BKG

Amaly, AR Fachruddin (2017) Reaksi Transesterifikasi Minyak Goreng Kelapa Sawit Menggunakan Metode Ohmic Heating Dengan Variasi Suhu dan Waktu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Indonesia memiliki beragam sumber untuk dimanfaatkan menjadi energi alternatif terbarukan. Salah satu sumber energi alternatif yang terbarukan adalah biodiesel. Biodiesel salah satu bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan yang berasal dari pengolahan minyak nabati atau hewani. Biodiesel dibuat melalui proses kimia yang disebut proses reaksi transesterifikasi dimana reaksi senyawa ester minyak nabati dengan senyawa alkohol. Proses ini menghasilkan dua produk yaitu metil ester dan gliserol. Dalam penelitian ini, proses transesterifikasi dilakukan dengan metode ohmic heating. Prinsip dasar dari ohmic heating adalah bagian arus listrik bolak-balik (AC) yang dilalui pada minyak goreng kelapa sawit yang berfungsi sebagai hambatan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor suhu dan waktu pada transesterifikasi minyak goreng kelapa sawit menggunakan metode ohmic heating. Metode yang digunakan pada penelitian ini Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktorial yaitu variasi suhu 40OC, 50OC, dan 60OC dan variasi waktu 2, 4, 6 menit. Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan suhu transesterifikasi memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai viskositas dan densitas biodiesel. Sedangkan perlakuan lama waktu reaksi transesterifikasi tidak memberikan pengaruh yang nyata. Hasil semua perlakuan, karakteristik biodiesel yang diperoleh telah memenuhi SNI dengan perlakuan terbaik didapat pada perlakuan suhu 50oC dan waktu 6 menit. Perlakuan terbaik tersebut memiliki nilai viskositas 4.87 mm2/s, densitas 862,39 kg/m3, flash point 134oC, water content 0.008% dan FAME 71,33%.

English Abstract

Indonesia has various sources to be utilized as renewable alternative energy. One of the renewable alternative energy sources is biodiesel. Biodiesel is one of the most environmentally friendly alternative fuels derived from the processing of vegetable or animal oils. Biodiesel is made through a chemical process called a transesterification reaction process in which the reaction of a vegetable oil ester compound with an alcohol compound. This process produces two products namely methyl esters and glycerol. In this research, transesterification process is done by ohmic heating method. The basic principle of ohmic heating is the portion of the alternating electrical current (AC) through which the palm cooking oil serves as an electrical resistance. This study aims to analyze the influence of temperature and time factor on transesterification of palm cooking oil using ohmic heating method. The method used in this study Randomized Block Design (RAK) two factorials are temperature variations 40OC, 50OC, and 60OC and time variations of 2, 4, 6 minutes. The results showed that the transesterification temperature treatment had a significant effect on the viscosity and biodiesel density. While the long treatment time of transesterification reaction did not give a real effect. Result of all treatments, biodiesel characteristics obtained have fulfilled SNI with best treatment obtained at temperature treatment 50oC and time 6 minutes. The best treatment has a viscosity of 4.87 mm2/s, density 862.39 kg/m3, flash point 134oC, water content 0.008% and FAME 71.33%.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FTP/2017/479/051709327
Uncontrolled Keywords: Biodiesel, Minyak Goreng Kelapa Sawit, Ohmic Heating, Transesterifikasi
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 641 Food and drink > 641.3 Food > 641.337 4 Specific food from plant crops (Cacao) > 641. 338 3 Specific food from plant crops (Ginger) > 641.338 5 Specific food from plant crops (Cooking oils )
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Keteknikan Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/3866
Text
AR Fachruddin Amaly.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item