BKG

Yusriyyah, Andi Alya (2017) Pengaruh Ekstrak Kasar Daun Kecubung (Datura Metel L.) Terhadap Hematologi Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas Hydrophila. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ikan nila (O. niloticus) atau juga dsebut ikan tilapia merupakan salah satu jenis ikan air tawar introduksi yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup penting di beberapa daerah di Asia, termasuk Indonesia. Daging ikan nila (O. niloticus) memiliki cita rasa daging yang khas dan harga jualnya terjangkau masyarakat. Karenanya, ikan nila menjadi salah satu ikan air tawar yang unggulan bagi para pembudidaya. Sama seperti usaha budidaya perikanan lainnya, masalah utama dalam budidaya ikan nila (O. niloticus) adalah serangan penyakit infeksi yang akan mengakibatkan kematian dan kegagalan panen. Salah satu bakteri yang sering menyerang ikan nila adalah bakteri A. hydrophila. Pengendalian yang umum digunakan untuk serangan hama maupun penyakit adalah dengan menggunakan bahan-bahan kimia dan antibiotik. Penggunaan antibiotik dianggap tidak efektif karena akan meninggalkan residu di dalam tubuh ikan dan bakteri patogen menjadi resisten. Salah satu alternatif yang bisa digunakan adalah memberikan ekstrak kasar dari daun kecubung (D. metel L.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian ekstrak kasar daun kecubung (D. metel L.) terhadap hematologi ikan nila (O. niloticus) yang diinfeksi A. hydrophila. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2017, di Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Penyakit dan Kesehatan Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu dengan menggunakan dosis A (1500 ppm), B (2000 ppm), C (2500 ppm), D (3000 ppm) dan E (3500 ppm). Parameter utama dalam penelitian ini adalah perhitungan sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), kadar hemoglobin dan kadar hematokrit, sedangkan untuk parameter penunjang dalam penelitian ini adalah gejala klinis, kelulushidupan ikan dan kualitas air (pH, suhu dan DO). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: perhitungan sel darah merah (eritrosit) pada perlakuan E (3500 ppm) memiliki rata-rata jumlah eritrosit tertinggi yaitu 2,26x106 sel/mm3, berdasarkan kurva regresi menunjukkan peningkatan sel darah merah seiring dengan bertambahnya dosis dengan persamaan y= 0,75125 + 0,0004x. Perhitungan sel darah putih (leukosit) pada perlakuan E (3500 ppm) memiliki rata-rata jumlah leukosit terendah yaitu 14,37x104 sel/mm3, berdasarkan kurva regresi menunjukkan penurunan sel darah putih seiring dengan bertambahnya dosis dengan persamaan y= 21,4975 – 0,0019x. Perhitungan kadar hemoglobin pada perlakuan E (3500 ppm) memiliki rata-rata kadar hemoglobin tertinggi yaitu 6,4g%, berdasarkan kurva regresi menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin seiring dengan bertambahnya dosis dengan persamaan y= 1,4168 + 0,0014x. Perhitungan kadar hematokrit pada perlakuan E (3500 ppm) memiliki rata-rata kadar hematokrit tertinggi yaitu 28,57%, berdasarkan kurva regresi menunjukkan penurunan sel darah putih seiring dengan bertambahnya dosis dengan persamaan y= 11,36 + 0,0051x. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak kasar daun kecubung (D. metel L.) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengobati ikan nila (O.niloticus) yang diinfeksi bakteri A. hydrophila.

English Abstract

The impact of antibiotic and other chemical subtances are not effective because tend to residue in the fish body and pathogen bacteria become resistant. Therefore, it needed the alternative treatments that can be used to treat Tilapia fish from A.hydrophila infection, one example is the use of kecubung (D. metel L.) leaves. This research was aimed to understand the influence of the kecubung (D. metel L.) leaves crude extract on hematology in tilapia (O. niloticus) infected by A. hydrophila. The experiment method used randomize completely design consist of 5 treatments with 3 replications. A treatment (1500 ppm), B treatment (2000 ppm), C treatment (2500 ppm), D treatment (3000 ppm), E treatment (3500 ppm). The results showed that Kecubung (D. metel L.) leaves crude extract in E treatment significantly different on total erythrocytes (2,26±0,08 × 106 sel/mm3), total leukocytes (14,37±0,24 × 104 sel/mm3), hemoglobin levels (6,40±0,53 g%) dan hematocrit levels (28,57±0,45 %).

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/725/051710271
Uncontrolled Keywords: Aeromonas hydrophila, Hematologi, Oreochromis niloticus, Datura metel L.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/4814
Text
ANDI ALYA YUSRIYYAH.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item