BKG

Iskandar, Adit Iqbal (2017) Penyisihan Cr(VI) Dengan Elektrokoagulasi Pada Berbagai Konsentrasi Cr(VI) Dan Kecepatan Agitasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kromium heksavalen bersifat bahan berbahaya dan beracun (B3) bagi kehidupan organime didalam air dan juga bagi manusia jika menghirup dalam jangka waktu yang lama. Pada kromium terdapat beberapa penelitian untuk mengurangi kadar kromium yaitu dengan hidrolisis, pertukaran ion, elektrokoagulasi dan koagulasi (Harmani, 2014). Metode untuk menghilangkan senyawa Cr(VI) terdiri dari elektro-oksidasi (EO), elektroreduksi (ER), dan elektrokoagulasi (EC). Proses Elektrokoagulasi (EC) banyak disarankan sebagai alternatif pengganti koagulasi kimia untuk menghilangkan polutan. Penelitian ini bertujuan untuk penyisihan Cr(VI) melalui metode elektrokoagulasi. Parameter yang memengaruhi efisiensi tersebut diantaranya konduktivitas, pengaturan elektroda, bentuk elektroda, tipe power supply, kecepatan agitasi, arus, pH, dan konsentrasi polutan. Penelitian yang dilakukan akan berfokus pada variasi konsentrasi polutan dan kecepatan agitasi terhadap efisiensi penyisihan Cr(VI). Penelitan ini dengan variasi konsentrasi polutan 10; 15; 20; 25; 30 ppm dan kecepatan agitasi 0; 50; 125; 200 rpm terhadap perubahan efisiensi, maka dapat dilihat efisiensi optimum yang dicapai untuk setiap variabel yang digunakan. Hasil setelah proses elektrokoagulasi efisiensi penyisihan kadar Cr(VI) didapatkan pada konsentrasi Cr(VI) 10 ppm sebesar 80,34%, 15 ppm sebesar 87,71%, 20 ppm sebesar 90,79%, 25 ppm sebesar 92,63% dan konsentrasi Cr(VI) 30 ppm sebesar 94,68% dengan kecepatan 200 rpm. Dapat diliat bahwa efisiensi penyisihan kadar Cr(VI) paling besar yaitu pada konsentrasi 30 ppm. Namun kecepatan agitasi meningkatkan efisiensi penyisihan kadar Cr(VI) pada konsentrasi rendah yaitu 10 ppm sebesar 27,85, 15 ppm sebesar 26,21%, 20 ppm sebesar 19,86%, 25 ppm sebesar 18,51%, 30 ppm sebsar 10,51. Hal ini dikarenakan kerapatan partikel yang berada dalam larutan masih begitu renggang dan penambahan kecepatan agitasi mampu mempercepat transfer massa ion-ion yang terbentuk agar lebih cepat bertumbukan dan bereaksi sehingga penyisihan lebih cepat terjadi.

English Abstract

Hexavalent chromium is a dangerous and toxic (B3) material for organism life in water and also for humans if it is inhaled for long periods of time. In chromium there are several studies to reduce chromium levels by hydrolysis, ion exchange, electrocoagulation and coagulation (Harmani, 2014). The methods for removing Cr (VI) compounds consist of electrooxidation (EO), electrolyte (ER), and electrocoagulation (EC). The electrocoagulation (EC) process is widely recommended as an alternative to chemical coagulation to remove pollutants. This study aims to allow Cr (VI) through electrocoagulation method. Parameters that affect such efficiency include conductivity, electrode arrangement, electrode shape, power supply type, agitation speed, current, pH, and pollutant concentration. The research will focus on variation of pollutant concentration and agitation speed on Cr (VI) removal efficiency. This research with variation of pollutant concentration 10; 15; 20; 25; 30 ppm and agitation speed 0; 50; 125; 200 rpm to changes in efficiency, it can be seen the optimum efficiency achieved for each variable used. The result after electrocoagulation process of Cr (VI) removal efficiency was obtained at Cr (VI) concentration 10 ppm 80,34%, 15 ppm 87,71%, 20 ppm equal to 90,79%, 25 ppm equal to 92,63% and Cr (VI) concentration 30 ppm is 94,68% with speed 200 rpm. It can be observed that the removal efficiency of Cr (VI) content is greatest at 30 ppm concentration. However, the speed of agitation increased the efficiency of removal of Cr (VI) concentration at a low concentration of 10 ppm of 27.85, 15 ppm of 26.21%, 20 ppm of 19.86%, 25 ppm of 18.51%, and 30 ppm of 10,51%. This is because the density of the particles in the solution is still so tenuous and the addition of agitation speed can accelerate the mass transfer of the ions formed to more quickly collide and react so that a faster allowance occurs.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/861/051708704
Uncontrolled Keywords: Elektrokoagulasi, Kromium Heksavalen, pengaruh konsentrasi polutan, pengaruh kecepatan agitasi.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering and related technologies
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/2868
Text
Adit Iqbal Iskandar.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item