BKG

Mafaaza, Ardi Huda (2017) Analisis Daya Saing Ekspor Teh Hitam Indonesia Ke Inggris Dan Rusia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dalam perdagangan internasional, sektor utama yang paling berkontribusi pada pendapatan Indonesia yaitu pertanian, dimana salah satu subsektornya yaitu perkebunan (Safitriani, 2017). Subsektor perkebunan memegang peranan penting dalam perdagangan internasional, karena komoditas dari subsektor perkebunan berorientasi ekspor (Malian, A. H, 2017). Salah satu komoditas ekspor dari subsektor perkebunan adalah Teh Hitam. Negara tujuan utama ekspor teh hitam Indonesia yaitu Inggris, Federasi Rusia ,Pakistan, Malaysia, Amerika Serikat, Jerman, Polandia, Uni Emirat Arab, Belanda dan Ukraina. Indonesia memiliki negara pesaing dalam ekspor teh hitam ke Inggris dan Rusia, yaitu Sri Lanka dan Cina. Persaingan antar negara tersebut membuat Indonesia harus meningkatkan daya saing komoditas teh hitam, agar Indonesia memiliki posisi yang baik dalam ekspor teh hitam ke Inggris dan Rusia. Tujuan dari penelitian adalah (1) Menganalisis volume dan nilai ekspor teh hitam Indonesia di pasar Inggris dan Rusia dibandingkan dengan Sri Lanka dan Cina, (2) Menganalisis keunggulan komparatif ekspor Teh Hitam Indonesia di pasar Inggris dan Rusia dibandingkan dengan Sri Lanka dan Cina, dan (3) Menganalisis keunggulan kompetitif ekspor teh hitam Indonesia di pasar Inggris dan Rusia dibandingkan dengan Sri Lanka dan Cina. Metode penelitian menggunakan data sekunder time series periode 2005-2014. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis RCTA (Revealed Comparative Trade Advantage) yang digunakan untuk analisis keunggulan komparatif, dan XCi (Export Competitiveness Index) yang digunakan untuk analisis keunggulan kompetitif. Hasil penelitian mengenai analisis daya saing ekspor teh hitam Indonesia ke Inggris dan Rusia yaitu Indonesia memiliki keunggulan dalam segi volume dan nilai ekspor teh hitam ke Inggris bila dibandingkan dengan Sri Lanka dan Cina. Tingkat pertumbuhan volume dan nilai ekspor teh hitam Indonesia pun lebih baik dibandingkan Sri Lanka dan Cina. Di Rusia, volume dan nilai ekspor teh hitam Indonesia kalah unggul dibandingkan Sri Lanka tetapi masih lebih unggul dibandingkan Cina. Tingkat pertumbuhan volume dan nilai ekspor teh hitam Indonesia ke Rusia pun kalah unggul dibandingkan Sri Lanka. Dalam keunggulan komparatif ekspor teh hitam ke Inggris, Indonesia memiliki keunggulan tetapi masih kurang unggul bila dibandingkan dengan Sri Lanka. Hal sama pun terjadi pada ekspor teh hitam ke Rusia, Indonesia memiliki keunggulan yang tinggi tetapi masih kurang unggul bila dibandingkan dengan Sri Lanka. Hal ini diakibatkan oleh nilai rata-rata RCTA ekspor teh hitam Indonesia yang kurang dari Sri Lanka. Sedangkan bila dibandingkan dengan Cina, ekspor teh hitam Indonesia ke Inggris dan Rusia lebih unggul karena di Inggris ekspor teh hitam Cina tidak memiliki keunggulan komparatif dan di Rusia nilai rata-rata RCTA lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia. Dalam keunggulan kompetitif ekspor teh hitam ke Inggris, Indonesia lebih unggul dibandingkan Sri Lanka dan Cina, bahkan hanya Indonesia yang memiliki keunggulan kompetitif ekspor teh hitam ke Inggris. Untuk keunggulan kompetitif ekspor teh hitam ke Rusia, hasil perhitungan menunjukkan bahwa Indonesia tidak memiliki keunggulan kompetitif atau memiliki trend daya saing yang menurun. Begitu pula dengan negara pesaing yaitu Sri Lanka dan Cina yang tidak memiliki keunggulan kompetitif. Meskipun tidak memiliki keunggulan kompetitif di Rusia, nilai XCi Indonesia masih lebih baik bila dibandingkan Sri Lanka dan Cina. Saran yang dapat diberikan yaitu bagi pemerintah jika ingin meningkatkan daya saing ekspor teh hitam ke Inggris dan Rusia dapat melihat posisi keunggulan Indonesia saat ini. Melihat posisi Indonesia yang berada dibawah Sri Lanka dalam keunggulan komparatif, pemerintah dapat meningkatkan tingkat keunggulan komparatif ekspor teh hitam sehingga dapat mengungguli Sri Lanka. Untuk keunggulan kompetitif, dikarenakan ekspor teh hitam Indonesia ke Inggris lebih unggul, maka keunggulan ini perlu dipertahankan atau dapat ditingkatkan. Sedangkan jika dilihat dari ekspor teh hitam Indonesia ke Rusia yang tidak memiliki keunggulan kompetitif maka disarankan agar pemerintah lebih memperhatikan kriteria permintaan teh hitam Rusia sehingga ekspor teh hitam Indonesia ke Rusia memiliki keunggulan kompetitif.

English Abstract

In international trade, the most contributing sector to Indonesia’s income is agriculture, one of the subsector is plantation (Safitriani, 2017). Plantation subsector held important role in international trade, because the commodity from plantation subsector have export orientation (Malian, A. H, 2017). One of the export commodity from plantation subsector is Black Tea. The main exporting countries of Indonesian Black Tea are United Kingdom, Russian Federation ,Pakistan, Malaysia, United States, Germany, Poland, United Arab Emirates, Netherlands, and Ukraine. Indonesia has some competitors in exporting Black Tea to United Kingdom and Russian Federation, two of them are Sri Lanka and China. The competition between these countries makes Indonesia has to improve their Black Tea, so Indonesia has good position in Black Tea Export to United Kingdom and Russia Federation. The objectives of this research are (1) To analyze the export volume and value of Indonesian black tea export in United Kingdom and Russian Federation Market and compare it with Sri Lanka and China, (2) To analyze the comparative advantage of Indonesian black tea export in United Kingdom and Russian Federation market and compare it with Sri Lanka and China, and (3) To analyze the competitive advantage of Indonesian black tea export in United Kingdom and Russian Federation market and compare it with Sri Lanka and China. This research is using secondary time series data, period 2005-2014. The analysis used in this research are descriptive analysis, RCTA (Revealed Comparative Trade Advantage) which used to analyze comparative advantage, and XCi (Export Competitiveness Index) which used to analyze competitive advantage. The result of this research are Indonesia have advantage in export volume and value to United Kingdom compared with Sri Lanka and China. The growth rate of export volume and value of Indonesian black tea is also better than Sri Lanka and China. In Russian Federation, the export volume and value of Indonesian black tea is less competitive compared with Sri Lanka but more competitive compared with Cina. The growth rate of export volume and value of Indonesian black tea to Russian Federation are also less competitive compared with Sri Lanka. In comparative advantage of black tea export to United Kingdom, Indonesia have advantage, but less superior if compared with Sri Lanka. Same case is also occurred in black tea export to Russian Federation, Indonesia has high advantage but still less superior if compared with Sri Lanka. This is caused by the average RCTA value of Indonesian black tea export that have less value if compared with Sri Lanka. Whilst compared with China, Indonesian black tea export to United Kingdom and Russian Federation is more superior because in United Kingdom, Chinese black tea export doesn’t have comparative advantage and in Russian federation the average RCTA value is lesser than Indonesia. In competitive advantage of black tea export to United Kingdom, Indonesia is more superior if compared with Sri Lanka and China. In fact, only Indonesia that have competitive advantage of black tea export to United Kingdom. For competitive advantage of black tea export to Russian Federation, the calculation results indicate that Indonesia doesn’t have competitive advantage of black tea export to Russian Federation or decreasing competition trend. Likewise, Sri Lanka and China don’t have competitive advantage. Although Indonesia doesn’t have competitive advantage in Russian Federation, the XCi value of Indonesian black tea export is better if compared with Sri Lanka and China. Suggestions that can be given from this research is for the government, if the government want to improve black tea export competitiveness to United Kingdom and Russian Federation, the government can see Indonesia’s current position. Noticing that Indonesia’s current position is below Sri Lanka in comparative advantage, the government can improve Indonesian black tea export comparative advantage so it can outperform Sri Lanka. For competitive advantage, seeing that Indonesian black tea export is more superior, then this superiority need to be mantained or improved to be more superior. While we look from Indonesian black tea export to Russian Federation which doesn’t have competitive advantage this research suggest that the government make more concern about Russian Federation demand of black tea.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/277/051706245
Uncontrolled Keywords: Teh Hitam, Perdagangan Internasional, Ekspor
Subjects: 300 Social sciences > 382 International commerce (Foreign trade) > 382.6 Export trade
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/4486
Text
Bagian Depan (1).pdf

Download | Preview
Text
BAB I.pdf

Download | Preview
Text
BAB II.pdf

Download | Preview
Text
BAB III.pdf

Download | Preview
Text
BAB IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB V.pdf

Download | Preview
Text
BAB VI.pdf

Download | Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item