BKG

Imansyah, Setyo Ruhafin (2017) Pengaruh Interval Pengairan Dan Jumlah Populasi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Strawberry (Fragaria chiloensis L.) Dalam Teknologi Vertikultur Sistem Modul. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pertambahan jumlah penduduk yang sejalan dengan kegiatan pembangunan yang terus berkembang mengakibatkan keterbatasan lahan pertanian di beberapa provinsi di Indonesia. Vertikultur merupakan cara bercocok tanam menggunakan modul yang disusun secara vertikal, juga dapat ditempatkan indoor maupun outdoor untuk memanfaatkan lahan sempit dan terbatas di perkotaan. Vertikultur dipakai sebagai salah satu cara untuk intensifikasi produksi pertanian dengan meningkatkan populasi tanaman per satuan luas, diperkotaan dengan suhu yang tinggi menyebabkan evapotranspirasi meningkat sehingga dalam budidaya secara vertikultur diperlukan efisiensi penggunaan air pada populasi tanaman budidaya yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interval pengairan dan jumlah populasi tanaman per modul yang efektif dan efisien untuk pertumbuhan tanaman strawberry yang optimal. Penelitian dilaksanakan di Desa Tutur Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan pada bulan Februari sampai Mei 2017 dengan ketinggian tempat 1041 mdpl. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi dengan petak utama interval pengairan (2, 3, dan 4 hari sekali) dan anak petak jumlah populasi tanaman ( 4 dan 8 tanaman) per modul. Parameter yang diamati pada penelitian adalah panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar total tanaman , bobot kering total tanaman dan panjang akar. Terdapat interaksi antara interval pengairan dan jumlah populasi tanaman pada jumlah daun. Interval pengairan berpengaruh nyata pada panjang tanaman, luas daun, bobot segar total, bobot kering total dan panjang akar. Jumlah populasi juga berpengaruh pada luas daun yang berarti peningkatan populasi menururnkan luas daun pertanaman pada umur 63 dan 77 hst.

English Abstract

The growing number of people in line with the growing development activities resulted in limited agricultural land in some provinces Indonesia. Vertikultur is a farming method using vertically arranged modules, can be placed indoor or outdoor to utilize limited land in urban areas. Vertikultur is used as one of the ways to intensify agricultural production by increasing the population of plants per unit area, urbanized with high temperature causing evapotranspiration increased so that in the vertical cultivation water efficiency is needed in the maximum population of cultivated plants. This study aims to determine the irrigation interval and the number of plant populations per module that’s effective and efficient for optimal strawberry plant growth. The research conducted in Tutur Village, Tutur, Pasuruan, February to May 2017 with altitude 1041 meters above sea level. The experimental designs used in this study were Divided Plot Design with main plot of irrigation interval (2, 3, and 4 days) and plot of plant population (4 and 8 plants) per module. Parameters observed in the study were plant length, number of leaves, leaf area, total fresh weight of plant, total dry weight of plant and root length. There is an interaction between the irrigation interval and the number of plant populations on the number of leaves. The irrigation interval significantly affected plant length, leaf area, total fresh weight, total dry weight and root length. The population also affects the leaf area, which means that the population increase plant leaves area at 63 and 77 hst.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/509/051710696
Uncontrolled Keywords: Intensifikasi, Irigasi, Strawberry, Vertikultur
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 634 Orchards, fruits, forestry > 634.7 Berries and herbaceous tropical and subtropical fruits > 634.75 Strawberries
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6110
Text
Setyo Ruhafin Imansyah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item