BKG

Nugroho, Unggar Prawasto (2017) Analisis Pengaruh Massa Alir Klinker terhadap Kinerja Cooler dan Produktivitas Uap Boiler. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Energi atau daya dapat dihasilkan dari sumber yang renewable seperti sinar matahari, angin, geothermal dan biomassa. Akan tetapi panas buang atau waste heat dari cooler dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif untuk pembangkit listrik. Cooler merupakan alat produksi semen yang berfungsi untuk mendinginkan material yang panas dengan udara pendingin, Panas buang yang dihasilkan oleh cooler akan digunakan untuk memanaskan air yang ada di boiler. Pemanfaatan dari panas buang di pembangkit listrik bisa dinamakan Waste Heat Recovery Power Generation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa efektivitas dari cooler yang menghasilkan panas buang. Pada cooler, efektivitas perpindahan panas didefinisikan sebagai perbandingan antara laju perpindahan panas yang aktual atau sebenarnya terjadi di cooler dengan laju perpindahan panas maksimum yang mungkin terjadi secara termodinamika di cooler. Massa alir klinker di cooler divariasikan jadi 276.000 kg/jam ; 294.000 kg/jam ; 312.000 kg/jam ; 332.000 kg/jam dan 345.000 kg/jam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas panas dari udara panas buang dari cooler akan memiliki pengaruh dengan peningkatan sesuai dengan persamaan y=−2.10−7

English Abstract

Power can be produced from renewable sources such as sunlight, wind, waterfall, geothermal and biomass. However waste heat of cooler in cement production processes can be used as alternative source for power generation. Cooler is a cement production instrument that serves to cooling the hot material with fresh air. The waste heat of cooler will be used as energy source to heating the water in boiler. A utilization of waste heat in power plant can be named as Waste Heat Recovery Power Generation. The aim of this study is to analyze the effectiveness of cooler which produces waste heat. The clinker flow mass in cooler were varied of 276.000 kg / hour; 294.000 kg / hour; 312.000 kg / hour; 332.000 kg / hour and 345.000 kg / hour. The results show that the waste heat of cooler can be increased, with increase of clinker flow mass, and consequently the mass flow of the steam production will increase. Waste heat and mass flow of the steam is directly proportional because the higher of waste heat will bring more energy that will use to heating the water in boiler. Otherwise the increase of clinker mass flow will influence the decreasing of the cooler effectiveness.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/995/051708838
Uncontrolled Keywords: Cooler, WHRPG, Efektivitas, Panas Gas Buang, Massa Alir Steam, Massa Alir Klinker
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics > 621.4 Prime movers and heat engineering > 621.402 Heat engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/2982
Text
UNGGAR PRAWASTO NUGROHO.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item