BKG

Uma, Rohmatul (2017) Analisis Kemampuan Bioremediasi N Dan P Oleh Tanaman Air Azolla (Azolla Pinnata) Dan Kiambang (Salvinia Molesta) Pada Limbah Cair Tahu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pembangunan di sektor industri maju dengan pesat selaras dengan laju pembangunan nasional. Sebagai realisasi dan konsekuensi kegiatan pembangunan di sektor industri, muncul berbagai masalah lingkungan secara langsung maupun tidak langsung berupa pengotoran perairan oleh limbah cair, salah satunya yaitu rumah industri tahu. Industri tahu adalah jenis industri pangan yang mengolah bahan baku kedelai yang menghasilkan limbah padat dan limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan mengandung banyak bahan organik yang dapat meningkatkan senyawa anorganik seperti N dan P, yang mana dalam konsentrasi tinggi di perairan akan mempercepat pertumbuhan tanaman air. Kondisi demikian lambat laun akan menyebabkan kematian biota dalam air. Jika industri tersebut membuang limbah cair tahu ke badan air tanpa adanya pengolahan, maka aliran limbah tersebut akan melalui perairan di sekitar pemukiman, sehingga mutu lingkungan tempat tinggal penduduk menjadi turun. Kiambang (Salvinia molesta) dan Azolla (Azolla pinnata) merupakan jenis tanaman air yang melayang bebas di permukaan air dan mempunyai kecepatan tumbuh yang sangat cepat dalam kondisi yang memungkinkan. Karena sifat pertumbuhannya yang cepat, jumlah tanaman tersebut sangat melimpah dilingkungan perairan tanpa pemanfaatan secara optimal. Berdasarkan hal diatas, maka dilakukan penelitian dengan memanfaatkan tanaman air kiambang (Salvinia molesta) dan Azolla (Azolla pinnata) untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan antara tanaman Azolla (Azolla pinnata) dan kiambang (Salvinia molesta) dalam tingkat keberhasilan proses bioremediasi pada limbah cair tahu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini di laksanakan pada bulan April – Mei 2017 di Laboratorium Reproduksi Ikan dan Laboratorium Hidrobiologi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang. Hasil rata-rata pengukuran konsentrasi nitrat dari hari ke-0 sampai ke-6 pada bak perlakuan tanaman Azolla (Azolla pinnata) yaitu 2,236 mg/l, 1,863 mg/l, 1,48 mg/l dan 1,219 mg/l. Pada bak perlakuan tanaman Kiambang yaitu 2,236 mg/l, 2,041 mg/l, 1,816 mg/l dan 1,484 mg/l. Sedangkan hasil rata-rata pengukuran konsentrasi Orthofosfat dari hari ke-0 sampai ke-6 pada bak perlakuan tanaman Azolla (Azolla pinnata) yaitu 1,604 mg/l, 1,369 mg/l, 1,205 mg/l dan 1,065 mg/l. Pada bak perlakuan tanaman Kiambang yaitu 1,604 mg/l, 1,491 mg/l, 1,394 mg/l dan 1,275 mg/l. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji ANOVA dan BNT menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara bak perlakuan Azolla (Azolla pinnata) dan Kiambang (Salvinia molesta) dalam kemampuan bioremediasi. Pada bak perlakuan tanaman Azolla (Azolla pinnata) memiliki kemampuan bioremediasi Nitrat (NO3-) dan Orthofosfat (PO43-) lebih baik dari pada bak perlakuan Kiambang (Salvinia molesta).

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/623/051707077
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning > 628.43 Liquid wastes
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/7061
Text
ROHMATUL UMA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item