BKG

Mandandari, Bella Resita (2017) Implementasi Kebijakan Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan (Studi Implementasi Perda No 3 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan Pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Malang). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Perlindungan perempuan korban kekerasan adalah respon pemerintah atas fenomena tingginya jumlah kekerasan terhadap perempuan yang terjadi. Kekerasan terhadap perempuan pada dasarnya dapat menimbulkan efek yang tidak tunggal, maka dari itu diperlukan suatu penaganan yang kompleks kepada korban. Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan kepemilikan kasus kekerasan terhadap perempuan yang cukup tinggi. Menanggapi masalah ini maka pemerintah daerah membuat suatu peraturan daerah yaitu Perda No 3 tahun 2009 tentang Perlidungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan untuk salah satunya memberikan perlindungan kepada perempuan korban kekerasan. Sebagai suatu kebijakan, maka Perda tersebut harus diimplelemtasikan untuk megetahui apakah hasilnya sejalan dengan tujuan yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai aktivitas implementasi kebijakan serta faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan perlidungan perempuan korban kekerasan di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dibatasi oleh dua fokus yaitu : (1) implementasi kebijakan perlindungan perempuan korban kekerasan di Kabupaten Malang, (2) faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan perlidungan perempuan korban kekerasan di Kabupaten Malang. Analisis yang digunakan adalah analisis data model interaktif dari Milles Hubermen dan Saldana dengan tahap reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implemetasi kebijakan perlindungan perempuan korban kekerasa di Kabupaten Malang yang dilaksanakan oleh P2TP2A secara umum sudah diimplementaikan dengan baik. Hal tersebut karena tujuan-tujuan yang ditetapkan dalam perda mampu dicapai melalui program-program yang ditetapkan oleh P2TP2A. Meski sudah terlaksana dengan baik namun, implementasi kebijakan ini masih mengalami beberapa kendala dalam pelaksanaanya yaitu terkait jumlah sumber daya manusia yang belum memadai, anggaran yang terbatas, serta kebijakan yang kurang diketahui oleh masyarakat. Untuk rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah penambahan jumlah tenaga atau sumberdaya manusia untuk mengimplelemtasikan kebijakan, penyesuaian anggaran dengan jumlah korban yang ditangani oleh P2TP2A, meningkatkan partisipasi dari pihak jaringan sebagai wujud dukungan kebijakan serta meningkatkan sosialisasi tentang keberadaan P2TP2A kepada masyarakat.

English Abstract

Protection for women the victim of violance is a goverment respon about violance against woment phenomenon. Violence against women actually has a multiple effect on the victims, so that the victims of violence need complex handling. Malang Regency is one of the areas in Indonesia that has a high number cases of violence against women. Responding to the problem, the government of Malang Regency made a local regulation Perda No. 3 tahun 2009 tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan that one of them used to provide protection for women the victims of violence. As a public policy Perda No 3 tahun 2009 must be implemented to know how the result. Is the policy can implemented as the goals of perda no 3 tahun 2009 or not. The purpose of this reaserch is to describe and analyze about policy implementation activities and factors that affecting the implementation of protection for women the victims of violence policy in Malang regency. This research uses descriptive research type and qualitative approach. This reaserch is limited by two focuses : (1) implementation of protection for women the victims of violence policy in Malang Regency (2) supporting and inhibiting factors about the implementation of protection for women the victims of violence policy in Malang Regency. The analysis used in this reaserch is interactive data analysis Miles Huberman and Saldana with three step: data reduction , display data and draw conclusion. The results of this reaserch indicate that the implementation of protection for women the victims of violence policy in Malang Regency which implemented by P2TP2A, in general has been implemented well. Because the goals of that decide in the local regulation have been achieved through the programs that established by P2TP2A. Although the implementation of the policy get well indicate, however the implementation of this policy still have some obstacles like limited number of human resources, limited budgets, and public is unknowing about this policy. The recommendations from this reaserch are addition the number of personnel or human resources to be policy implementing, budget adjustment with the number of victims which handled by P2TP2A, improve the activate P2TP2A network participation as a form of policy support and improve the socialization of the existence of P2TP2A to the public.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2017/454/051706120
Uncontrolled Keywords: Kebijakan publik, implementasi, kekerasan terhadap perempuan, perlindungan perempuan korban kekerasan
Subjects: 300 Social sciences > 362 Social problems of and services to groups of people > 362.8 Other groups of people > 362.83 Women
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Publik / Negara
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5125
Text
BELLA RESITA MANDANDARI.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item