BKG

Anggraini, Yunita (2020) Pembuatan Dan Karakterisasi Filter Partikulat Pm2,5 Berbasis Komposit Dengan Matriks Putih Telur Dan Filler Limbah Kokon Serta Tepung Kulit Pisang Kepok. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pencemaran udara akibat emisi gas buang sepeda motor dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia karena mengandung zat berbahaya, salah satunya yaitu particulate matter 2,5 (PM2,5). Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan pemasangan sistem filtrasi pada knalpot sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk membuat filter partikulat berbasis komposit dengan menggunakan serat limbah kokon dan tepung kulit pisang kepok sebagai filler, serta putih telur sebagai matriks. Komposit dibuat dengan menggunakan perbandingan fraksi massa matriks : filler sebesar 50% : 50%. Metode yang digunakan yaitu hand lay-up dengan komposisi perbandingan antara massa serat kokon dan tepung kulit pisang kepok sebesar 1:0,6, 1:0,8, 1:1, 1:1,2, 1:1,4, dan 1:0. Pengujian yang dilakukan terdiri atas pengujian secara fisis dan mekanis yaitu uji densitas, pengamatan morfologi, uji porositas, uji flowrate, dan pengukuran efisiensi PM2,5. Besarnya nilai efisiensi filter diukur dengan menggunakan alat Kanomax Digital Dust Monitor Model 3443. Berdasarkan hasil penilitian didapatkan hasil bahwa semakin banyak penambahan massa tepung kulit pisang kepok dalam pembuatan komposit filter partikulat PM2,5, maka efisiensi yang dihasilkan semakin besar. Nilai efisiensi (efisiensi murni) dari komposit filter partikulat PM2,5 maksimum yang dihasilkan terdapat pada filter E yaitu sebesar 57%.

English Abstract

Air pollution due to motorcycle exhaust emissions can have a negative impact on human health because they contain hazardous substances, one of which is particulate matter 2.5 (PM2.5). The effort that can be done is by installing a filtration system on the motorcycle exhaust. This study aims to make composite-based particulate filters using cocoon waste fiber and Kepok banana peel flour as a filler, and egg white as a matrix. Composites are made using a ratio of 50%:50% matrix : filler mass fraction. The method used is a hand lay-up with a composition of the ratio between the mass of cocoon fiber and banana peel flour flour of 1: 0.6, 1: 0.8, 1: 1, 1: 1.2, 1: 1.4, and 1: 0. The tests consist of physical and mechanical tests, namely density test, morphological observation, porosity test, flowrate test, and PM2,5 efficiency measurement. The value of the filter efficiency was measured using the Kanomax Digital Dust Monitor Model 3443. Based on the results of the research, it was found that the more mass of the kepok banana peel flour in making PM2,5 particulate composite composites, the greater the resulting efficiency. The value of efficiency (pure efficiency) of the maximum PM2,5 particulate filter composite produced is found in filter E that is equal to 57%.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520090325
Uncontrolled Keywords: PM2,5; Efisiensi; Komposit Filter; Partikulat; Serat Limbah Kokon; Tepung Kulit Pisang Kepok
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 534 Sound and related vibrations > 534.3 Characteristics of sound
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: ismanto
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183650
Text
0520090325- Yunita Anggraini.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item