BKG

Sari, Maulika (2017) Identifikasi Dan Uji Antagonisme Bakteri Probiotik Indigenous Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Terhadap Aeromonas Hidrophyla Dan Edwarsiela Tarda. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Keberhasilan budidaya ikan nila terkait dengan pemeliharaan kesehatan lingkungan dan penyakit ikan yang disebabkan oleh bakteri. Salah satu bakleri yang umum dijumpai di dalam ekosistem perairan dan berperan sebagai microbial flora bagi hewan·hewan air pada kondisi lingkungan stabil adalah Aeromonas hydrophila. Bakteri tersebut dapat menjadi patogen pada ikan nila pada kualitas air yang buruk. Selain itu, A. hydrophila juga memiliki kemampuan osmoregulasi cukup tinggi, karena dapat hidup di lingkungan perairan tawar, perairan payau, dan laut yang memiliki kadar garam tinggi dengan penyebaran melalui air, kotoran burung, saluran pencernaan hewan darat, amfibi, dan reptilia (Cipriano, 2001). Probiotik mengandung komponenkomponen yang dapat meningkatkan kesehatan ikan dan mengefesiensikan pakan dengan cara manipulasi komposisi bakteri yang ada dalam pakan. Namun tidak semua bakteri yang berpotensi sebagai probiotik dimana diperlukan adanya identifikasi secara genetik yang bisa menunjukan hasil identifikasi secara spesifik. Untuk itu perlu diketahui karakteristik molekuler bakteri probiotik yang terdapat pada ikan nila. Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi dan uji antagonisme bakteri probiotik yang berasal dari saluran pencernaan ikan nila terhadap Aeromonas hydrophila dan Edwardsiella tarda secara in vitro. Penelitan ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif (descriptive research) adalah suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, yang berlangsung pada saat ini atau saat yang lampau. Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tempat tabung, section set, mortar dan alu, erlenmeyer, tabung reaksi, termometer, pipet volume, pipet tetes, pH meter, cawan petri, jarum ose, coloni counter, timbangan digital, botol semprot, rak tabung reaksi, pinset, bunsen, objek glass, autoclave, incubator, spektofotometer, hot plate, laminary flow, gelas ukur, jangka sorong digital, mikropipet, blue tube, yellow tube, desktruktor dan vortek. Sedangkan bahan yang digunakan adalah ikan uji (Oreochromis sp), Na fisiologis, aquadest, vi methilen blue, Kristal violet, lugol, TSA, TSB, kertas cakram, spiritus, tali benang, alumunium foil, plastik wrap, alcohol 70% dan 90%, kertas label dan kertas koran. Hasil visualisasi penanaman sampel usus ikan Nila pada media MRSA yang dilakukan pengenceran hingga 10 -8 kemudian ditanam pengenceran ke 10 -6 10 -7 , dan 10 -8 . Hasil inkubasi selama 48 jam didapatkan jumlah koloni total sebanyak 117 dengan didominasi tepi koloni berbentuk utuh dan berombak. . Hasil visualisasi warna koloni didominasi warna putih susu. Bentuk koloni yang diamati menghasilkan dua bentuk dominan yaitu bulat dan titik-titik. Jumlah koloni yang berbentuk bulat sebanyak 83, sedangkan titik-titik berjumlah 32. Dari hasil ini kemudian dilakukan uji morfologi. Hasil pengamatan morfologi bakteri setelah dilakukan pewarnaan didapatkan visualisasi dengan perbesaran 1000 X didapatkan hasil bahwa semua isolat adalah gram + dan berbentuk batang. Hasil visualisasi isolat dengan mikroskop perbesaran 1000X pada Gambar 3 nampak bahwa Isolat NL 004, NL 007, dan NL 013 adalah gram positif berbentuk batang panjang (Bacill). Sedangkan Aeromonas hydrophila dan Edwardsiella tarda gram negatife dengan bentuk batang pendek (coccus). Pemilihan bakteri kandidat probiotik sebagian besar probiotik berasal dari golongan gram positif. Berdasarkan uji patogentitas atau sifat bakteri terhadap inang kandidat bakteri probiotik yang berasal dari saluran pencernaan ikan nila dilakukan pada media blood agar. Hasil uji patogentitas menunjukkan hasil negatif karena tidak terdapat zona bening pada media yang berarti bakteri tidak memanfaatkan nutrient dari blood agar atau bersifat apatogen. Bakteri yang bersifat apatogen merupakan bakteri yang sama sekali tidak merugikan inangnya. Hasil uji aktifitas antagonis dari 14 isolat hanya terdapat 4 isolat yang memiliki daya antagonis dilihat dari zona bening pada sekitar koloni. Berdasarkan hasil pengamatan yang disajikan pada Tabel 4 dan Gambar 4 menunjukkan isolat NL 004 sebesar 15,75 mm dan 16,98 mm, NL 007 14,52 mm dan 16,58 mm, NL 009 sebesar 5,16 mm dan 5,93 mm, serta NL 013 9,43 mm dan 5,92 mm. Nilai antagonisme yang didapatkan kemudian diambil 3 terbaik untuk dilanjutkan skrining pada tahap selanjutnya. Hasil uji biokimia dengan TSI Agar didapatkan A/A yang berarti bakteri menghasilkan asam. Bakteri tidak mengeluarkan gas, dan H2S, bersifat katalase dan oksidase + yang berarti mampu sebagai katalisator dan bersifat aerob. Hasil uji O/F berwarna kuning yang berarti bersifat fermentatif. Isolat bakteri bersifat motil, mampu mendegradasi urea, bersifat positif pada pereaksi MR dan VP, positif terhadap Arginin dan Aesculin. Disimpulkan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat bakteri indigenous yang berpotensi sebagai kandidat probiotik dengan karakteristik yaitu gram +, bersifat aphatogen, kemampuan antagonis terhadap bakteri Aeromonas hydrophila dan Edwardsiella tarda berturut-turut sebesar 15,75 mm dan 16,98 mm yang termasuk kelas intermediet. Mempunyai konstanta laju pertumbuhan yang lebih baik daripada bakteri patogen 0,897 generasi/jam, mampu hidup dalam pakan selama 3 hari, hasil uji biokimiawi menunjukkan bahwa isolat NL 004 adalah bakteri Bacillus sp. Disarankan dilakukan penelitian yang mendalan bagaimana efektivitas bakteri probiotik dalam mencegah bakteri patogen secara in vivo. Aplikasi probiotik sebaiknya dilakukan dengan mennggunakan bakteri indigenous dengan kepadatan 107 cfu/gr, yang dilakukan inkubasi selama 1 atau 3 hari sebelum diberikan pada ikan.

English Abstract

Tilapia are classified into plankton eating herbivorous fish that consume less protein than predator fish. But growth rate is to slow cause the fish rarely available in the market. Therefore, the possibility of finding a normal microfolora is greater. Normal flora can serve as a probiotic. However, the development of probiotic bacteria in the fishery world is still limited to isolate, characterize, purify and multiply isolates. The purpose of this study was to to identify and test antagonism of probiotic bacteria originating from the digestive tract of tilapia against Aeromonas hydrophila and Edwardsiella tarda in vitro. The method used in this research is descriptive method with quantitative approach. The results showed that there are indigenous bacteria that have potential as probiotic candidate with characteristic that is gram positive, aphatogen, have an antagonistic capability of Aeromonas hydrophila and Edwardsiella tarda bacteria were respectively 15.75 mm and 16.98 mm which belonged to the intermediate. Having a better growth rate constant than pathogen bacteria of 0.897 / h, able to live in feed for 3 days, biochemical test results showed that NL 004 isolate was Bacillus sp.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/739/051710285
Uncontrolled Keywords: Identifikasi, Antagonisme, Kandidat probiotik Identification, Antagonism, Probiotic Candidates
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5777
Text
bagian depan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item