BKG

Rasyid, Eva Astari (2017) Penentuan Prioritas Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Gading Fajar Pada Ruas Jalan Lingkar Barat Di Perkotaan Sidoarjo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kegiatan pedagang kaki lima (PKL) yang menempati ruang-ruang publik mengakibatkan ruang tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan fungsinya secara maksimal. Jika ditinjau dari sisi positifnya PKL merupakan sabuk penyelamat yang menampung kelebihan tenaga kerja yang tidak tertampung dalam sektor formal sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Sedangkan ditinjau dari sisi negatifnya PKL menimbulkan permasalahan sosial ekonomi antara lain meningkatnya biaya fasilitas-fasilitas umum perkotaan, mendorong lajunya arus migrasi dari desa ke kota, menjamurnya permukiman kumuh dan tingkat kriminalitas kota. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kehadiran PKL di perkotaan selain mempunyai manfaat tetapi juga menimbulkan permasalahan. Wilayah studi dari penelitian ini adalah kawasan berjualan PKL Gading Fajar di Jalan Lingkar Barat, dimana PKL yang menempati wilayah tersebut adalah PKL yang sebelumnya telah direlokasi ke GOR Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai kondisi keberadaan PKL Gading Fajar di Jalan lingkar Barat serta menyusun alternatif penataan bagi PKL Gading Fajar. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Kuisioner IPA diberikan kepada pengunjung untuk menilai kondisi keberadaan pedagang kaki lima. Sedangkan kuisioner AHP diberikan kepada stakeholder untuk mendapatkan alternatif penataan untuk pedagang kaki lima Gading Fajar. Penilaian pengunjung menunjukkan atribut yang perlu di tingkatkan kualitasnya yaitu ketersediaan fasilitas penunjang transportasi, ketersediaan ruang khusus untuk PKL, ketertiban dalam menempati lokasi, kebersihan lokasi, kenyamanan bagi pengunjung serta terjaminnya keamanan. Hasil dari analisis pendapat stakeholder dengan menggunakan metode AHP menunjukkan bahwa alternatif ketiga yaitu penataan pedagang kaki lima di Jalan Lingkar Barat memiliki bobot tertinggi sebagai prioritas pertama yaitu sebesar 0,672.

English Abstract

Supervisor: Imma Widyawati Agustin and Deni Agus Setyono. Activities of street vendors who occupy public spaces lead to these space cannot be used by people according to function optimally. If viewed from the positive side of street vendors is a rescue belt to accommodate excess labor can not be accommodated in the formal sector so as to reduce unemployment. While looking at the negative side of street vendors causing socio-economic problems include the rising cost of education of urban public facilities, would accelerate the flow of migration from rural to urban areas, the mushrooming of slums and crime rate of the city. It can be concluded that the presence of street vendors in urban areas besides have benefits but also raises problems. The study area of this research is in the area of street vendors Gading Fajar in West Ring Road, where street vendors who occupy the area are street vendors who had previously been relocated to the GOR Sidoarjo. The purpose of the study was to assess the condition of the presence of street vendors Gading Fajar in West Ring Road and arrange alternative regulation for street vendors Gading Fajar. The analytical method used is descriptive analysis, Importance Performance Analysis (IPA) and Analytical Hierarchy Process (AHP). IPA questionnaire given to visitors to assess the condition of the presence of street vendors. Meanwhile, AHP questionnaire given to stakeholders to get an alternative arrangement for street vendors Gading Fajar. Visitor rating indicates the attributes that need to be improved quality is the availability of transportation support facilities, availability of dedicated space for street vendors, the order to occupy the location, the cleanliness, comfort for visitors and guarantee security. The results analysis of the opinion stakeholders by using AHP shows that the third alternative, namely the arrangement of street vendors in Lingkar Barat roadside has the highest weight as the first priority that is equal to 0.672.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/1023/051710240
Uncontrolled Keywords: pedagang-kaki-lima, lokasi, penataan, Sidoarjo.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 625 Engineering of railroads and roads > 625.7 Roads
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/4516
Text
Rasyid, Eva Astari.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item