BKG

Habsari S, Hanugrah Titi (2017) Asas Praduga Bersalah Dan Asas Praduga Tak Bersalah Sebagai Landasan Wartawan Mempublikasikan Perkara Pidana. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kode Etik Wartawan Indonesia salah satunya mengatur bahwa wartawan memiliki keharusan untuk menghormati asas praduga tak bersalah. Namun dalam praktiknya, ketika wartawan melakukan pemberitaan perkara pidana, tidak sepenuhnya menghormati asas praduga tak bersalah. Hal ini dapat dicontohkan pada pemberitaan kasus Jessica Kumala Wongso. Selain itu, sampai saat ini tidak ada peraturan yang mengatur secara khusus untuk wartawan selain pada kode etik, jika muncul sebuah pelanggaran penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah. Permasalahan muncul ketika wartawan banyak dikriminalisasi dengan pasal 310 (2) KUHP. Berdasarkan hal tersebut diatas, tesis ini mengangkat rumusan masalah : (1) Bagaimanakah asas yang seharusnya dipakai wartawan sebagai landasan untuk mempublikasikan perkara pidana? (2) Bagaimanakah implikasi hukum apabila publikasi perkara pidana oleh wartawan bertentangan dengan asas praduga tak bersalah? Metode yang digunakan untuk penelitian ini studi kepustakaan yang menggunakan pendekatan kasus, perundang-undangan dan konsep. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh penulis, kemudian dianalisis menggunakan teknik interpretasi gramatikal dan sistematis. Dari penelitian ini diketahui bahwa asas yang seharusnya dipakai wartawan sebagai landasan untuk mempublikasikan perkara pidana yaitu asas praduga bersalah. Namun, penggunaan asas praduga bersalah ini harus tetap pada koridor asas praduga tak bersalah guna menghindari terjadinya trial by press. Sebagai akibat dari penggunaan asas praduga bersalah dengan tidak pada koridor asas praduga bersalah, wartawan seringkali dianggap melakukan penghinaan/pencemaran yang oleh aparat penegak hukum selalu dikaitkan dengan KUHP pasal 310 ayat (2) sebagai delik pers. Sampai saat ini belum ada pengaturan hukum mengenai wartawan yang melakukan pelanggaran terhadap penghormatan asas praduga tak bersalah yang berimplikasi hukum pada penghinaan/pencemaran.

English Abstract

In Indonesian Journalist’s code of ethic, regulating about concerning presumption of innocence principle. But when journalist publicizing about criminal case, they aren’t fully take respect for presumption of innocence principle, for example in Jessica Kumala Wongso’s case. Furthermore, the regulator doesn’t give any particulars regulation for journalist, if they are break the rule about concerning presumption of innocence principle. The problem is, many journalist are criminalized by article 310 (2) KUHP. The purpose of this research is finding the real principle that used by journalist when reporting criminal case and law implication if journalist reporting criminal case that contradicted with presumption of innocence principal. The method of this research is library research with grammatical and systematical interpretation technique. This research found that the principal that must be use by the journalist is presumption of guilt principal which is stay in line with presumption of innocence principal. As a result of applying presumption of guilt which isn’t stay in line with presumption of innocence principal, a journalist considered do insulting which is always associated with article 310 (2) KUHP. There isn’t any specific regulation about a journalist who did a violation of respect for presumption of innocence principal that has legal implication to insulting.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/345.056/HAB/a/2017/041704831
Uncontrolled Keywords: PRESUMPTION OF INNOCENCE, HUMAN RIGHTS, JOURNALISTIC ETHIES, JOURNALISTS - PROFESSIONAL ETHICS, CRIMINALS
Subjects: 300 Social sciences > 345 Criminal law > 345.05 Criminal procedure > 345.056 Rights of suspects
Divisions: S2 / S3 > Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/211
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAGIAN AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item