BKG

Nurdyana, Fadhila Syifa (2017) Penyelesaian Masalah Wanprestasi Pada Koperasi Simpan Pinjam Atas Perjanjian Kredit Dengan Jaminan Fidusia Yang Dialihkan Kepada Pihak Lain (Studi Di Koperasi Simpan Pinjam Prima Sejahtera, Kabupaten Nganjuk). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada skripsi ini, tema yang diangkat oleh peneliti adalah mengenai wanprestasi yang mana masalah ini terjadi di Koperasi Simpan Pinjam Prima Sejahtera, Kabupaten Nganjuk. Masalah wanprestasi ini terjadi karena debitur melakukan perbuatan yang tidak sesuai atau melanggar isi dari perjanjian kredit yang telah disepakati bersama. Pemberian kredit tersebut dapat dilakukan jika debitur telah memberikan barang jaminanannya dan debitur memilih menggunakan Jaminan Fidusia untuk jaminannya, namun pada saat pelaksanaan kredit tersebut debitur melakukan wanprestasi dengan tidak melakukan pembayaran atau pengembalian pinjaman dan mengalihkan jaminannya kepada pihak lain. Berdasarkan pada latar belakang penelitian, dirumuskanlah 2 (dua) rumusan masalah, yakni Bagaimana Masalah Wanprestasi Pada Koperasi Simpan Pinjam atas Perjanjian Kredit dengan Jaminan Fidusia yang Dialihkan Kepada Pihak Lain dan Bagaimana upaya KSP Prima Sejahtera dalam menyelesaikan masalah Wanprestasi atas Perjanjian Kredit Pada Koperasi Simpan Pinjam dengan Jaminan Fidusia yang Dialihkan Kepada Pihak Lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Data primer diperoleh menggunakan metode wawancara dengan pihak Koperasi Simpan Pinjam Prima Sejahtera, Kabupaten Nganjuk serta menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling. Data sekunder penelitian diperoleh melalui dokumentasi dan studi kepustakaan. Data primer dan data sekunder dianalisi dengan menggunakan metode desktiptif kualitatif. Hasil penelitian diperolehlah bahwa, Masalah wanprestasi pada KSP Prima Sejahtera atas perjanjian kredit dengan jaminan Fidusia yang dialihkan kepada pihak lain pada penelitian ini terjadi karena modal untuk usahanya dirasa kurang mencukupi, disamping itu ketidaksanggupan debitur dalam membayar angsuran kredit tiap bulannya dan bunga sebagaimana yang telah tertulis pada perjanjian kredit. Debitur tidak dapat mengembalikan pinjamannya dikarenakan usahanya tidak berjalan lancar. Pihak KSP juga kurang hati-hati dalam menganalisa kredit serta tidak melakukan pengecekan barang jaminan secara intens. Upaya yang dilakukan pihak KSP dalam menyelesaikan masalah kredit ini yakni dengan cara penyelesaian secara kekeluargaan dan melakukan penyitaan barang jaminan. Melihat permasalahan diatas sebaiknya Pihak KSP selalu mengawasi secara intens barang jaminan milik debitur terutama yang sudah mengalami penunggakan selama 2 (dua) bulan serta harus cermat dan hati-hati dalam menganalisa kredit agar tidak menimbulkan resiko bagi kelangsungan KSP kedepannya.

English Abstract

In this essay, a theme raised by researchers is the Default which this problem occurs on Credit Unions Prima Sejahtera, Nganjuk. This problem occurs because the debtor defaults acts that do not fit or violate the content of the credit agreement have been agreed. The credit provision can be made if the debtor has provided goods Guarantees and debtors choose to use the Fiduciary for collateral, but at the time of the loan borrowers are in default by not making payments or repayment of the loan and collateral transferred to another parties. Based on the background of the study, formulated 2 (two) formulation of the problem, namely How to Troubleshoot Default On Credit Unions on the Credit Agreement with the Fiduciary Underlying To the Other and How to efforts KSP Prima Sejahtera in solving the problem of Default on Loan Agreement On Credit Unions with Fiduciary who Transferred to Other Parties. This research uses empirical legal research using sociological juridical approach. Primary data were collected using interviews with the Credit Unions Prima Sejahtera, Nganjuk and using purposive sampling techniques of data collection. Secondary data were obtained through the documentation and study of literature. Primary data and secondary data was analyzed using qualitative descriptive method. Results showed that, Problems defaulting on KSP Prima Sejahtera on a credit agreement with a guarantee Fiduciary transferred to another parties in this study occurs because there are several factors that influence which when viewed from the side of the debtor transfer of the collateral to another parties occurs because the capital for his efforts perceived insufficient, in addition to the inability of the debtor to pay the monthly loan installment and interest as written in the credit agreement. The debtor can not repay the loan because the business is not going well, and therefore was stalled for refunds to KSP. When viewed from the side of KSP is less cautious in analyzing credit checks and no collateral intensely and directly to where the collateral is located. Efforts made KSP parties in resolving these credit issues namely by way of settlement amicably and foreclosed collateral. Parties should see the above problems KSP always watching intensely against the debtor especially those who have experienced arrears for 2 (two) months and should be careful and cautious in analyzing the credit to not pose a risk to the continuity of KSP future.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2017/246/051709607
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 346 Private law > 346.08 Banks and insurance > 346.082 Banks > 346.082 3 Specific topics of banks (Credit and loan institutions) > 346.082 32 Specific topics of banks (Savings and loan associations)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/3601
Text
Fadhila Syifa Nurdyana.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item