BKG

Saputra, Dion (2020) Deteksi Policiclic Aromatic Hydrocarbon (PAH) Pada Pemanggangan Tradisional Ikan Bandeng (Chanos-chanos) Cabut Duri dengan Bahan Pemanggangan Bonggol Jagung. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ikan bandeng adalah ikan yang banyak digemari oleh masyarakat kita, banyak hasil olahan ikan bandeng yang kita ketahui antara lain bandeng asap, bandeng presto dan lainnya. Pengolahan bandeng tanpa duri merupakan salah satu proses diversifikasi produk olahan hasil perikanan yang baru di masyarakat. Bandeng tanpa duri adalah ikan bandeng segar dimana secara biologi struktur tubuhnya banyak terdapat duri halus, dan untuk menghilangkan faktor pembatas duri halus tersebut telah tersedia teknologi tepat guna yang sederhana melalui pengkajian letak dan struktur duri dan menghilangkannya dengan cara mencabut duri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ikan bandeng (Chanos – chanos) cabut duri yang dipanggang menggunakan bonggol jagung mengandung senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) sehingga aman untuk dikonsumsi dan juga untuk mengetahui kadar lemak, kadar protein, kadar air, kadar abu dan organolaptik pada ikan bandeng (Chanos-chanos) cabut duri yang dibakar menggunakan bonggol jagung. Penelitian ini berlangsung dari bulan Januari sampai Maret 2020 di Laboratorium Ilmu Teknologi Hasil Perikanan divisi Perekayasaan Hasil Perikanan dan Nutri Ikan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang. Metode yang digunakan dalam penelitiana ini yaitu metode eksploratif. Penelitian eksploratif artinya menjajaki dan menjelajahi permasalahan penelitian, untuk menemukan masalah utama yang seharusnya diteliti dalam penelitian lanjutan yang sifatnya konklusif, agar usaha melakukan perbaikan atau penyempurnaan suatu kondisi dapat dilakukan secara tuntas. Penelitian ini meliputi proses pembuatan ikan asap, analisa kandungan PAH, Proximat dan Pengujian Organoleptik. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa tidak ditemukannya seyawa Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (PAH) dari proses pembakaran pada ikan bandeng (Chanos – chanos) cabut duri yang dibakar dengan bahan pembakaran bonggol jagung sehingga ikan bakar yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi dan tidak bersifat karsinogenik (pemicu kanker) dikarenakan benzo [a] pyrene yang dihasilkan sebesar 0,004 mcg/kg atau kurang dari batas maksimal yang telah ditentukan oleh Peraturan Komisi Eropa (EC) 1881/2006 bahwa kandungan maksimal benzo[a] pyrene pada ikan 1 mcg/kg dalam bahan makanan ikan asap. Sedangkan batas maksimal untuk PAH dalam bahan makanan tertentu yaitu 5 mcg/kg. Dapat dinyatakan ikan bandeng cabut duri panggang menggunakan bahan pemanggang bonggol jagung aman untuk dikonsumsi. Sedangkan untuk hasil pengujian organoleptik dengan bahan pemanggangan bonggol jagung pada parameter kenampakan, aroma, rasa, dan tekstur memiliki nilai antara lain; Parameter kenampakan skor 6, parameter aroma skor 6, parameter rasa skor 6 dan parameter tekstur skor 6.Sehingga dari data tersebut bahwa ikan bandeng cabut duri panggang dengan bahan bakar bonggol jagung agak disukai oleh panelis.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520080109
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 547 Organic chemistry > 547.6 Aromatic compounds
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182431
Text
Dion Saputra.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item