BKG

Putri., Ella Purnama (2017) Uji Sensitivitas Ekstrak Kasar Daun Jahe (Z. officinale) Terhadap Bakteri V. harveyi secara In Vitro. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Usaha budidaya perikanan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk perekonomianIndonesia.Kendala utama dalam kegiatan budidaya adalah infeksi oleh penyakit terhadap organisme budidaya.Salah satu agen penyakit pada organisme budidaya adalah bakteri.dimana penyakit yang sering menginfeksi udang adalah vibriosis. Vibriosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri V. harveyi.Gejala yang ditimbulkan warna tubuh memerah dan memucat, ekor memerah, nafsu makan menurun, terjadinya melanosis pada karapas sehingga menimbulkan bercak hitam dan hepatopankreas berwarna coklat dan bahkan dapat terjadi kematian.Hal tersebut menyebabkan penurunan hasil budidaya.Pemberian obat-obatan kimia atau antibiotik sudah sering diberikan untuk mengatasi infeksi bakteri V. harveyi.Bahan-bahan kimia tersebut banyak meninggalkan residu terhadap lingkungan dan dapat menyebabkan resistensi pada organisme budidaya.Oleh karena itu mulai dikembangkan obat-obatan maupun antibiotik alami untuk mencegah dan mengobati infeksi dari bakteri.Bahan alternatif seperti tumbuhtumbuhan kemudian dimanfaatkan karena mengandung bahan bioaktif alami.Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan adalah daun jahe (Z. officinale).Daun jahe (Z. officinale) mengandung senyawa antibakteri seperti flavonoid, fenol, alkaloid dan saponin. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 06 Februari – 26 April 2017 di Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Penyakit dan Kesehatan IkanFakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstra kasar daun jahe (Z. officinale) terhadap daya hambat bakteri V. harveyi serta dosis yang efektif dari daun jahe (Z. officinale) untuk menghambat bakteri V. harveyi. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan.Perlakuan terdiri dari dosis perlakuan A(250 ppm); B (500 ppm); C (750 ppm); D(1000 ppm) dan E (1250 ppm). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tertinggi diameter zona hambat pada perlakuan C sebesar 6.83 mm, sedangkan nilai rata-rata terendah diameter zona hambat pada perlakuan A sebesar 4.59 mm. Dari hasil zona bening yang didapatkan, diketahui hubungan zona bening antar perlakuan menunjukkan grafik kuadratik dengan perpotongan garis secara kuadratik dengan persamaan y = -7000x2 + 1758.8x – 98.238 dengan koefisien R2 sebesar 0.980.Antibakteri dari daun jahe (Z. officinale) menunjukkan aktivitas bakteriostatik terhadap bakteri V. harveyi. Kesimpulan yang bisa diperoleh dari hasil penelitian ini adalah ekstrak kasar daun jahe (Z. officinale) memberikan pengaruh terhadap daya hambat bakteri V. harveyi, dan dosis optimal pemberian ekstrak kasar daun jahe (Z. officinale) dalam menghambat pertumbuhan bakteri V. harveyi sebesar 765,25 ppm.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/763/051710309
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5751
Text
Putri., Ella Purnama.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item