BKG

Andarini, Nungki Dwi (2017) Pendekatan Interpolasi Co-Kriging Dengan Robust Kriging Dan Pemetakan Wilayah Curah Hujan (Studi Kasus Pada Data Curah Hujan Kota Pasuruan). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Interpolasi merupakan metode untuk memprediksi nilai suatu lokasi yang tidak terukur dalam bidang ilmu statistika spasial. Salah satu metode interpolasi adalah metode kriging, terdiri dari ordinary kriging, simple kriging dan universal kriging. Pada penelitian ini digunakan metode co-kriging dan robust kriging, yaitu perluasan metode ordinary kriging. Metode co-kriging memanfaatkan peubah sekunder (pendukung), sedangkan robust kriging mampu mengatasi permasalahan akibat spatial outlier. Curah hujan adalah tingkat ketinggian air hujan terkumpul pada tempat datar, tidak meresap, tidak menguap dan tidak mengalir. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pendekatan metode co-kriging dengan robust kriging serta membuat peta prediksi curah hujan wilayah Pasuruan tahun 2015. Peubah sekunder untuk interpolasi co-kriging adalah ketinggian tempat di atas permukaan laut. Melalui metode robust kriging diketahui beberapa lokasi dalam beberapa bulan terdeteksi sebagai spatial outlier. Metode co-kriging dan robust kriging menghasilkan RMSE minimum pada bulan Juni, namun RMSE metode robust kriging lebih kecil dari co-kriging. Pendekatan interpolasi co-kriging dengan robust kriging tidak dapat dilakukan karena pada masing-masing metode diperoleh ragam galat homogen, artinya kedua metode menghasilkan interpolasi curah hujan tidak jauh berbeda. Jika ditinjau melalui peta hasil prediksi, metode robust kriging lebih mendekati peta sebenarnya curah hujan kota Pasuruan tahun 2015.

English Abstract

Interpolation is a method for predicting the value of an unmeasured location in the spatial statistics field. One method of interpolation is the kriging method, consisting of ordinary kriging, simple kriging and universal kriging. In this research, use co-kriging and robust kriging method, that is expanding ordinary kriging method. Co-kriging method utilizes secondary variables (support), while robust kriging able to overcome the problems due to spatial outlier. Rainfall is the height level of rainwater collected on a flat, not pervasive, not evaporating and not flowing. The purpose of this research is to approach the co-kriging method with robust kriging and create prediction map of Pasuruan rainfall in 2015. The secondary variables for co-kriging interpolation is elevation. Through the robust kriging method known to several locations within a few months is detected as a spatial outlier. Co-kriging and robust kriging methods produce a minimum RMSE in June, but the RMSE robust kriging method is smaller than co-kriging. The co-kriging interpolation approach with robust kriging can not be done because in each method there is a variety of homogeneous error, it’s meaning that the both methods produce the interpolation of rainfall is not much different. If reviewed through the predicted map, robust kriging method closer to the actual map of Pasuruan rainfall in 2015.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FMIPA/2017/262/051705761
Uncontrolled Keywords: interpolasi, co-kriging, robust kriging.
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 551 Geology, hydrology, meteorology > 551.5 Meteorology > 551.57 Hydrometeorology > 551.577 Precipitation
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/4233
Text
Nungki Dwi Andarini.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item