BKG

Syahril, Noni Malini (2017) Pengaruh Sianobakteri Dan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Hasil Padi Sawah (Oryza sativa L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Beras merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Kebutuhan beras semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Belakangan ini telah terjadi penurunan produktivitas padi yang salah satunya disebabkan oleh pemakaian pupuk anorganik yang berlebihan. Pencapaian produktivitas padi yang diikuti dengan kelestarian lingkungan dan kesehatan lahan dapat dilakukan dengan pemanfaatan pupuk hayati. Salah satu jenis mikroba yang berpotensi sebagai pupuk hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai penyedia hara bagi tanaman padi dan jumlahnya berlimpah adalah Sianobakteri (Cyanobacteria). Sianobakteri merupakan organisme prokariotik yang memiliki peran sebagai produsen dan penghasil senyawa nitrogen (N) di perairan. Sianobakteri juga berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan serta hasil produksi padi di tanah persawahan. Penelitian ini dilakukan untuk: (1) Mengetahui pengaruh pemupukan nitrogen yang berbeda taraf dosis terhadap populasi Sianobakteri. (2) Mengetahui pengaruh pemberian Sianobakteri dalam menurunkan residu nitrogen total, P tersedia dan K tersedia tanah. (3) Mengetahui pengaruh pemberian Sianobakteri dan pemupukan nitrogen berbeda taraf dosis terhadap pertumbuhan dan hasil padi. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanah, Bogor pada bulan November 2016-Maret 2017. Isolat Sianobakteri yang digunakan yaitu isolat KL2 dan C37 yang didapatkan dari koleksi Laboratorium Biologi BALITTANAH. Pengaplikasian isolat Sianobakteri dilakukan dengan menginokulasikan Sianobakteri ke dalam tanah percobaan. Percobaan dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) 2 faktor. Faktor pertama yaitu isolat Sianobakteri yang terdiri dari: tanpa Sianobakteri (S0), Sianobakteri isolat C37 (S1) dan Sianobakteri isolat KL2 (S2). Faktor kedua yaitu pemupukan nitrogen berbeda dosis rekomendasi yang terdiri dari: 0% dosis rekomendasi (N0), 25% dosis rekomendasi (N1), 50% rekomendasi (N2), 75% dosis rekomendasi (N3) dan 100% dosis rekomendasi (N4) yang diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah populasi Sianobakteri dan analisis sifat kimia tanah yang dilaksanakan pada 0 HST dan setelah panen. Selain itu, diamati pula pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan nitrogen berbeda dosis berpengaruh terhadap populasi Sianobakteri. Perlakuan S1N1 (Sianobakteri isolat C37 dengan pemupukan nitrogen 25% dosis rekomendasi) memiliki total populasi tertinggi yaitu 333,33 cfu g-1, sedangkan pada perlakuan kontrol tidak ada koloni Sianobakteri yang tumbuh. Pemberian Sianobakteri cenderung menurunkan residu N total tanah dan diikuti dengan peningkatan hasil padi. Perlakuan S0N3 memiliki kandungan residu N total tertinggi yaitu 0,23% N. Perlakuan S1N0 memiliki kandungan P tersedia tertinggi yaitu 54 ppm dan perlakuan S0N0 memiliki kandungan tersedia K tesedia tertinggi yaitu 0,16 cmol kg-1. Pemberian Sianobakteri tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Pemupukan nitrogen dengan 100% dosis ii rekomendasi memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil padi. Kombinasi Sianobakteri isolat C37 dengan pemupukan 100% dosis rekomendasi (S1N4) memberikan pengaruh 13,19% lebih besar terhadap jumlah anakan, 4,68% lebih besar terhadap jumlah malai, 13,68% lebih besar terhadap total bulir isi dan 14,00% lebih besar terhadap bobot bulir jika dibandingkan dengan perlakuan tanpa isolat dengan 100% dosis rekomendasi.

English Abstract

Rice is the main food for most of the Indonesian population. Rice demand is increasing as the population grows in Indonesia. Nowadays, the rice productivity is decreasing due to inorganic fertilizers. The increasing of rice productivity which followed by environmental sustainability and land’s fertility can be done by using of biological fertilizers. There is a type of microbes that are potentially as biological fertilizers which can be utilized as a supplier of rice crops’ nutrient and it has a plentiful number is Cyanobacteria. Cyanobacteria or blue-geen algae includes into one of prokaryotic algae goup. This organism roles as manufacturer and producer of nitrogen compound (N) in the water. It also plays an important role in improving gowth and yield of rice in the paddy land. This research was conducted: (1) To study the effect of nitrogen fertilization with different dosage level to Cyanobacteria population. (2) To study the effect of giving Cyanobacteria in reducing total nitrogen residue, available P and K available soil. (3) To learn the effect of giving Cyanobacteria and nitrogen fertilization different dosage level to growth and yield of rice. This research was carried out in the greenhouse Indonesian Soil Research Institute (ISRI), Bogor from November 2016 to April 2017. By using Cyanobacteria isolates KL2 and C37 which are obtained from ISRI’s Biology Laboratory collection. Isolates’ applications are done by inoculating Cyanobacteria into trial gound. The experiment was designed using Randomized Block Design with 2 Factorial factors. The first factor is isolates of Cyanobacteria consist of: without Cyanobacteria (S0), Cyanobacteria isolate C37 (S1) and Cyanobacteria isolate KL2 (S2). The second factor is the nitrogen fertilization level consist of: 0% recommended dose (N0), 25% recommended dose (N1), 50% recommended dose (N2), 75% recommended dose (N3) and 100% recommended dose (N4) which is repeated three times. The parameters observed in this study were Cyanobacteria population and soil chemical properties analyzed at 0 day before planting (DBP) and harvest. In addition, also observed the growth and yield of rice. The result showed that different doses of nitrogen fertilization gave an effect on the population of Cyanobacteria. Treatment of S1N1 (Cyanobacteria C37 using 25% nitrogen fertilizer on recommended doze) treatment has a higher total population as 333,33 cfu g-1, while in control variable there is no Cyanobacteria colony grows. Application of Cyanobacteria tends to decrease the total N residue of the soil and followed by increased yield of rice. S0N3 treatment has the highest containing of N as 0,23%. Treatment of S1N0 has the highest available P content of 54 ppm and the treatment of S0N0 has the highest available K content available that is 0,16 cmol(+) kg-1. Giving Cyanobacteria does not give a real effect on all parameters of observation. Nitrogen fertilization with 100% recommended doses gives effect to the growth and yield of rice. The combination of Cyanobacteria isolate C37 with fertilizer 100% dose recommendation (S1N4) gave 13,19% greater influence to the number of tillers, 4,68% more to the number of panicle, 13,68% iv bigger to total grain of content and 14,00% greater than grain weight if compared with treatment without isolate with 100% recommendation dose.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/218/051704807
Uncontrolled Keywords: Sianobakteri, Dosis, Pupuk Nitrogen, Produksi Padi, Beras
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.8 Fertilizers, soil conditioners, growth regulators > 631.84 Nitrogen fertilizers
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/4148
Text
Bagian Depan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item