BKG

Wijaya, Krisna Dwi Sukma (2020) Pengaruh Pemberian Ekstender Madu dan Sari Tebu Terhadap Kualitas Sperma Ikan Mas Koi (Cyprinus Carpio) Pada Proses Preservasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Rendahnya kualitas motilitas dan viabilitas spermatozoa ikan koi setelah dikeluarkan dari tubuh merupakan salah satu hambatan yang menyebabkan benih ikan mas koi sulit di budidayakan. Penyediaan ikan mas koi dapat dilakukan dengan preservasi spermatozoa induk jantan dengan penambahan nutrisi dalam media penyimpanan. Nutrisi yang digunakan spermatozoa sebagai energi dalam media penyimpanan adalah gula sederhana seperti fruktosa dan glukosa. Dalam upaya peningkatan kualitas spermatozoa, digunakan sari madu dan sari tebu sebagai ekstender pada proses preservasi sperma ikan mas koi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstender madu dan sari tebu dalam ringer laktat terhadap proses penyimpanan sperma ikan mas koi (C. carpio) serta mengetahui pengaruh pemberian ekstender madu dan sari tebu terhadap tingkat motilitas, viabilitas, fertilitas sperma yang di simpan dalam suhu rendah. Penelitian dirancang dengan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap), dengan perlakuan dosis penambahan madu dan sari tebu dalam larutan ringer laktat (Perlakuan tanpa penambahan sari tebu dan sari madu, dosis 0,9% sari madu dan dosis 1% sari tebu). Parameter utama pengamatan berupa motilitas spermatozoa, viabilitas spermatozoa, dan laju fertilisasi. Selain itu, digunakan parameter penunjang penelitian yaitu kualitas air yang mencakup suhu, oksigen terlarut (DO), dan pH. Data penelitian dianalisa menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) serta uji lanjut BNT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian madu dan sari tebu ke dalam larutan pengencer sperma dengan ringer laktat berpengaruh terhadap motilitas, viabilitas, fertilisasi dan daya tetas telur ikan mas koi. Pemberian madu 0,9 ml, ringer laktat 99,1 ml menghasilkan nilai motilitas, viabilitas, fertilisasi dan daya tetas tertinggi dalam proses preservasi sperma. Serta memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan perlakuan dosis 1% sari tebu dan tanpa penambahan sari tebu serta sari madu. Pengaruh perlakuan dosis 1% sari tebu memberikan dampak yang kecil pada usaha mempertahankan kualitas sperma selama preservasi, pengamatan kualitas air saat penetasan telur yaitu suhu berkisar antara 26º-28ºC, pH berkisar antara 6,75-8,38 dan oksigen terlarut berkisar antara 4,38-7,41 ppm.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520080199
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182933
Text
Krisna Dwi Sukma Wijaya (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item