BKG

Puspasari, Reta Lilyananda (2017) Studi Pengaruh Sifat Fisik Tanah Terhadap Karakteristik Laju Infiltrasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Terjadinya urbanisasi di area perkotaan berupa pesatnya pembangunan dan permukiman penduduk di daerah perkotaan telah menyebabkan berkurangnya lahan terbuka sehingga air hujan sulit meresap ke dalam tanah. Air hujan yang jatuh sebagian besar langsung menuju ke saluran drainase yang terbuang ke laut ataupun sungai. Seharusnya air hujan juga masuk ke dalam tanah sebagai cadangan air tanah. Peristiwa masuknya air hujan ke dalam tanah disebut infiltrasi. Banyak hal yang mempengaruhi infiltrasi diantaranya intensitas hujan, porositas tanah, kerapatan massa tanah, kadar air tanah, tekstur tanah, struktur tanah, kepadatan tanah, kemiringan lahan, kandungan bahan organik tanah, dan keadaan vegetasi permukaan tanah. Tujuan studi adalah membahas seberapa besar pengaruh karakteristik fisik tanah terhadap laju infiltrasi. Studi dilaksanakan pada 8 titik lokasi di Universitas Brawijaya Malang. Penentuan lokasi berdasarkan pembagian peta tata guna lahan. Data-data yang diperoleh adalah data primer yang merupakan pengamatan langsung dari lapangan, yaitu dengan menggunakan alat Turf-tec infiltrometer untuk pendugaan laju infiltrasinya. Sampel tanah dari lokasi penelitian kemudian dilakukan uji pada laboratorium untuk mengetahui kadar air, porositas dan tekstur tanah. Data sifat fisik tanah dan infiltrasi kemudian diuji regresi linier dan regresi linier berganda untuk mengetahui keakuratannya. Dari regresi linier berganda dihasilkan persamaan yang menghasilkan f0 yang kemudian digunakan dalam membangun model Horton. Laju infiltrasi yang dibangun dari sifat fisik tanah ini dibandingkan dengan laju infiltrasi observasi dari pengukuran di lapangan. Hasil perandingan hubungan karakteristik fisik tanah dengan laju infiltrasi ini menunjukkan bahwa komposisi pasir, porositas dan kadar air memiliki pengaruh signifikan terhadap laju infiltrasi. Kemudian dengan analisis yang lebih jauh lagi yaitu regresi linier berganda menunjukkan bahwa komposisi pasir, porositas dan kadar air bersama-sama mempengaruhi laju infiltrasi. Selain itu, uji linier berganda juga membentuk persamaan laju infiltrasi dengan variabel –variabel independen yaitu Y=-272,308+2,826X1+1,053X2+0,310X3. Persamaan tersebut menghasilkan model Horton f=2,286+8,289e-0,359 yang kemudian dibandingkan dengan laju infiltrasi hasil pengukuran di lapangan yaitu f=2,286+9,000 e-0,359.

English Abstract

Urbanization caused rapid development of infrastructure and this phenomenon has led to reduce open field hence rainwater cannot seep into the soil. Rainwater that falls mostly streams directly to drainage channels that wasted into sea or river whereas it supposed to enter the soil as a groundwater reserve. Rainwater which seeps into the soil is called infiltration. Many factors affect infiltration include rainfall intensity, soil porosity, soil mass density, soil moisture, soil texture, soil structure, soil density, land slope, soil organic matter and soil surface vegetation conditions. This study discusses how physical properties of soil influences infiltration rate characteristics. The research conducted at 8 chosen locations in Brawijaya University Malang. This location plotting based on land use map. Infiltration rate data measured using Turf-tec infiltrometer. Meanwhile soil samples are tested in laboratory to obtain percentages of water content, porosity and soil texture. Linear regression and multiple linear regression are involved to identify relationships between soil characteristics and infiltration rate. The multiple linear regression also generates an equation which represents f0 as soil properties of soil in Horton model. The result of regression between physical properties of soil and infiltration rate shows that sand composition, porosity and water content have significant influence on infiltration rate. Furthermore, the multiple linear regression indicates that sand composition, porosity and water content simultaneously affects infiltration rate characteristic. Infiltration rate equation obtained from multiple linear regression with infiltration rate as dependent variable000and000physical00properties of soil00as00independent00variables Y=-272,308+2,826X1+1,053X2+0,310X3. This equation considered as f0 in Horton model f=2,286+8,289e-0,359 which is compared with observed infiltration rate in the field f=2,286+9,000 e-0,359.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/492/051705630
Uncontrolled Keywords: laju infiltrasi, sifat fisik tanah, regresi linier, model Horton
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.4 Soil science > 631.43 Soil physics > 631.432 Moisture and hydromechanics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pengairan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/923
Text
Puspasari, Reta Lilyananda.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item