BKG

Zulfa, Indiana (2019) Penentuan Kondisi Optimum Xilanase dari Aspergillus niger yang Diamobilkan pada Matriks Bentonit Teraktivasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang dapat menghidrolisis xilan menjadi xilosa. Pada penelitian ini, xilanase yang digunakan diisolasi dari biakan Aspergillus niger. Xilanase dapat dalam bentuk bebas dan amobil yang memiliki kondisi lingkungan yang berbeda. Amobilisasi enzim xilanase dilakukan untuk meningkatkan stabilitas enzim xilanase dengan proses pengikatan enzim pada matriks. Pada penelitian ini digunakan bentonit teraktivasi asam sebagai matriks. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai aktivitas optimum enzim xilanase bebas dan amobil dalam matriks bentonit pada variasi pH, suhu dan waktu inkubasi. Variasi pH yang digunakan yaitu pH 5, 6, 7, 8, dan 9. Variasi suhu yang dilakukan yaitu (40, 45, 50, 55, dan 60)°C dan variasi waktu inkubasi yang dilakukan yaitu (40, 45, 50, 55, dan 60) menit. Kondisi optimum xilanase ditentukan secara spektrofotometri dengan mengukur aktivitas xilanase bebas dan amobil menggunakan reagen DNS sedangkan kadar protein awal dan jumlah enzim xilanase yang teradsorpsi menggunakan reagen biuret. Pada penelitian ini didapatkan kondisi optimum xilanase bebas adalah pada pH 6 sebesar 3,029 μg/mg.menit, pada suhu 50°C sebesar 3,811 μg/mg.menit dan pada waktu inkubasi 45 menit sebesar 4,743 μg/mg.menit. Sedangkan kondisi optimum xilanase amobil adalah pada pH 8 sebesar 0,821 μg/mg.menit, pada suhu 50°C sebesar 0,311 μg/mg.menit dan pada waktu inkubasi 55 menit sebesar 0,315 μg/mg.menit.

English Abstract

Xylanase is an extracellular enzyme that can hydrolyze xylan to xylose. In this study, the xylanase used was isolated from the culture of Aspergillus niger. Xylanase can be in a free and immobile form which has different environmental conditions. Immobilization of xylanase enzymes is done to increase the stability of xylanase enzymes by binding the enzyme to the matrix. In this research, acid activated bentonite is used as a matrix. The purpose of this study was to determine the optimum activity value of free and immobilized xylanase enzymes in the bentonite matrix on variations in pH, temperature and incubation time. The pH variations used were pH 5, 6, 7, 8, and 9. The temperature variations carried out were (40, 45, 50, 55, and 60)°C and the incubation time variations made were (40, 45, 50, 55 and 60) minutes. The optimum condition of xylanase was determined spectrophotometry by measuring the activity of free and immobilized xylanases using DNS reagents while the initial protein content and the amount of xylanase enzymes adsorbed using biuret reagents. In this study, the optimum condition of free xylanase was obtained at pH 6 of 3,029 μg/mg.minute, at 50°C at 3,811 μg/mg.minute and at 45 minutes incubation time of 4,743 μg/mg.minute. While the optimum condition of immobilized xylanase is at pH 8 of 0,821 μg/mg.minute, at 50°C at 0,311 μg/mg.minute and at 55 minutes incubation time of 0,315 μg/mg.minute.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2019/368/052001523
Uncontrolled Keywords: Xilanase, Aspergillus niger, Amobilisasi, Bentonit, Optimum, Xylanase, Aspergillus niger, Immobilization, Bentonite, Optimum
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 512 Algebra > 512.9 Foundation of algebra > 512.943 4 Matrices
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/179911
Text
Indiana Zulfa (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item