BKG

Dewi, Cahyani Setyo (2017) Pengaruh Keadilan Pajak Terhadap Pemberian Gaji Karyawan Serta Dampaknya Terhadap Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 21 (Studi Pada Karyawan Di Kota Malang). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar peneliti ingin mengatahui apakah karyawan merasa adil apabila gaji yang diberikan sebagai balas jasa perusahaan setiap bulannya dipungut pajak oleh pemerintah. Dengan kata lain gaji yang mereka terima berkurang dari semestinya, karena karyawan harus membayar Pajak Penghasilan (PPh pasal 21). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh keadilan pajak terhadap pemberian gaji karyawan serta dampaknya terhadap pemungutan PPh 21. Keadilan pajak dapat diukur dengan prinsip keadilan menurut Adam Smith yang terdiri dari empat unsur yaitu Certainty, Equality, Convenience of Payment, Effeciency. Teori gaji yang menggunakan teori perhitungan dan pertimbangan dasar penyusunan gaji menurut Martoyo (2007:119) serta keadilan dan kelayakan dalam gaji menurut Mondy (2008:5). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini sebesar 50 orang yaitu WPOP karyawan di Pegadaian Kota Malang yang membayar PPh pasal 21 setiap bulannya. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan sumber data primer dari hasil penyebaran kuisioner kepada karyawan di kantor Pegadaian di Kota Malang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel keadilan pajak berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap pemberian gaji karyawan, variabel keadilan pajak berpengaruh tidak signifikan dengan arah positif terhadap pemungutan PPh 21, variabel pemberian gaji karyawan berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap pemungutan PPh 21, variabel keadilan pajak dan pemberian gaji karyawan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pemungutan PPh 21 dan variabel keadilan pajak berpengaruh signifikan terhadap pemungutan PPh 21 melalui pemberian gaji karyawan. Hasil uji koefisien determinasi (R2) model sebesar 90,5% menerangkan bahwa kontribusi model untuk menjelaskan hubungan struktural dari ketiga variabel yang diteliti adalah sebesar 90,5%. Saran dengan adanya peneliti ini diharapkan petugas pajak memperbaiki sistem pemungutan pajak dengan lebih baik. Pegadaian di Kota Malang juga harus memberikan gaji yang sesuai dengan standart, menerapkan keadilan pajak bagi karyawannya sehingga kedepannya dapat membuat kinerja karyawan semakin baik dan karyawan Pegadaian di Kota Malang rajin untuk membayar pajak.

English Abstract

This research was conducted on the basis of the researchers wanted to know whether employees feel fair if the salary given as a company's compensation is taxed every month by the government. In other words the salary they receive is less than expected, because the employee must pay the Income Tax (Income Tax article 21). The purpose of this study is to determine the effect of tax justice on the employee salary and its impact on the collection of income tax 21. Tax justice can be measured by the principle of justice according to Adam Smith consisting of four elements of Certainty, Equality, Convenience of Payment, Effeciency. Salary theory that uses the theory of calculation and basic consideration of the preparation of salary according Martoyo (2007: 119) and justice and feasibility in salary by Mondy (2008: 5). The type of research used is explanatory research (explanatory research) with a quantitative approach. The population of this study is 50 people, namely WPOP employees in Pegadaian Malang City who pay income tax article 21 each month. The data collection of this study using primary data sources from the results of the distribution of questionnaires to employees in the office Pegadaian in Malang. The method of analysis used in this study using path analysis techniques (path analysis). The result of the research shows that the variable of tax justice have a significant effect with the positive direction toward the employee salary, the variable of tax justice is not significant with the positive direction toward the collection of PPh 21, the variable of employee salary has significant influence with the positive direction toward the collection of PPh 21, tax justice variable and Salaries of employees simultaneously significant effect on the collection of income tax 21 and tax fairness variables significantly influence the collection of income tax 21 through the provision of salaries. The result of determination coefficient test (R2) model of 90.5% explained that the contribution of model to explain the structural relationship of three variables studied is 90.5%. Suggestions with this researcher is expected tax officer to improve tax collection system better. Pawnshop in Malang City must also provide salary in accordance with the standard, applying tax justice for its employees so that the future can make better employee performance and employees Pawnshop in Malang City diligent to pay taxes.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2017/951/051710393
Uncontrolled Keywords: Keadilan Pajak, Pemberian Gaji Karyawan, Pemungutan Pajak.
Subjects: 300 Social sciences > 336 Public finance > 336.2 Taxes > 336.24 Income taxes
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Bisnis / Niaga
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/4312
Text
CAHYANI SETYO DEWI.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item