BKG

Astuti, Luluk Indri (2017) Pengaruh Penambahan NaOH dan CaO terhadap Penurunan BOD dan COD pada Limbah Cair Industri Sari Apel. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada penelitian ini, telah dipelajari pengaruh penambahan NaOH dan CaO terhadap penurunan BOD dan COD pada limbah cair indusri sari apel. Sebelum dilakukan penelitian, limbah cair industri sari apel dibuat dalam beberapa variasi pH yaitu 4, 5, 6, 7, 8, 9 yaitu dengan cara menambahkan NaOH dan CaO dengan konsentrasi masing-masing 1M. Pada masing-masing nilai pH dilakukan pengukuran kadar BOD dan COD dengan mengikuti metode standar, pada BOD menggunakan metode Winkler, yaitu dengan cara menghitung selisih kandungan oksigen terlarut awal (DO0) dengan kandungan oksigen terlarut setelah masa inkubasi selama 5 hari (DO5), sedangkan pada COD menggunakan metode refluks yaitu dengan cara menguraikan bahan organik dengan menggunakan kalium bikromat dalam suasana asam dan panas menggunakan katalisator perak sulfat, kelebihan kalium bikromat yang terpakai dititrasi dan dihitung sehingga nilai COD dapat diketahui. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pada penambahan NaOH persentase penurunan BOD tertinggi pada pH 7 yaitu sebesar 82,50% dan COD pada pH 6 yaitu sebesar 30,76%. Sedangkan pada penambahan CaO persentase penurunan BOD dan COD tertinggi ada pada pH 7 yaitu sebesar 64,75% dan 19,23%. Dilihat dari segi keefektifannya maka NaOH adalah lebih efektif menurunkan kadar BOD dan COD dibandingkan dengan CaO. Karena mampu menurunkan kadar BOD dan COD lebih besar.

English Abstract

In this study, we have studied the effect of NaOH and CaO addition on the decrease of BOD and COD on industrial effluent of apple juice. Prior to the research, the liquid waste of the apple cider industry was made in several variations of pH of 4, 5, 6, 7, 8, 9 by adding NaOH and CaO with concentrations of 1M each. At each pH value, BOD and COD measurements were performed by using the standard method, in BOD using Winkler method, by calculating the difference of dissolved oxygen content (DO0) with dissolved oxygen content after incubation period for 5 days (DO5), while In COD using reflux method that is by decomposing organic material by using potassium bichromate in acidic and hot atmosphere using silver sulfate catalyst, excess potassium bichromate which is used is titrated and calculated so that COD value can be known. The result of the research showed that in addition NaOH the highest percentage of BOD decrease at pH 7 that is 82,50% and COD at pH 6 that is 30,76%. While in addition CaO percentage decrease BOD and COD highest at pH 7 that is equal to 64,75% and 19,23%. In terms of its effectiveness, NaOH is more effective in lowering BOD and COD levels compared with CaO. Because it can reduce the BOD and COD levels greater.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FMIPA/2017/421/05170976
Uncontrolled Keywords: Limbah cair, BOD, COD, NaOH, CaO
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning > 628.43 Liquid wastes
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/3912
Text
Luluk IndriĀ Astuti.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item