BKG

Sihombing, Wulandia Lucy Sari (2017) Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Pabrik Dengan Mempertimbangkan Konsep Good Manufacturing Practice (GMP) Di UKM Rotterdam Bakery, Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

UKM Rotterdam Bakery bergerak dalam industri pangan yang menghasilkan produk roti. Saat ini UKM Rotterdam Bakery masih belum sepenuhnya melaksanakan sistem GMP maupun persyaratan dasarnya seperti Standar Operasional Prosedur (SOP). Saat ini, UKM Rotterdam Bakery sedang berusaha memperbaiki sistem internal perusahaan terkait proses produksi, yaitu memperbaiki tata letak fasilitas pabrik dengan penerapan standar keamanan pangan. Perancangan ulang tata letak fasilitas dilakukan karena pertimbangan faktor bahaya yang paling tampak dan berpengaruh dalam sistem keamanan pangan di UKM Rotterdam Bakery, faktor bahaya tersebut yaitu tempat produksi dan fasilitas sanitasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kontaminasi terhadap produk roti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kondisi fasilitas produksi dengan persyaratan GMP dan menganalisis perancangan ulang tata letak fasilitas yang sesuai dengan persyaratan GMP untuk UKM Rotterdam Bakery. Metode analisis ini menggunakan GMP check list untuk mendapatkan pengetahuan secara umum mengenai pelaksanaan GMP beserta implementasinya secara langsung pada industri pengolahan roti. Lalu dilakukan pengamatan terhadap tata letak awal, ini dapat diketahui dengan menggambar denah awal dengan menggunakan bantuan Microsoft visio 2010. Kegiatan selanjutnya adalah analisis perbaikan tata letak fasilitas ini menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dengan berbasis pada GMP dengan memperhatikan Flow Process Chart (FPC) dan peta hubungan aktivitas atau Activity Relationship Chart (ARC). Hasil penelitian antara lain dengan menggunakan instrument GMP Checklist, ada beberapa yang hal yang berkaitan dengan tata letak fasilitas yang masih belum memenuhi standar banyak terlihat di ruang produksi roti manis. Hal yang paling tampak adalah ruang pendinginan dan penyimpanan produk dijadikan satu ruangan dan bersebelahan dengan ruang return yang pada dasarnya tidak sesuai dengan syarat GMP. Hasil rancangan tata letak fasilitas pabrik usulan dengan viii memperhatikan faktor keamanan pangan lebih efisien dibanding dengan tata letak awal pada UKM Rotterdam Bakery. Aliran perpindahan material yang mendorong terjadinya kontaminasi dapat dikurangi dengan penyusunan kembali stasiun kerja. Momen tata letak awal jauh lebih besar dibanding tata letak usulan yaitu 1694,1 meter dan 1275 meter per hari.

English Abstract

UKM Rotterdam Bakery is one of food industry that produces bakery products. Currently UKM Rotterdam Bakery is still not fully implementing the GMP system as well as basic requirements such as Standard Operating Procedures (SOP). UKM Rotterdam Bakery is trying to improve the company's internal system related to the production process, which is to improve the layout of plant facilities with the application of food safety standards. The redesign of the facility layout was done for most visible and take effect hazard factors in food security system in UKM Rotterdam Bakery, the hazard factor is production place and sanitation facility. Redesign was planned to minimize contamination of bakery products. This study aims to analyze the conformity of production facility conditions with GMP requirements and analyze the redesign of the facility's layout in accordance with GMP requirements for UKM Rotterdam Bakery. This analytical method uses GMP checklists to gain general knowledge about the implementation of GMP in this venture. Then the initial layout, was observed using Microsoft visio 2010. Next, the initial layout was analized using Systematic Layout Planning (SLP) based on GMP standard noticing Flow Process Chart (FPC) and Activity Relationship Chart (ARC). The results of research, among others by using GMP Checklist instrument, there are some things related to the layout of facilities that still do not meet the standards such as the production room is crowded, less sanitation facilities in the production room. The most visible thing is the cooling room and storage of products was made into one room and adjacent to the return space which basically does not comply with GMP requirements. The results of the proposed plant facility layout design with attention to food safety factors are more efficient than the initial layout of UKM Rotterdam Bakery. The flow of material movement that encourages contamination can be reduced by re-arranging the x work station. The moment of the initial layout is much larger than the proposed layout of 1694.1 meters and 1275 meters per day.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/729/051710960
Uncontrolled Keywords: Usaha Kecil Menengah, UKM, Fasilitas, GMP
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.2 Plant management > 658.23 Layout
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5826
Text
Bagian Depan.pdf

Download | Preview
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item