BKG

Dewani, Narya Tantri Ayu (2017) Potret Ketertinggalan Desa Dalam Kemajuan Pembangunan Wilayah (Studi Kasus: Desa Kupang Kabupaten Sidoarjo). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ketimpangan wilayah masih banyak terjadi dalam pembangunan di Indonesia. Permasalahan ini membutuhkan perhatian lebih yang harus segera diambil jika tidak ingin ketimpangan ini semakin memburuk. Di Kabupaten Sidoarjo juga terjadi ketimpangan pembangunan, khususnya daerah yang jauh dari pusat pertumbuhan. Di Kecamatan Jabon terdapat 11 desa dari 15 desa yang tergolong dalam desa miskin. Salah satunya adalah Desa Kupang. Di Desa Kupang sendiri terjadi ketimpangan pembangunan antara bagian desa yang terletak di sebelah utara Sungai Porong dengan bagian desa yang terletak di sebelah selatan Sungai Porong. Salah satu penyebab utamanya adalah faktor keterisolasian geografis yang menyebabkan mahalnya biaya pembangunan disana. Berdasarkan hasil analisis faktor, terdapat enam faktor yang mempengaruhi perkembangan Desa Kupang, yaitu faktor alam dan aksesibilitas, faktor utilitas, faktor produksi, faktor kesehatan, faktor pemasaran, serta faktor pendidikan. Untuk memecahkan masalah ketertinggalan di Desa Kupang, diperlukan pelaksanaan pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketertinggalan desa dan menjadikan Desa Kupang sebagai desa yang maju dalam pertumbuhan ekonominya.

English Abstract

There are so many regional imbalance occured in Indonesia’s country development. This problem needs more intention that must be resolved if we don’t want this inequality is getting worse. In Sidoarjo Regency, development disparities is also occured, especially region that far from the growth center. In Jabon district, there are 11 village from 15 village that classified into poor village. One of them is Kupang village. In Kupang village itself, there is an inequlity development happened between the village section which located on the north of Porong River and the village section which located on the south of Porong River. One of the major factor is geographical isolation which influence high costs of development. Based on the result of factor analysis, there are six factors that affect Kupang village development, namely: geographical and accessibility factor, utility factor, productivity factor, health factor, marketing factor, and education factor. To solve the problems of underdevelopment in Kupang village its necessary to implement the development of both physical and non physical. That rural development is expected to reduce rural inequality and Kupang village to become an independent village in its economics growth.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/307.141 217 24/DEW/p/2017/041705851
Uncontrolled Keywords: RURAL DEVELOPMENT, RURAL CONDITIONS, REGIONAL PLANNING, INDONESIA - KUPANG (nusa tenggara timur) ECONOMIC HISTORY
Subjects: 300 Social sciences > 307 Communities > 307.1 Planning and development > 307.14 Development > 307.141 2 Rural development
Divisions: S2 / S3 > Magister Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/838
Text
Narya Tantri Ayu Dewani.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item