BKG

Hasyah, Viola Fidi (2020) Analisis Fault Seal Dengan Menggunakan Metode Seismik Inversi Akustik Impedansi Dan Shale Gouge Ratio Pada Interval A-T Lapangan Bs Cekungan Timor. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Interval A-T merupakan zona target dalam penelitian yang berada pada lapangan BS cekungan Timor. Cekungan Timor sendiri mempunyai proses geologi yang cukup kompleks, terdiri atas patahanpatahan berupa Horst Graben di area offshore akibat fase ekstensional pada umur Pre-Permian hingga Jurassic pada kontinen Gondwana, dan zona Thrust Fold Belt di pulau Timor akibat tumbukan kontinen Australia dan Banda Arc. Karena berkembangnya patahan-patahan di zona Horst Graben yang dapat menjadi jalur migrasi (leaking) maupun penyekat (sealing), maka penelitian ini berfokus pada analisis patahan yang dapat melakukan identifikasi zona leaking dan sealing dengan menggunakan metode seismik inversi Acoustic Impedance (AI) dan perhitungan Shale Gouge Ratio. Analisis dilakukan pada empat sumur yaitu sumur CT-1, CT- 2, CT-3 dan sumur CT-4, dengan data berupa seismik 2D dan data log sumur menggunakan teknik inversi AI untuk mengetahui persebaran porositas melalui respon AI. Sekatan sesar ditentukan menggunakan metode Shale Gouge Ratio yang merupakan sebuah metode untuk menghitung persentase ketebalan lapisan shale di sepanjang patahan. Hasil akhir penelitian dari analisis SGR pada patahan F-F7, F- 37, F8, F-15, F-38, F-4, F-2, F-10, F-9, F-39, F-33, dan F-35 bernilai di atas 25% yang tergolong sebagai lapisan penyekat yang baik. Dari tahapan inversi dengan menerapkan teknik inversi bandlimited didapatkan persebaran zona porositas tinggi pada interval A (Plover) dengan nilai acoustic impedance 20.000 hingga 30.000 ((ft/s)*(g/cc)) indikasi litologi berupa lapisan sandstone yang bersifat sealing namun dapat mengalami leaking, untuk persebaran zona porositas rendah terdapat pada interval T (Maubisse) dengan nilai acoustic impedance 30.000 hingga 55.000 ((ft/s)*(g/cc)) indikasi litologi berupa lapisan shale bersifat sebagai lapisan penyekat (sealing).

English Abstract

The A-T interval is the target zone of the study in BS field Timor basin. The Timor basin has a complex geological process, which consists of fault in the form of a Horst Graben in the offshore area due to extensional phases at the age of Pre-Permian to Jurassic on the Gondwana continent, and the Thrust Fold Belt zone on the island of Timor due to the collision of the Australian continent and the Banda Arc. Because of the development of faults in the Horst Graben zone which can be a migration path (leaking) and sealing. The objective of this research is to analyze fault that can identify leaking and sealing zones with seismic inversion acoustic impedance and Shale Gouge Ratio method. The analysis tested in four different wells; CT-1, CT-2, CT-3, and CT-4, with 2D seismic data and well logging data interpreted by AI inversion technique to find out porosity distribution through AI response. Fault seal determained using Shale Gouge Ration method to calculated the percentage of shale thickness along fault. The final result of the study was Shale Gouge Ration value on each fault F-F7, F-37, F8, F-15, F-38, F-4, F-2, F-10, F-9, F-39, F-33, and F-35 which above 25% classified as a good sealing layer. From the inversion stage using a bandlimited inversion technique, it

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520090318
Uncontrolled Keywords: fault, horst graben, acoustic impedance, shale gouge ratio, sealing, leaking.
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 534 Sound and related vibrations
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Geofisika
Depositing User: ismanto
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183629
Text
0520090318 - Viola Fidi Hasyah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item