BKG

Prasetyo, Aprizaldi (2020) Penggunaan Activity Based Costing System Sebagai Alternatif Untuk Menentukan Harga Pokok Tarif Jasa Rawat Inap di Rumah Sakit (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Saiful Anwar Malang). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Untuk menentukan harga jual, menghitung harga pokok produksi sangatlah penting. Apabila metode yang digunakan untuk menghitung harga pokok produksi tidak tepat digunakan pada era modern saat ini maka bisa terjadi distorsi biaya. Metode Activity Based Costing dapat menutupi kelemahan tersebut karena terdapat pemilihat pemicu biaya yang lebih akurat. Saat ini, Rumah Sakit Saiful Anwar Malang menentukan harga pokok jasa rawat inap masih menggunakan metode tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran tarif jasa rawat inap jika menggunakan metode activity based costing dan menganalisis perbandingan metode activity based costing dengan tarif yang ditentukan rumah sakit. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah data primer yang didapatkan melalui wawancara dan dokumentasi dari berbagai bagian di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Hasil dari membandingkan tarif jasa rawat inap yang ditetapkan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang dengan metode activity based costing adalah Kelas VVIP A, VVIP B, VVIP C, dan VIP A memiliki tarif yang lebih tinggi daripada perhitungan menggunakan metode activity based costing. Kelas I, Kelas II, dan Kelas III memiliki tarif yang lebih rendah daripada perhitungan metode activity based costing. Selisih harga terjadi karena terdapat perbedaan pembebanan overhead pada metode activity based costing dengan metode tradisional. Pada metode tradisional overhead dibebankan pada satu pemicu biaya saja sedangkan metode activity based costing overhead dibebankan ke berbagai pemicu biaya.

English Abstract

Setting selling price essentially requires proper product cost calculation method to avoid cost distortion. The Activity Based Costing method can cover this weakness thanks to a more accurate cost driver indicator. Currently, Saiful Anwar Malang Hospital still uses traditional method of setting the product cost for inpatient care services. This study aims to compare the inpatient care tariffs determined by activity based costing method and those determined by the hospital’s system. The primary data utilized in this study are acquired through interviews and documentation from various sections of Saiful Anwar Malang Hospital. The results reveals that VVIP A, VVIP B, VVIP C, and VIP A ward tariffs set by the hospital are higher than those determined by activity based costing method, while 1st, 2nd, and 3rd class ward tariffs set by the hospital are lower than those determined by activity based costing method. The tariff discrepancy occurs due to the overhead imposition difference between activity based costing method and traditional method. Overhead in the traditional and activity based costing methods is imposed to just one cost driver and various cost drivers respectively.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520020044
Uncontrolled Keywords: Metode Activity Based Costing (ABC), Harga Pokok Jasa Rawat Inap di Rumah Sakit, Activity Based Costing (ABC) Method, Product Cost of Inpatient Care Service
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 657 Accounting > 657.4 Specific fields of accounting > 657.42 Cost accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182736
Text
Aprizaldi Prasetyo.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item