BKG

Khoiruddin, Ahmad Didin (2017) Uji Toksisitas Akut Water Accommodated Fraction (WAF), Chemically Enhanced Waf (Cewaf) Dari Minyak Bumi Dan Dispersant Pada Udang Putih (Litopenaeus vannamei) Dengan Konsentrasi pH Berbeda. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tumpahan minyak besar di lingkungan laut telah terjadi sejak awal tahun 1900-an, yaitu ketika industri minyak dan gas mulai mengekstraksi minyak lepas pantai dan menggunakan kapal tanker sebagai alat transportasi. Hal ini sangat berbahaya bagi keberlangsungan hidup organisme laut karena minyak bumi mengandung senyawa kimia seperti PAH yang bersifat toksik pada biota di laut. Salah satu solusi mengurangi luasan tumpahan minyak adalah menggunakan dispersant. Namun, pada beberapa penelitian Oil Spill Dispersant (OSD) sendiri merupakan bahan kimia yang tentunya punya dampak negatif terhadap biota. OSD akan mengalami transformasi biotik dan abiotik, dan dikhawatirkan akan menimbulkan efek yang kompleks dalam ekosistem. Ditambah lagi dengan kerusakan ekosisten akibat pemanasan global yang menyebabkan tingkat CO2 meningkat dan menurunkan nilai pH air laut dan selanjutnya berinteraksi dengan senyawa kimia dan menjadikannya lebih toksik untuk biota. Penelitian ini menggunakan WAF dengan konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, sedangkan CEWAF dan dispersant dengan konsentrasi 0%, 3%, 6%, 12%, dan 24% dengan masing-masing perlakuan pH 6.5 dan 8.5, biota yang digunakan adalah udang putih (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa PAH dari WAF dan CEWAF dari minyak bumi dan dispersant, mengetahui pengaruh interaksi bahan kimia, pH, dan konsentrasi terhadap mortalitas udang putih (Litopenaeus vannamei), dan mengetahui nilai LC50 pada WAF, CEWAF, dan dispersant pada konsentrasi pH 6.5 dan 8.5. Mortalitas dari larva udang diamati selama 72 jam dan hitung nilai probitnya dan menggunakan metode statistik Two Way ANOVA. Kandungan senyawa PAH pada WAF dan CEWAF berturut-turut adalah 8.7153 ppm dan 18.7185 ppm. Interaksi pH dan bahan kimia mempengaruhi jumlah kematian (mortalitas) udang putih (Litopenaeus vannamei), bahwa lebih banyak terjadi kematian pada pH 6.5 pada dispersan, CEWAF, dan WAF dibandingkan pada pH 8.5. Nilai konsentrasi LC50 WAF, CEWAF, dan dispersant yang mampu membunuh 50% terhadap mortalitas udang putih (Litopenaeus vannamei) pada pH 6.5 berturut-turut adalah 104047.29 mg/L, 5988.05 mg/L, dan 424.55 mg/L, sedangkan konsentrasi LC50 WAF, CEWAF, dan dispersant yang mampu membunuh 50% terhadap mortalitas udang putih (Litopenaeus vannamei) pada pH 8.5 berturut-turut adalah 117317.07 mg/L, 10323.55 mg/L, dan 547.82 mg/L.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/279/051705098
Uncontrolled Keywords: Toksisitas, Mortalitas, Dispersant, PAH
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/412
Text
Bagian Depan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item