BKG

Artanti, Alimah Dwi (2017) Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa (Studi pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tulungagung),. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi pengembangan kapasitas aparatur desa, khususnya dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Kabupaten Tulungagung. Aparatur desa di Kabupaten Tulungagung memiliki kemampuan yang kurang dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Sehingga perlu adanya pengembangan kapasitas yang merupakan suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa, agar Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang diberikan pemerintah dapat digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Kabupaten Tulungagung, dengan situs penelitian adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tulungagung. Sumber data primer diperoleh dengan melakukan wawancara, dan observasi, sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari dokumentasi. Analisa data pada penelitian ini dilakukan dengan cara kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Upaya pengembangan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa terdiri dari sosialisasi, bimbingan teknis, dan gaji. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu terdiri dari faktor pendukung, dan penghambat. Faktor pendukung meliputi kerjasama tim, peran pimpinan, kontribusi dari SKPD yang lain, dan tersedianya pendamping desa, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya jumlah personil, dan faktor dari aparatur desa itu sendiri. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu pengembangan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa yang dilakukan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa seperti bimbingan teknis telah dirasakan berdampak pada berkembangnya kapasitas aparatur desa, sedangkan sosialisasi dan gaji tidak banyak memiliki dampak terhadap kapasitas aparatur desa.

English Abstract

This research was conducted to identify the capacity building of village apparatus, especially in the management of Village Fund Allocation (ADD) and Village Fund (DD) in Tulungagung District. The village apparatus in Tulungagung District has less ability to manage Village Fund Allocation (ADD) and Village Fund (DD). So they were need capacity building which is a effort to improve the capacity of the village apparatus so that the allocation of village funds (ADD) and village funds (DD) given by the government can be used in accordance with the prevailing rules. This research uses descriptive research with qualitative approach. The research location is in Tulungagung Regency, with research site is in Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tulungagung. Primary data sources obtained by conducting interviews, and observations, while for secondary data obtained from the documentation. Data analysis in this research is done by data condensation, data display, and conclutions drawing/verifying. The results of the research indicate that (1) the capacity building efforts of the village apparatus in the management of the Village Fund Allocation (ADD) and the Village Fund (DD) conducted by Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa consist of socialization, technical guidance, and salary. (2) Factors that influence that consists of supporting factors, and inhibitors. Supporting factors include teamwork, leadership roles, contributions from other SKPDs, and availability of village counselors, while inhibiting factors include lack of personnel, and factors of the village apparatus itself. The conclusions of this study are the capacity building of village apparatus in management of Village Fund Allocation and Village Fund by Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa as technical guidance has been felt to have an impact on the development of village apparatus capacity, while socialization and salary have little impact on the capacity of the village apparatus .

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2017/498/051706799
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Kapasitas, Aparatur Desa, Dana Desa
Subjects: 300 Social sciences > 352 General considerations of public administration > 352.1 Jurisdictional levels of administration > 352.17 Rural administration
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Publik / Negara
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6161
Text
Alimah Dwi Artanti.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item