BKG

Hanis, Handoko Ki (2017) Total Kelimpahan Bakteri Pada Budidaya Ikan Tawes (Puntius Javanicus) Dengan Sistem Akuaponik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Akuaponik merupakan sistem berkelanjutan yang mengombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik. Akuaponik terdiri atas dua komponen penting, yaitu bagian hidroponik tempat tanaman tumbuh dan bagian akuakultur tempat ikan dipelihara. Dalam kegiatan ini sistem hidroponik berperan sebagai filter bagi lingkungan ikan. Penurunan kualitas air dapat disebabkan oleh adanya limbah budidaya seperti, feses, sisa pakan yang tidak termakan sehingga akan menghasilkan Total Amonia Nitrogen, nitrit dan CO2 yang mampu meningkat sangat cepat dan bersifat toksik bagi organisme budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah tanaman kangkung darat (Ipomea reptans Poir) yang berbeda terhadap kelimpahan bakteri serta mengetahui jenis bakteri yang ada pada media budidaya ikan tawes (P. javanicus) dengan pemeliharaan sistem akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Reproduksi Ikan, Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Parasit dan Kesehatan Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang dan Balai Budidaya Air Payau Bangil pada tanggal 22 Mei – 19 Juni 2017. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen menggunakan RAL dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan 3 kali ulangan. Penggunan jumlah tanaman kangkung darat yakni 0, 30, 40, 50 batang tanaman. Parameter utama adalah total kelimpahan bakteri dan jenis bakteri, serta parameter penunjang berupa suhu, pH, DO, Total Amonia Nitrogen, nitrit, nitrat dan ortofosfat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pertambahan total koloni bakteri tertinggi pada perlakuan C dengan jumlah tanaman 50 tanaman dengan rerata pertambahan total koloni bakteri sebesar 19,94 log CFU/ml. Uji sidik ragam didapatkan F hitung lebih besar dari F1% dan F5% sehingga dikatakan berbeda sangat nyata. Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) didapatkan hasil berbeda sangat nyata antar perlakuan. Uji polinomial ortogonal didapatkan pola linier positif dengan persamaan y = 19,44 + 0,01x dengan koefisien R2 = 0,902. Pengamatan makroskopis didapatkan 4 sampel bakteri yang mendominasi dan mendapatkan hasil pengamatan mikroskopis 2 bakteri gram positif dan 2 bakteri gram negatif. Setelah dilakukan Identifikasi Bakteri didapatkan hasil bakteri yaitu: Stenotrophomonas sp., Staphylococcus sp., Micrococcus sp., dan Pseudomonas sp. Parameter penunjang yang meliputi kualitas air seperti suhu, pH, DO, Total Amonia Nitrogen, nitrit, nitrat dan ortofosfat dikatakan dalam kondisi normal untuk kegiatan budidaya ikan tawes (P. javanicus) dengan sistem akuaponik

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/1052/051800131
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/7790
Text
Handoko Ki Hanis.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item