BKG

Kurniadi, Puji Rochmat (2017) Pengaruh Bentonit Terhadap Gasifikasi Updraft Sekam Padi Pada Temperatur 250 °C, 350 °C dan 450 °C. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Keterbatasan enegi fosil di alam namun kebutuhan sebagai sumber kehidupan manusia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga dibutuhkan peralihan energi fosil menjadi energi alternatif. Gasifikasi merupakan proses konversi energi yang mengubah biomassa padat menjadi gas mampu bakar yang nantinya menjadi sumber energi. Sekam padi merupakan biomassa yang mengandung rantai hidrokarbon sementara bentonit merupakan sejenis tanah lempung yang memiliki konduktivitas thermal yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentonit terhadap gasifikasi updraft sekam padi. Dalam penelitian ini menggunakan variasi bentonit sebesar 0 gr dan 200 gr dari berat total serta variasi temperatur 250 °C, 350 °C dan 450 °C . Lama waktu gasifikasi 2 jam dan menggunakan sekam padi sebesar 200 gr. Hasil akhir penelitian berupa laju pemanasan, volume total gas dan kandungan gas hasil gasifikasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan penambahan bentonit laju pemanasan, volume gas total dan kandungan gas hasil gasifikasi lebih baik jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan bentonit. Selain itu, dengan semakin tingginya temperatur maka volume gas total yang dihasilkan juga semakin meningkat.

English Abstract

Limitations of fossil energy in nature but the need as a source of human life increase every year, so it takes change of fossil energy into alternative energy. Gasification is a process conversion energy that converts solid biomass into flammable gas which later becomes a source of energy. Rice husk is a biomass was contained hydrocarbon chains while bentonite was a kind of clay soil that has good thermal conductivity. The purpose of this research was to determine effect of bentonite on rice husk updraft gasification. In this research used bentonite variations of 0 gr and 200 gr and variations of temperatures 250 ° C, 350 ° C and 450 ° C. Gasification process held for 2 hours and use 200 gr rice husk . The final result of research was heating rate, total gas volume and gasification gas content. Based on research conducted with the addition of heating rate bentonit, total gas volume and gasification gas content were better when compared with without used bentonite. Besides that, when temperature increases the total gas volume generated also.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/922/051708765
Uncontrolled Keywords: Gasifikasi, Gas mampu bakar, Rantai hidrokarbon, Sekam padi, Bentonit.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 665 Technology of industrial oils, fats, waxes, gases > 665.7 Natural gas and manufactured gases > 665.77 Production of manufactured gases > 665.776 Production of manufactured gases from biological wastes
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/2774
Text
09. BAB I FIX.pdf

Download | Preview
Text
10. BAB II FIX.pdf

Download | Preview
Text
11. BAB III FIX.pdf

Download | Preview
Text
12. BAB IV FIX.pdf

Download | Preview
Text
13. BAB V FIX.pdf

Download | Preview
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download | Preview
Text
bagian depan (1).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item