BKG

Heng, Lim Zhan (2017) Analysis Risk Factors Of Nasopharyngeal Carcinoma : Sex Difference And Familial Tendency (Study In Ent Polyclinic Of Dr.Saiful Anwar Malang Hospital). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Karsinoma Nasofaring (KNF) adalah tumor ganas yang terletak pada nasofaring yang berada di atas tenggorokan dan di belakang hidung. Prevalensi KNF tergantung pada etnisitas dan lokasi geografis. Asia Tenggara memiliki tingkat kejadian paling tinggi, setidaknya dua kali lipat dari setiap wilayah lainnya dan Indonesia tercatat sebagai salah satu dari tiga negara teratas yang memiliki tingkat insiden KNF tinggi. KNF adalah kanker yang disebabkan oleh banyak faktor. Faktor risiko yang diidentifikasi adalah perbedaan jenis kelamin, riwayat keluarga, infeksi virus Epstein-Barr (EBV), merokok dan diet makanan asin atau yang diawetkan. Perbedaan jenis kelamin berbeda dengan jenis kelamin; Perbedaan jenis kelamin didefinisikan oleh karakteristik biologis, anatomis dan fisiologis perempuan dan lakilaki sementara gender didefinisikan oleh karakteristik sosial yang dibangun perempuan dan laki-laki. Karena banyak penelitian menunjukkan bahwa pria memiliki tingkat kejadian 2-3 kali lebih tinggi daripada wanita dan kemungkinan perbedaan jenis kelamin berhubungan dengan KNF karena perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan biologis seperti kromosom seks, organ reproduksi dan tingkat hormon seks yang berbeda. Riwayat keluarga adalah rekam medis yang berisi informasi kesehatan dan penyakit dalam keluarga. Riwayat kesehatan keluarga mampu mengidentifikasi individu dengan risiko lebih tinggi terkena kanker tertentu seperti kanker payudara, kanker kolorektal dan bahkan kanker ovarium. Meskipun riwayat keluarga memberikan informasi kesehatan tentang risiko kesehatan, karena anggota keluarga bermasalah yang tidak mewakili individu pasti akan mengembangkan masalah kesehatan dan individu dapat mengembangkan masalah kesehatan tersebut bahkan tanpa memiliki anggota keluarga bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karsinoma nasofaring dengan riwayat keluarga atau perbedaan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol dengan menggunakan data rekam medis. Populasi penelitian dicurigai pasien KNF yang menjalani biopsi nasofaring untuk mengkonfirmasi diagnosis KNF pada poliklinik THT di rumah sakit Dr. Saiful Anwar Malang. Analisis statistik deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis setiap variabel. Analisis univariat menggambarkan frekuensi dan distribusi data yang terkumpul. Analisis univariat menunjukkan bahwa 2,6 kali lebih tinggi pada rasio kejadian pria-ke-wanita dan kejadian meningkat seiring bertambahnya usia. Analisis bivariat digunakan untuk mengidentifikasi korelasi antara karsinoma nasofaring dengan riwayat keluarga atau perbedaan jenis kelamin melalui uji Chi-kuadrat dan hasil p-value, odd ratio dan 95% nilai confidence interval. Hasil uji korelasi Chikuadrat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara karsinoma nasofaring dengan riwayat keluarga atau perbedaan jenis kelamin (p-value: 0.113, 0.357, OR: 2.447, 1.517, 95% CI: 0.793-7.549, 0.624-3.687) .

English Abstract

Nasopharyngeal Carcinoma (NPC) is a malignant tumor located at nasopharynx which is upper throat and behind nose. Prevalence of NPC is depending on ethnicity and geographical location. South East Asia has highest incidence rate, at least double than every other area and Indonesia is listed as one of the top three countries that have high incidence rate of NPC. Nasopharyngeal Carcinoma is still identified as a cancer is caused by multiple factor. The risk factors identified are sex difference, familial history, Epstein-Barr (EBV) virus infection, smoking and dietary of salted or preserved food. Sex difference is different with gender; sex difference is defined by biological, anatomical and physiological characteristic of female and male while gender is defined by socially constructed characteristic of female and male. Since many study show male have 2-3 times higher incidence rate than female and it might be possible sex difference correlate with NPC due to female and male have biological difference such as sex chromosome, reproductive organ and different level of sex hormone. Familial history is medical record that contains health information and disease in family. Familial history able health worker identify individual with higher risk to have certain cancer such as breast cancer, colorectal cancer and even ovarian cancer. Although familial history provide health information about health risk, having family members with problems does not represent individual definitely will develop that health problem and individual might develop that health problem even without having family members with problems. This study is aim to discover correlation of nasopharyngeal carcinoma with family history or sex difference. This study uses analytic observational research with case control study design by using data from medical records. The study population is suspected NPC patients who underwent nasopharyngeal biopsy to confirm the diagnosis of NPC at ENT polyclinic of Dr. Saiful Anwar Malang Hospital. Descriptive statistical analysis is used in this study to analysis each variable. Univariate Analysis describes the frequency and distribution of the collected data. Univariate analysis show that 2.6 times higher in male-to-female incidence ratio and incidence increasing by age. Bivariate analysis is used to identify correlation between nasopharyngeal carcinoma with family history or sex difference through Chi-square test and the result of p-value, odd ratio and 95% of confidence interval value. Chi-square correlation test results show that there is no statistically significant correlation between nasopharyngeal carcinoma with family history or sex difference (p-value: 0.113, 0.357, OR: 2.447, 1.517, 95% CI: 0.793-7.549, 0.624- 3.687).

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2017/529/051801023
Uncontrolled Keywords: Jenis Kelamin, Karsinoma Nasofaring, Riwayat Keluarga, Family history, Nasopharyngeal Carcinoma, Sex difference
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.9 Other disease > 616.99 Tumors and miscellaneous communicable diseases > 616.994 Cancers
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/8458
Text
Lim Zhan Heng.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item