BKG

Zahrah, Adinda Putri (2020) Hubungan antara Pola Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji (Junk Food) Terhadap Kejadian Diabetes Gestasional Di Wilayah Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Junk food dapat diartikan sebagai makanan yang mengandung tinggi gula, lemak, dan kolesterol namun tidak mengandung cukup nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Junk food sudah biasa di konsumsi bagi masyarakat Indonesia. Kebiasaan konsumsi junk food pada remaja putri biasanya akan diteruskan hingga kehamilan berlangsung. Kebiasaan konsumsi junk food saat hamil diduga dapat menyebabkan diabetes gestasional. Diabetes gestasional adalah hiperglikemia yang pertama kali terjadi pada saat kehamilan dan keadaan akan kembali normal setelah 6 minggu persalinan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola menkonsumsi makanan cepat saji (junk food) terhadap kejadian diabetes gestasional. Desain penelitian ini adalah case control. Penelitian ini menggunakan sampel 30 responden kasus yang semasa hamil mengalami diabetes gestasional dan 30 responden kontrol yang semasa hamil tidak mengalami diabetes gestasional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan odd ratio. Hasil uji chi square didapatkan nilai p value 0,000, nilai p value signifikan yaitu < 0,05 maka dapat disimpulkan adanya hubungan antara pola mengkonsumsi makanan cepat saji (junk food) dengan diabetes gestasional di wilayah Kota Malang. Hasil odd ratio 81 dapat diidentifikasi tingkat konsumsi ibu hamil yang sering mengkonsumsi junk food atau ≥1 kali dalam dua minggu konsumsi junk food akan beresiko 81 kali lebih besar terkena diabetes gestasional jika dibandingkan yang jarang atau konsumsi junk food hanya 1 kali dalam 1 bulan.

English Abstract

Junk food contains high sugar, fat, and cholesterol. It does not have enough nutrition which is required by human body. Junk food is commonly consumed by Indonesian including children, teens, and adults. The habit of junk food consumption among girl teens continues till the periode of pregnancy. This habit might cause gestasional diabetes. The gestasional diabetes is hyperglikemia which occurs for the first time at the periode of pregnancy, and it will recover to normal situation after six weeks of giving birth. The purpose of this study is to know the correlation between junk food consumption and gestasional diabetes, and the correlation between the level of junk food consumption and gestasional diabetes cases. This research design employs case control method involving 30 respondent case who experience gestasional diabetes at the period of pregnancy and the other 30 respondents control who do not experience. The total sampling technique was used in this study. The data was analysed using chi square and odd ratio tests. The result of chi square test indicates p value 0,000 its mean significant p value is < 0,05 it can be concluded that there is correlation between junk food consumption and gestasional diabetes. The result of odd ratio test is 81 it was identified the level of junk food consumption. The respondents who consume junk food more than one time in two weeks are 81 times have more risk to suffer gestasional diabetes than those who are rare taking junk food or only once in a month

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520060004
Uncontrolled Keywords: Junk food, diabetes gestasional, frekuensi konsumsi junk food, Junk food, gestasional diabetes, junk food consumption frequency
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 618 Gynecology, obstetrics, pediatrics, geriatrics > 618.2 Obstetrics > 618.242 Dietetics and Nutrition for pregnant woment
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kebidanan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183314
Text
Adinda Putri Zahrah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item