BKG

Tresnowati, Evi (2020) Perbedaan Kadar Total Karoten Keripik Labu Kuning Metode Vacuum Frying dengan Penggunaan Minyak Berulang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Labu kuning merupakan sumber karoten yang memiliki sifat fungsional sebagai antioksidan untuk pencegahan dan penanganan stress oksidatif yang dihasilkan dari peningkatan produksi ROS pada penderita diabetes mellitus. Pengolahan labu kuning menjadi keripik dengan penggorengan hampa akan menghasilkan keripik dengan warna dan aroma buah asli, tekstur lebih renyah dan nilai gizi tidak banyak berubah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar total karoten keripik labu kuning metode vacuum frying dengan penggunaan minyak berulang. Metode penelitian bersifat Quasi Eksperimental dengan 10 kelompok penggorengan dan 2 replikasi. Pengukuran kadar total karoten dianalisis dengan menggunakan metode Spektrofotometri. Hasil penelitian dianalisis dengan uji statistic Kruskal Wallis menunjukan bahwa tidak ada perbedaan kadar total karoten keripik labu kuning metode vacuum frying dengan penggunaan minyak berulang p= 0,757 (p>0,005). Rata-rata kadar total karoten tertinggi ada pada perlakuan penggorengan 1 yaitu 473.24 μg/g dan terendah ada pada perlakuan penggorengan ke 9 yaitu 258.89 μg/g. Keripik labu kuning yang kaya akan kandungan karoten sebagai antioksidan dapat dijadikan rekomendasi snack bagi penderita diabetes mellitus.

English Abstract

Pumpkin is a functional food which having rich carotene as antioxidant for the prevention and treatment of oxidative stress resulting from increased ROS production in diabetes mellitus. Processing pumpkin into chips with vacuum frying pan will produce chips with original fruit color and aroma, crispy texture and nutritional value is not much changed. The purpose of this research is to know the differences in total levels of carotene in pumpkin chips vacuum frying method with the use of repeated oil. The research of this method is Experimental Quasi with 10 groups of frying and 2 replication. Measurement of total carotene levels is analyzed using the Spectrophotometry method. The results is analyzed by the statistic test Kruskal Wallis showed that there is no difference in total levels of carotene pumpkin chips vacuum frying method with repeated use of oil p = 0.757 (P > 0,005). The highest carotene is in the 1st treatment (473.24 μg/g) and the lowest is in the 9th treatment (258.89 μg/g). Pumpkin chips with rich carotene content as an antioxidant can be recommended snack for people with diabetes mellitus.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2020/8/052003448
Uncontrolled Keywords: total karoten, keripik labu kuning, vacuum frying, total carotene, pumpkin chips, vacuum frying
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 615 Pharmacology and therapeutics > 615.3 Organics drugs > 615.32 Drugs derived from plants and mikroorganisms
Divisions: Fakultas Kedokteran > Ilmu Gizi
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/181358
Text
Evi Tresnowati (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item