BKG

Putra, Gilang Rayendra (2018) Evaluasi Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah dengan Pendekatan Arsitektur Tropis di Malang (Studi Kasus: Perumahan Bumi Mondoroko Raya). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi dalam masalah pembangunan perumahan ialah tingginya angka backlog hingga 13,5 juta unit. Selain itu, percepatan pembangunan yang mengatasnamakan modernisasi seringkali mengabaikan bahkan melunturkan nilai dari arsitektur lokal Nusantara. Maka dari itu diperlukan adanya kajian menyeluruh tentang unit hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal, melainkan unit hunian yang ramah terhadap lingkungan sebagai ikon pembangunan yang berkelanjutan dengan pendekatan Arsitektur Tropis Nusantara di Malang. Pada penelitian ini, metode yang digunakan ialah deskriptif evaluatif dengan parameter berdasarkan aspek-aspek yang termasuk dalam konsep Arsitektur Tropis Nusantara dan mengkhususkan pada unit hunian untuk MBR. Berdasarkan hasil evaluasi unit hunian pada Perumahan Bumi Mondoroko Raya, unit hunian ini hanya memenuhi 5 dari 19 variabel yang diteliti dengan persentase 26,3%. Variabel-variabel yang terpenuhi hanya, memiliki volume atap dengan perbandingan minimal VA=VB/4,4, menggunakan jenis atap dua lapis yang dapat menghambat perambatan panas, menggunakan material dinding yang mempunyai thermal mass yang tinggi, menggunakan material penutup lantai yang mempunyai thermal mass yang tinggi, dan menerapkan faktor langit minimum TUU dan TUS pada tiap ruang sesuai dengan SNI. Hal ini tentunya dapat ditingkatkan, sehingga dapat dijadikan acuan sebagai desain unit hunian untuk MBR yang tanggap terhadap iklim, dapat melestarikan warisan nusantara, dan berkelanjutan.

English Abstract

The main problem faced in the housing project is the number of backlog up to 13,5 million units. Furthermore, accelerated development on behalf of modernization often disminishes the value of ‘Nusantara’ architecture. Therefore, it needed a comprehensive study about housing for low-income communities, not only places to live, but also environmentally friendly as an icon of sustainable housing with a ‘Nusantara’ Tropical Architecture approach in Malang. In this study, the used method is a descriptive evaluative method with parameters base on ‘Nusantara’ Tropical Architecture aspects and focus on housing for low-income communities. Base on evaluation at ‘Bumi Mondoroko Raya’ Housing, the result was only fulfilled 5 out of 19 variables with a percentage of 26,3%. The variables are, has an attic volume with a ratio: Attic Volume = Building Volume/4,4, it uses two-tiered roof type as a heat resistor, it uses a high effectiveness thermal mass on the wall materials, it uses a high effectiveness thermal mass on the floor materials, and adjust a minimum sky factor at the main and the side measuring point. This result can certainly be improve so it could be uses as a reference as a climate responsive housing for low-income communities, can preserve the ‘Nusantara’ inheritance, and sustainable.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/92/051800949
Subjects: 700 The Arts > 728 Residential and related buildings > 728.1 Low-cost housing
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/9066
Text
BAGIAN DEPAN.pdf

Download | Preview
Text
BAB I.pdf

Download | Preview
Text
BAB II.pdf

Download | Preview
Text
BAB III.pdf

Download | Preview
Text
BAB IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB V.pdf

Download | Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item