki sumberdaya alam yang mendukung terhadap kegiatan budidaya sidat karena Indonesia memiliki iklim tropis. Probiotik merupakan mikroba hidup yang ditambahkan pada pakan yang dapat meningkatkan keseimbangan mikroba usus, kesehatan inang dan lingkungannya. Penambahan probiotik pada pakan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pakan udang vaname sehingga menghasilkan pertumbuhan yang baik. Minyak ikan yang berkualitas adalah minyak ikan yang kaya akan asam lemak yang bermanfaat bagi kesehatan. Omega-3 merupakan salah satu asam lemak tak jenuh yang esensial bagi tubuh dan dibutuhkan terutama bagi penderita kolesterol tinggi. EPA dan DHA merupakan jenis omega-3 yang paling dominan pada minyak ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik dan minyak ikan dengan dosis yang berbeda pada pakan terhadap laju pertumbuhan, kelulushidupan dan rasio konversi pakan pada ikan sidat (Anguilla sp.) dan untuk mengetahui persentase perlakuan terbaik yang dapat mendukung pertumbuhan, kelulushidupan dan konversi pakan ikan sidat (Anguilla sp.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dan analisis Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan yaitu A (Dosis probiotik 0 ml/kg+minyak ikan 5%), B (Dosis probiotik 0 ml/kg+minyak ikan 15%), C (Dosis probiotik 15 ml/kg+minyak ikan 5%), D (Dosis probiotik 15 ml/kg+minyak ikan 15%), dan Kontrol (Tanpa Probiotik+Tanpa minyak ikan). Parameter utama yang diukur yaitu kelulushidupan/survival rate (SR), laju pertumbuhan spesifik/spesifik growth rate (SGR), rasio konversi pakan/feed conversion ratio (FCR) dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan (EPP). Parameter penunjang yaitu kualitas air pemeliharaan meliputi pH, suhu, oksigen terlarut (DO). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, baik dosis probiotik dan minyak ikan yang diberikan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kelulushidupan, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan dan efisiensi pakan ikan sidat. Hasil kelulushidupan ikan sidat rata-rata lebih dari 50%. Hasil SR dan SGR tertinggi diperoleh pada perlakuan dosis probiotik 15 ml/kg dengan minyak ikan 5% (perlakuan C) yaitu sebesar 62,67% dan 3,27 %BB/hari. Hasil FCR terendah diperoleh pada perlakuan C yaitu sebesar 1,01% dan nilai EPP tertimggi yaitu pada perlakuan C sebesar 98,97%. Kualitas air selama media pemelihaaan selama penelitian tercacat masih dalam kisaran optimal dengan suhu berkisar antara 25- 27oC, oksigen terlarut berkisar antara 4,39-5,79 mg/L, pH berkisar antara 7,16-8,00.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/58/051802960
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/9479
Text
Lisa Rizky Fauziyah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item