BKG

Pratama, Lutfi Nugroho (2017) Kualitas Pelayanan Cetak Tiket Mandiri di Stasiun Besar Madiun. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Salah satu penyelenggaran pelayanan publik di Indonesia ialah penyediaan model transportasi. Transportasi merupakan pendukung setiap kegiatan manusia yang terkait mobilisasi barang maupun manusia dalam kehidupan. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api. Salah satu terobosan layanan PT KAI (Persero) adalah fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM). Fasilitas CTM berfungsi untuk mencetak tiket bagi calon penumpang tanpa harus antri di loket stasiun KA. Calon penumpang yang telah melakukan transaksi pembelian tiket melalui channel yang bekerja sama dengan PT KAI (Persero) dan telah memperoleh kode booking dapat menukarnya dengan tiket secara mandiri melalui mesin CTM. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP VII Stasiun Besar Madiun pada layanan fasilitas mesin Cetak Tiket Mandiri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan fasilitas mesin CTM pada PT. KAI (Persero) DAOP VII Stasiun Besar Madiun serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Analisis menggunakan lima prinsip kualitas pelayanan menurut Islamy yaitu : (1) Prinsip Aksesbilitas; (2) Prinsip Kontinuitas; (3) Prinsip Teknikalitas; (4) Prinsip Profitabilitas; (5) Prinsip Akuntabilitas. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan fasilitas mesin CTM PT. KAI Persero Daop VII madiun sudah dapat dikatakan cukup baik. Hal ini terlihat dari (1) Prinsip Aksesbilitas Sistem pelayanan mudah dan akses yang mudah serta sarana dan prasarana yang memadai. (2)Prinsip Kontinuitas Persyaratan dan prosedur sudah cukup mudah karena mereka tidak perlu waktu lama untuk mengantri, jadwal penyelesaian untuk mendapatkan tiket kereta api mereka dapatkan dengan kurun waktu hanya sekitar 3-5 menit. (3) Prinsip Teknikalitas pegawai yang bertugas memiliki pembekalan dan kompetensi yang cukup untuk terjun melayani masyarakat. (4) Prinsip Profitabilitas terbebani oleh sejumlah biaya dari biaya tiket yang ditetapkan pengguna harus melakukan pengulangan proses untuk mendapatkan kode booking dan data baru. (5) Prinsip Akuntabilitas kurangnya bentuk sosialisasi kepada Masyarakat.

English Abstract

One of public service organization in Indonesian is supplying of the transportation model. Transportation is supporting each human activities related with mobilization of goods or human life. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) is the Indonesia state-owned Enterprises that organizes a train-transport service. One idea to improvement service from PT KAI (Persero) is Individual Ticket Printing (CTM) facilities. The function of CTM facilities are printing ticket for passengers without queue in the station counter. After passengers purchase transaction in the channels of PT KAI (Persero) and get booking code, they can trade a code with the ticket in CTM machine. The objective of this research is for describe a service quality of PT Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP VII Madiun Railway Station about facilities of Individual Ticket Printing machine. Type of the research that the researcher uses is descriptive research with qualitative approach. The first research focus is about a quality service of CTM machine in PT KAI (Persero) DAOP VII Madiun Railway Station and second focus is about the supporting and inhibiting factor that impacted to service quality. The analysis use five principle about a service quality by Islamy, that is: (1)Principles of Accessibility; (2) The principle of continuity; (3) The principle of technicalities; (4) Principle of Profitability; (5) Principles of Accountability. The result of this research explains that a service quality from CTM PT KAI Persero DAOP VII machine facilities is good. It can be seen from (1) Principles of Accessibility care system is easy, easily to access and the infrastructures are adequate. (2) The principle of continuity requirements and procedures are easy because they do not need a long time to queue up and the passenger only take 3-5 minutes to get train ticket. (3) The principle of technicalities staff must have aptitude and competence sufficient to serve the public. (4) Principle of Profitability burdened by charges from defined cost of the tickets, a passenger must be repeating the process to get a booking code and the new data. (5) Principles of Accountability are about the lack of socialization to the society.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2017/1091/051711862
Uncontrolled Keywords: Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publik, Layanan Cetak Tiket Mandiri
Subjects: 300 Social sciences > 354 Public administration of economy and environment > 354.7 Public administration of commerce, communications, transportation > 354.76 Transportation
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Publik / Negara
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6088
Text
Pratama, Lutfi Nugroho.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item