BKG

Nugroho, Ridho Bayu (2020) Peran Kelompok Ternak Terhadap Pendapatan Peternak Sapi Perah Di Dusun Brau, Kota Batu Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sektor peternakan merupakan sektor yang cukup penting didalam proses pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat. Pembangunan usaha peternakan diarahkan dalam rangka meningkatkan pendapatan peternak. Salah satu budidaya peternakan yang saat ini sedang banyak dikembangkan adalah peternakan sapi perah. Sapi perah merupakan salah satu ternak ruminansia besar yang banyak dipelihara oleh peternak di daerah pedesaan maupun kawasan perkotaan di Indonesia. Berdasarkan data, jumlah ternak sapi perah di kota Batu Jawa Timur selalu meningkat dari tahun 2014 hingga puncaknya di tahun 2018 memiliki populasi sebanyak 12.684 ekor. Produksi susu pada tahun 2017 sebanyak 0,93 juta ton dan berasal dari sapi perah saja. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, produksi susu sebanyak 0,91 juta ton, mengalami peningkatan sebesar 1,68 persen. vii Penelitian ini berlokasi pada Dusun Brau, Desa Gunung Sari, Kota Batu Jawa Timur. Penelitian ini berlangsung pada tanggal 5 Desember 2019 sampai dengan 26 Desember 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa tingkat pendapatan peternak sapi perah di Dusun Brau, untuk mengetahui peran kelompok ternak sebagai unit usaha, wahana kerjasama dan kelas belajar terhadap pendapatan peternak di Dusun Brau, serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh peran kelompok ternak terhadap pendapatan peternak di Dusun Brau, Kota Batu Jawa Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode survey. Sampel yang diambil pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 peternak yang tergabung dalam Kelompok Ternak Margo Makmur Mandiri. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis ekonomi yang digunakan untuk mengetahui pendapatan peternak serta analisis regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui hubungan peran kelompok ternak terhadap pendapatan peternak di Dusun Brau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik peternak yang tergabung dalam kelompok Ternak Margo Makmur Mandiri memiliki usia produktif dengan rentang umur 38-55 tahun sebanyak 29 orang (58%), memiliki tingkat pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) sebanyak 34 orang (68%), memiliki lama beternak 14 sampai 26 tahun sebanyak 23 orang (46%), dan memiliki ternak 6-10 ekor sebanyak 27 orang (54%). Berdasarkan analisis data pendapatan diketahui bahwa keseluruhan responden yang terdapat dalam penelitian ini memperoleh pendapatan sebesar Rp. 80.389.879/bulan. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa peternak yang menjadi responden dalam penelitian ini setuju dengan adanya Kelompok Ternak Margo Makmur Mandiri dapat mendukung kegiatan usaha para peternak dalam hal sebagai unit usaha (1.116), sebagai wahana kerjasama (1.122), serta sebagai wahana kerjasama (1.053). Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda dapat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,644 hal ini dapat dikatakan bahwa variabel independen (fasilitas penyedia input produksi (X1.1), fasilitas Pemasaran (X1.2), kerjasama dengan pihak luar yang terkait (X2.1), kerjasama dengan memanfaatkan teknologi (X2.2), pertemuan berkala dan berkelanjutan (X3.1) dan fasilitas komunikasi dengan sumber informasi dan teknologi (X3.2)) mempengaruhi pendapatan (Y) sebesar 64,4% sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain. Berdasarkan hasil dari uji F diketahui bahwa variabel fasilitas penyedia input produksi (X1.1), fasilitas pemasaran (X1.2), kerjasama dengan pihak luar yang terkait (X2.1), pertemuan berkala dan berkelanjutan (X3.1), serta fasilitas komunikasi dengan sumber informasi dan teknologi (X3.2) memiliki nilai signifikasi lebih kecil dari taraf nyata 0,50 (5%) yang berarti bahwa variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan sedangkan variabel kerjasama dengan memanfaatkan teknologi (X2.2) memiliki nilai thitung yang lebih besar dari ttabel sehingga dapat dikatakan bahwa variabel tersebut tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata peternak di Dusun Brau yang tergabung dalam Kelompok Ternak Margo Makmur Mandiri dapat memperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.607.798 setiap bulannya. Peran Kelompok Ternak Margo Makmur Mandiri yang meliputi unit usaha, wahana kerjasama serta kelas belajar juga sudah dapat dirasakan oleh anggota kelompok. Kelompok Ternak Margo Makmur Mandiri juga dapat berperan dalam meningkatkan pendapatan peternak di Dusun Brau, Kota Batu Jawa Timur khususnya dalam fasilitas kerjasama dengan pihak luar terkait, pertemuan berkala dan berkelanjutan, serta fasilitas komunikasi dengan sumber informasi dan teknologi yang disediakan. Sedangkan saran dari penulis untuk kedepannya adalah sebaiknya dalam melaksanakan kegiatan usaha peternakan, peternak di Dusun Brau menerapkan GDFP (Good Dairy Farming Practice) yang dapat meningkatkan pendapatan dari usaha yang dijalaninya. Selain itu cara yang dapat dilakukan untuk memperbesar pendapatan peternak setiap bulannya ialah dengan cara memperbesar skala usaha peternakan yang dimilikinya.

English Abstract

The purposes of this research ware to find out the income level of dairy farmer’s at Brau Village, the role of livestock group for business unit, cooperation facility, and study group towards dairy farmer’s income at Brau Village, and to knew the effects of livestock group’s role towards dairy farmer’s income at Brau Village. The method of the research was survey method. the sample that used in this research determined by purposive sampling method in total of 50 respondents. Data were analyzed by using economic analysis and multiple linear regression analysis. The results showed that Margo Makmur Mandiri livestock group could play their role to improve dairy farmer’s income at Brau Village especially in cooperation facilites with related outsider groups, periodic meetings, and also communication facilities with provided information and technology resource. It can be concluded that average of the dairy farmers at Brau Village that incorporated to Margo Makmur Mandiri livestock group can earn income in the amount of 1,607,798 IDR every month. The Margo Makmur Mandiri livestock group can play the role to improve the dairy farmer’s income especially in cooperation facility with related outsider groups, periodic meetings, and also communication facilities with provided information and technology resources.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050201
Uncontrolled Keywords: The role of livestock groups, dairy farmer’s income, dairy cattle
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.1 Agriculture > 338.17 Products > 338.176 2 Products (Cattle)
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183113
Text
Ridho Bayu Nugroho.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item