BKG

Dabi, Fransiska R. (2017) Kelayakan Finansial Pengembangan Perumahan Bumi Kanjuruhan Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pertambahan penduduk di Kabupaten Malang harus diikuti dengan sarana dan prasarana yang memadai, khususnya perumahan. Salah satu perumahan yang sedang berkembang adalah perumahan Bumi Kanjuruhan yang mana perumahan ini diutamakan untuk pegawai negeri sipil (PNS). PT Kharisma selaku pengembang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Malang membangun perumahan Bumi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, dimana perumahan ini perlu dikaji kelayakan secara finansial untuk mengetahui apakah perumahan ini layak dibangun atau tidak. Metode yang digunakan dalam studi kelayakan ini adalah dengan menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR) danPayback Period (PP). Perhitungan kelayakan didasarkan pada 3 alternatif yaitu 100 modal sendiri, 70% modal sendiri dan 30% modal pinjaman, serta 50% modal sendiri dan 50% modal pinjaman. Suku bunga dihitung dengan menggunakan weighted average cost of capital (WACC). Hasil NPV untuk alternatif 1 sebesar Rp 9.000.436.026 alternatif 2 sebesar - Rp 7.610.997.065, dan alternatif 3 sebesar - Rp 8.434.739.436. Alternatif yang layak untuk dijalankan ialah alternatif 1 karena NPV bernilai positif, sedangkan alternatif 2 dan alternatif 3 tidak layak karena NPV bernilai negatif. Batas suku bunga yang ditawarkan sehingga memenuhi kelayakan dengan metode IRR adalah alternatif 1 sebesar 16,36%, alternatif 2 sebesar 1,42%, dan alternatif 3 sebesar 0%. Alternatif yang layak untuk dijalankan ialah alternatif 1 karena suku bunga yang ditawarkan lebih dari faktor diskon, sedangkan alternatif 2 dan alternatif 3 tidak layak karena suku bunga yang ditawarkan kurang dari faktor diskon. Perbandingan nilai yang ditawarkan menurut kelayakan finansial dengan metode BCR adalah alternatif 1 bernilai 1,34, alternatif 2 bernilai 0,72, dan alternatif 3 bernilai 0,32. Alternatif yang layak untuk dijalankan ialah alternatif 1 karena IRR > 1 sedangkan alternatif 2 dan alternative 3 tidak layak karena IRR < 1. Jangka waktu pengembalian yang diperlukan sehingga pengembang memperoleh keuntungan adalah alternatif 1 berjumlah 4 tahun 5 bulan, alternatif 2 berjumlah 10 tahun 1 bulan, dan alternatif 3 jumlahnya melebihi periode yang ditentukan. Alternatif yang layak untuk dijalankan ialah alternatif 1 karena pengembalian modalnya lebih cepat dari alternatif lainnya.

English Abstract

Population growth in Malang Regency must be followed by adequatefacilities and infrastructure, especially residential accommodation. One of the developing residentialarea is BumiKanjuruhanthat developed for civil servants (PNS). PT Kharisma as a developer in cooperation with the Government of Malang Regency build BumiKanjuruhan, residential that needs to be assessed for financial feasibility to find out whether the project is feasible to build or not. The methods that used in this feasibility study are Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR) and Payback Period (PP). The forth methods calculated based on 4 alternatives: 100%equity, 70% equity and 30% loan capital, 50% equity and 50% loan capital, and 30% equity and 70% loan capital. The interest rate was calculated using weighted average cost of capital (WACC). The results of NPV for alternative 1 amounting to Rp 9,436,026 alternative 2 - Rp 7,610,997,065, and alternative 3 for - Rp 8,434,739,436. The alternative that is feasible to run is alternative 1 because NPV is positive, while alternative 2 and alternative 3 are not feasible because NPV is negative. The interest rate offered to meet the feasibility of IRR method is alternative 1 for 16,36%, alternative 2 equal to 1,42%, and alternative 3 equal to 0%. A viable alternative to run is alternative 1 because the offered interest rate is more than a discount factor, while alternative 2 and alternative 3 are not feasible because the offered interest rate is less than a discount factor. Comparison of the offered value according to the financial feasibility with the BCR method is 1 alternative worth 1.34, alternative 2 is worth 0.72, and alternative 3 is worth 0.32. The alternative that is feasible to run is alternative 1 because IRR> 1 whereas alternative 2 and alternative 3 is not feasible because IRR <1. The required repayment period so that the developer gain profit is alternate 1 amounted to 4 years 5 months, alternative 2 amounted to 10 years 1 month , and alternative 3 amount exceeds the specified period. The alternative that is feasible to run is alternative 1 because the return of capital is faster than other alternatives.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/1061/051711919
Uncontrolled Keywords: :benefit cost ratio, finansial, internal rate of return, net present value, payback period, perumahan, studi kelayakan, dan weighted average cost of capital, benefit cost ratio, feasibility studi, financial, internal rate of return, net present value, payback period, real estate, and weighted average cost of capital.
Subjects: 700 The Arts > 728 Residential and related buildings > 728.1 Low-cost housing
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/7698
Text
FRANSISKA R. DABI.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item