BKG

Rafsanjani, Wildan Akbar Hashemi (2017) Efektifitas Pelaksanaan Penegakkan Hukum Pasal 13 Huruf (E) Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 19 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Pohon ( Studi Di Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kota Surabaya ). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada skripsi ini penulis meneliti tentang bagaimana pelaksanaan pasal 13 huruf (e) Peraturan Daerah Kota Surabaya No 19 Tahun 2014 tentang Perlindungan Pohon dalam rangka menekan, mencegah dan mengantisipasi agak tidak terjadi penebangan pohon didalam kota. Dalam skripsi ini juga dibahas tentang efektifitas pelaksanaan tersebut, juga membahas tentang hal-hal apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah. Berdasarkan hal tersebut, karya tulis ini mengangkat rumusan masalah : (1) Apakah pelaksanaan penegakkan hukum pasal 13 huruf (e) Peraturan Daerah Kota Surabaya No 19 Tahun 2014 tentang Perlindungan Pohon sudah berjalan efektif? (2) Apa hambatan-hambatan dalam pelaksanaan penegakkan hukum pasal 13 huruf (e) Peraturan Daerah Kota Surabaya No 19 Tahun 2014 tentang Perlindungan Pohon dan solusi menangani hambatan-hambatan tersebut? Penulisan karya tulis ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Melakukan penelitian di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Data berdasarkan data primer hasil wawancara dengan menggunakan teknik pengambilan data melalui wawancara dan pengamatan langsung yang dilakukan oleh penulis dan data sekunder berdasarkan studi kepustakaan. Variabel dan Populasi menggunakan purposive sampling dengan penentuan sampel yang penuli anggap berkompeten. Teknik analis yang penulis gunakan ialah deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian menggunakan metode tersebut, penulis mendapatkan hasil penelitian atas rumusan masalah yang penulis angkat, pelaksanaan penegakkan hukum Peraturan Daerah No 19 Tahun 2014 tentang Perlindungan Pohon sudah berjalan efektif dari tiap tahunnya penebangan liar di Kota Surabaya berkurang tiap tahunnya. Akan tetapi jumlah penebangan pohon di Kota Surabaya tetap tinggi dikarenakan banyak bisnis-bisnis bertebaran di Kota Surabaya. Pemerintah sendiri selalu berupaya agar menekan penebangan pohon tersebut agar kadar udara disekitar wilayah pohon tersebut tetap terjaga. Banyak masyarakat sendiri setelah melakukan penebangan tidak melakukan pergantian seperti yang di perjanjikan awalnya dan tidak memenuhi syarat dalam melakukan permohonan perizinan sehingga membuat izin yang dia ajukan di tolak oleh pemerintah. Dalam Skripsi ini penulis memberikan saran kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya untuk dapat memberikan pengawasan yang optimal xiv agar pelaku penebangan tidak bisa kabur dari sanksi yang dia perbuat. Selain itu, saran juga diberikan kepada Masyarakat agar senantiasa menjaga kondisi lingkungan hidupnya dengan baik, dan mulai taat hukum dan menyadari bahwa pemerintah sendiri sudah berupaya agar birokrasi di pemerintahan dipermudah agar memudahkan masyarakat dalam mengurus izin.

English Abstract

This study discussed the implementation of article 13 letter (e) of Surabaya’s Regional Regulation number 19 2014 about trees protection in order to suppress, prevent, and anticipate logging in the city. It also discussed the effectiveness of the implementation and the efforts that have been done by the government. The research problems formulated in this study were: (1) Has article 13 Letter (1) of Surabaya’s Regional Regulation number 19 year 2014 been effectively implemented? (2) There’s a problems for article 13 letter (1) of Surabaya’s Regional Regulation number 19 year 2014 been implemented and solutions to resolve the poblem?. This study employed empirical juridical method with sociological juridical approach. This study was conducted in the Department of Sanitation and Landscaping of Surabaya. The Primary data was obtained from interview and direct observation, while secondary data was obtained from library research. The variables and population used purposive sampling by selecting competent samples. The analysis was done using descriptive qualitative technique. The results of the study show that Regional Regulation number 19 year 2014 about trees protection has been effectively implemented and the illegal logging in Surabaya City has been decreasing each year. However, the number of logging in Surabaya is still high due to the the businesses established in Surabaya. Government keeps on trying to suppress logging in order to maintain the air level. Many citizens do not re-plant after logging as promised and do not meet the criteria for permit proposal which makes the proposal being rejected by government. The suggestion given to the Department of Sanitation and Lanscaping of Surabay is to give maximum suprvision to prevent illegal logger escape from the sanctions. Besides, suggestion is also given to society to maintain the condition of the environment and abide the law and realize that government has tried to make bureaucracy easier to help the citizens feel at ease in proposing for permit

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2017/376/051712101
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 634 Orchards, fruits, forestry > 634.9 Forestry > 634.96 Injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6963
Text
Rafsanjani, Wildan Akbar Hashemi.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item