BKG

Wardani, Wulan Kartika (2017) Kajian Aplikasi Urea Humat Terhadap Pembentukan Bintil Akar, Pertumbuhan, Serapan N, P, K Serta Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) Pada Inceptisol. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Selama ini kendala yang sering dihadapi saat penggunaan pupuk urea ialah rendahnya efisiensi pupuk, nitrogen yang terkandung dalam pupuk urea mudah mengalami proses pencucian, menguap ke udara dalam bentuk N2, N2O, NO, NH3, dan bentuk lain yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Bahan organik sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pupuk, memodifikasi pupuk menjadi slow release fertilizer (SRF) yaitu dengan mencampurkan urea dengan asam humat. Aplikasi urea humat dapat memperbaiki kandungan hara pada Inceptisol Karangploso yang minim unsur hara. Tujuan dari penelitian ini ialah : (1) mengkaji pengaruh aplikasi urea humat terhadap pembentukan bintil akar tanaman kacang tanah (Arachis hypogea L.) pada Inceptisol, (2) Mengkaji pengaruh aplikasi urea humat terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogea L.) pada Inceptisol, (3) Mengkaji pengaruh aplikasi humat terhadap serapan N, P, K pada tanaman kacang tanah (Arachis hypogea L.) pada Inceptisol. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, dan Laboratorium Kimia Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya pada bulan Desember 2016 hingga Mei 2017. Variabel pengamatan meliputi jumlah bintil akar, pertumbuhan berupa tinggi tanaman dan jumlah daun. Produksi berupa jumlah polong, bobot polong, bobot 100 biji dan produktivitas efektif, serta serapan N, P, dan K tanaman kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (A1), 100% Urea (A2), 100% Urea Humat (A3), 200% Urea Humat (A4), dan 300% Urea Humat (A5). Data diuji dengan analisis ragam, dilanjutkan dengan uji Duncan dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi urea humat berpengaruh nyata pada jumlah daun dengan dosis terbaik urea humat ialah perlakuan A4 (141,3 kg ha-1 urea humat). Aplikasi urea humat tidak berpengaruh nyata meningkatkan jumlah bintil akar, tinggi tanaman, berat kering, jumlah polong, bobot polong tanaman-1, bobot 100 biji dan produktivitas efektif dibandingkan dengan kontrol tanaman kacang tanah pada Inceptisol. Aplikasi urea humat tidak berpengaruh nyata meningkatkan serapan N, serapan P dan serapan K tanaman kacang tanah pada Inceptisol.

English Abstract

Low efficiency of urea is the most common problem faced when using the urea fertilizer. Nitrogen is easily leached from the soil, evaporated into the air or stayed in the soil in a form which cannot be absorbed by plants. Organic materials are needed to improve fertilizer’s efficiency, converting fertilizer to slow release fertilizer (SRF) by coating urea with humic acid. Urea humic can improve the nutrient in minimum nutrient Inceptisols Karangploso Malang. The research aim are to: (1) study of urea humic application on groundnut’s (Arachis hypogea L.) nodulations in Inceptisol, (2) study of urea humic application on groundnut’s (Arachis hypogea L.) growth and production in Inceptisol, (3) study of urea humic application on N P K uptake by groundnut (Arachis hypogea L.) in Inceptisol. The research was conducted at Institute of Agricultural Technology (BPTP), East Java and Soil Chemistry Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Brawijaya, from December 2016 to May 2017. The observation variables including number of nodule, plant height, number of leaves, dry weight, number of pods, weight of pods, weight of 100 seeds and effective productivity. The research used a Randomly Block Design (RBD) with 5 treatments including control with 3 replications. The treatments consisted of control (A1), 100% Urea (A2), 100% Urea humic (A3), 200% Urea humic (A4), and 300% Urea humic (A5). Data were tested by analysis of variance, followed by DMRT and correlation. The results showed that urea humate application significantly affects number of leaves on with best dosage of urea humate was A4 (141,3 kg ha-1 urea humic). The application of urea humate was not significant to increase the nodules, plant height, dry weight, number of pods, weight of pod plant-1, weight of 100 seed and effective productivity compared with control of groundnut in Inceptisol. The application of urea humate was not significant to increase N uptake, P uptake, and K uptake of groundnut in Inceptisol.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/756/051710973
Uncontrolled Keywords: Pupuk Urea, Efisiensi Pupuk, Bintil Akar, Pertumbuhan
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 633 Field and plantation crops > 633.3 Legumes, forage crops other than grasses and legumes > 633.36 Lespedeza, sweet clovers, lupines, peanuts, field peas > 633.368 Peanuts > 633.368 89 Peanuts--Fertilizers > 633.368 894 Nitrogen fertilizers > 633.368 894 1 Urea as fertilizer
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5476
Text
WULAN KARTIKA WARDANI.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item