BKG

Prakoso, Satrio Bagus (2017) Analisis Efektivitas Dan Kontribusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pertanian Relevansi Peningkatan Penerimaan PPN Dalam Negeri (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kepanjen). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Putusan MA 70P/HUM/2013 mengimplikasikan pengenaan PPN pada barang hasil pertanian. Pengenaan basis baru PPN pada barang hasil pertanian mendorong tingkat penerimaan PPN Dalam Negeri. Peran pengusaha baik dari hulu hingga ke hilir menjadi perhatian khusus pemerintah dalam menyikapi pertumbuhan ekonomi rakyat yang semakin luas berintegrasi dengan banyak pihak. Dengan demikian tanggung jawab pemerintah tidak hanya sekedar mengoptimalkan output yang dihasilkan barang pertanian, namun juga mengoptimalkan penyerapan APBN melalui kebijakan-kebijakan terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat efektivitas dan kontrbusi penerimaan PPN pertanian 2015-2016 bagi penerimaan PPN Dalam Negeri. Peneliti menggunakan jenis penelitan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas dan kontribusi Pajak Pertambahan Nilai pertanian terhadap penerimaan PPN Dalam Negeri pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kepanjen dan hambatan-hambatan yang diperoleh pihak aparat KPP Pratama Kepanjen dalam upaya mengoptimalkan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di sektor pertanian. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat efektivitas PPN pertanian di tahun pertama 2015 dengan persentase 51,56% dengan kriteria tidak efektif, namun di tahun berikutnya yaitu 2016 tingkat efektivitas mencapai 124,06% dengan kriteria sangat efektif. Sedangkan tingkat kontribusi yang diberikan PPN pertanian bagi penerimaan PPN Dalam Negeri di tahun 2015 yaitu 1,28% dan di tahun 2016 yaitu 4,31% dengan kriteria keduanya masih terbilang sangat kurang, namun adanya progres yang meningkat tajam dalam dua tahun tersebut. Peningkatan penerimaan tersebut didasari dengan adanya dukungan beberapa program peningkatan yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten dan juga adanya penigkatan bentuk sosialisasi yang dilakukan oleh pihak KPP Pratama Kepanjen dalam upaya mengoptimalkan penerimaan PPN sektor pertanian. Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kepanjen sebagai intansi pemerintah yang melayani para wajib pajak untuk menggali potensi penerimaan pajak pusat harus berkoordinasi dengan banyak pihak terkait usaha barang hasil pertanian yang mungkin belum tersentuh jaringannya oleh pihak KPP, peningkatan kapasitas sumber daya aparat sehingga fokus dalam pengendalian dan pengawasan tetap stabil dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak yang ada, serta memberikan sosialisasi edukatif perpajakan secara intensif pada wajib pajak yang berpotensi dapat mengembangkan usahanya di sektor pertanian.

English Abstract

The High Court’s decision MA70P /HUM/2013 implies the imposition of VAT on agricultural products. The imposition of the latest VAT system that applied to agricultural products increasing domestic Value Added Tax (VAT) revenue. The role of entrepreneur all over the countries becoming the government’s special attention in addressing the economical growth for people which integrate with many parties. The responsibility of the government not only optimizing output produced of agriculture, but also optimize the absorption through policies which related to the impositionof the tax value. The purpose of this research is to know the effectiveness and contribution of VAT revenue on agricultural products in 2015- 2016 for domestic VAT revenue. Research used qualitative method of research. The focus of this study is to identify and analyze the effectiveness and contribution of value-added tax revenue of agriculture for domestic VAT revenue on KPP Pratama Kepanjen and the obstacles Pratama Kepanjen Tax Office obtained in order to optimizing Value Added Tax revenue in the agricultural sector. The result of this research showed the effectiveness of VAT agricultural in the first year (2105) with 51,56% is not effective, but in the second year (2016) the effectiveness reached 124,06% which is very effective. The percentage of contribution given by agricultural products VAT revenue in 2015 is 1,28% and in 2016 it’s increased to 4,31% which relatively very weak, but the percentage shows the progress that increased sharply in two years. The revenue increases can be obtained by supports and program improvement that formed by the district government and also the presence of socialization that Pratama Kepanjen Tax Office made in an effort to optimize the use of VAT revenue the agricultural sector. As a government agency that server the taxpayers to complete the potential of central tax revenues KPP Pratama Kepanjen must coordinate with many parties related in agricultural products with remain undiscovered by their network, also the augmentation of human resource so they can focus on controlling and supervising to improve the tax revenue, and to socialized taxation intensively on taxpayers which can be potentially develop their business in the agricultureal sector.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2017/731/051708418
Uncontrolled Keywords: Pajak Pertambahan Nilai Pertanian, Efektivitas dan Kontribusi, Pajak Pertambahan Nilai Dalam Negeri
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.1 Organization and financial management > 658.15 Financial management > 658.153 Taxes, insurance, charitable donations
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Bisnis / Niaga
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/2613
Text
Bagian Depan (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item