BKG

Salam, Merlin Narakarti Khoirus (2017) Eksplorasi Jamur Endofit Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Dan Uji Antagonis Pada Jamur Patogen Alternaria porri (Ell.) Cif. Secara In Vitro. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah salah satu komoditi holtikultura yang permintaannya cukup tinggi di Indonesia. Konsumsi bawang merah penduduk Indonesia sejak tahun 1993-2012 menunjukkan perkembangan yang fluktuatif namun relatif meningkat. Kendala umum dalam kegiatan budidaya bawang merah adalah adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan penyakit. Jamur Alternaria porri (Ell.) Cif. atau yang biasa disebut penyakit bercak ungu merupakan salah satu penyakit penting dalam budi daya bawang merah. Pengendalian yang dilakukan oleh para petani dilapang selama ini adalah menggunakan pestisida. Aplikasi fungisida secara kontinyu ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada lingkungan maupun pada organisme lain misalnya jamur endofit. Pengembangan agens antagonis perlu terus dilanjutkan agar dapat tercipta keseimbangan ekosistem, terwujudnya kesehatan manusia, dan terjaganya kelestarian lingkungan hidup untuk keberlangsungan generasi mendatang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengkaji keragaman jamur endofit pada tanaman bawang merah dan mengkaji potensi jamur endofit pada bawang merah sebagai alternatif pengendalian patogen A. porri penyebab penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Agustus 2017 bertempat di Laboratorium penyakit I, sub. Mikologi, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Pelaksanaan penelitian terdiri dari pengambilan sampel, eksplorasi jamur endofit dan uji antagonis menggunakan Rancangan acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dari uji antagonis jamur endofit terhadap patogen A. porri dianalisis menggunakan Analisis Ragam (Anova) pada taraf 5% dan apabila terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil Penelitian menunjukan terdapat 8 genus jamur endofit yang didapatkan dari hasil eksplorasi jamur endofit pada daun tanaman bawang merah yang terdiri dari: Cladosporium sp., Stemphylium sp., Cephalosporium sp., Nigrospora sp., Rhizoctonia sp., Curvularia sp., Cylindrocarpon sp., dan Nigrospora sp.2. Jamur endofit hasil eksplorasi dari daun tanaman bawang merah mampu menekan pertumbuhan patogen A. porri secara In Vitro. Nilai hambatan terbesar ditunjukan oleh perlakuan jamur Cladosporium sp. sebesar 7.85%, dan nilai hambatan terkecil diperoleh jamur Nigrospora sp.2. sebesar 5.14%.

English Abstract

Onion (Allium ascalonicum L.) is one of horticulture commodities whose demand quite high in Indonesia. Consumption of onion in Indonesia since 1993-2012 shows a fluctuating but relatively increased growth. Common obstacles in onion cultivation activities are the attacks of pest and diseases. Alternaria porri (Ell.) Cif. or commonly called purple blotch disease is one of the important diseases in cultivation of onion. Control carried out by farmers during the field is using pesticides. This continuous application of fungicides will have negative impact on the environment and on other organisms such as endophytic fungi. The development of antagonistic agents needs to be continued in order to create a balance of ecosystems, the realization of human health, and the preservation of the environment for the sustainability of future generations. The purpose of this study is to examine the diversity of endophytic fungi on onion plants and to examine the potential of endophytic fungi on onion as an alternative to the control of pathogens A. porri cause of purple blotch disease on onion plants. This research was conducted in January-August 2017 at Laboratory of I, sub. Mycology, Department of Plant Pest and Disease, Agriculture Faculty, University of Brawijaya. The study consisted of sampling, exploration of endophytic fungi and antagonistic test using Complete Randomized Design with 3 replication. The data obtained from the antagonist test on pathogens A. porri were analyzed using Analysis of Variety (Anova) at 5% level and if there was a significant difference followed by the Least Significance Different (LSD) test at 5% level. The results showed that there were 8 genus of endophytic fungus obtained from the result of exploration of endophytic fungi from onion plant consisting of: Cladosporium sp., Stemphylium sp., Cephalosporium sp., Nigrospora sp., Rhizoctonia sp., Curvularia sp., Cylindrocarpon sp ., and Nigrospora sp.2. Exploratory endophytic fungi from the onion plants are able to suppress the growth of pathogens A. porri In Vitro. The greatest resistance value is shown by the treatment of Cladosporium sp. amounted to 7.85%, and the smallest resistance value obtained by Nigrospora sp.2. of 5.14%.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/970/051712166
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 635 Garden crops (Horticulture) > 635.2 Edible tubers and bulbs > 635.25 Onions
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/7495
Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf

Download | Preview
Text
2. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
3. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
4. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item