BKG

Klarimah, Nadira Qasla (2019) Pengaruh Kecepatan Aerasi dan Konsentrasi EM4 Terhadap Efektivitas Pengolahan Limbah Cair Domestik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Negara berkembang seperti Indonesia, pencemaran oleh air limbah domestik merupakan jumlah pencemar terbesar (85%) yang masuk ke badan air. Salah satu teknologi pengolahan air limbah yang aman dan berwawasan lingkungan adalah menggunakan aerasi dan EM4 yang berpotensi sebagai pengurai. Pemanfaatan EM4 dalam meningkatkan efisiensi biofilter dalam pengolahan air limbah tahu terbukti efektif dalam menurunkan polutan organik. Aerasi merupakan istilah lain dari tranfer gas, lebih dikhususkan pada transfer gas oksigen atau proses penambahan oksigen ke dalam air. Pada penelitian kali ini, menggunakan kombinasi kecepatan aerasi dan konsentrasi EM4 untuk meningkatkan kualitas COD, BOD, DO dan TSS pada limbah cair domestik. Penelitian ini menganalisis pengaruh aerasi dan penambahan EM4, penggunaan waktu tinggal terhadap parameter yang digunakan, hubungan masing-masing parameter, dan mengetahui kandungan parameter dalam air limbah MCK Tlogomas yang telah diolah apakah dapat sesuai dengan Permen LHK No.68 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Grab Sampling dan teknik pengolahan limbah cair menggunakan skala laboratorium. Kecepatan aerasi yang digunakan adalah 0 L/min, 1.3 L/min, 2.6 L/min dan konsentrasi EM4 yang digunakan adalah 0%, 5%, 20% dengan waktu tinggal 7 hari dan 14 hari. Pada hari ke-7 nilai COD, BOD, DO, dan TSS mengalami penurunan sampai dengan 26.67 mg/L, 9.20 mg/L,viii 19.23 mg/L, 12.67 mg/L. Pada hari ke-14 nilai COD, BOD, DO, dan TSS mengalami penurunan sampai dengan 20 mg/L, 1.34 mg/L, 85.96 mg/L, 15.33 mg/L.

English Abstract

As developed country, Indonesia is having a pollution by domestic waste water up to 85% that goes to environment. Aeration and EM4 is one of a new method to reduce waste water contamination. Utilization of EM4 in improving biofilter efficiency in tofu wastewater treatment proven to be effective in reducing organic pollutants. Aeration is another term for gas transfer, more specifically for the transfer of oxygen gas or the process of adding oxygen to water. In this study, using a combination of aeration speed and EM4 concentration to improve the quality of COD, BOD, DO and TSS in domestic wastewater. use of residence time on the parameters used, the relationship of each parameter, and knowing the parameter content in the MCK Tlogomas wastewater that has been processed whether it can be in accordance with Permen LHK No.68 Tahun 2016 concerning Domestic Waste Water Quality Standards. The method used in this study is Grab Sampling and wastewater treatment techniques using a laboratory scale. The aeration speed used is 0 L/min, 1.3 L/min, 2.6 L/min and the concentration of EM4 used is 0%, 5%, 20% with a residence time of 7 days and 14 days. On the 7th day the values of COD, BOD, DO, and TSS decreased to 26.67 mg/L, 9.20 mg/L, 19.23 mg/L, 12.67 mg/L. On day 14 the value of COD, BOD, DO, and TSS decreased to 20 mg/L, 1.34 mg/L, 85.96 mg/L, 15.33 mg/L

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FTP/2019/160/052002076
Uncontrolled Keywords: Aerasi, BOD, COD, DO, EM4, Limbah cair domestik, TSS, Aeration, BOD, COD, DO, EM4, TSS¸ domestic waste water
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning > 628.43 Liquid wastes
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Keteknikan Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/181580
Text
Nadira Qasla Klarimah (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item