BKG

Ardi, Muhammad Surya (2019) Analisis Bahaya Gempabumi Menggunakan Metode Probabilistik di Daerah Pasuruan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sesar Pasuruan merupakan salah satu sesar aktif yang berada di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sesar tersebut adalah sesar normal yang terbentang dengan panjang sekitar 13 km dari barat kearah timur pada Kecamatan Lekok dan Nguling. Keberadaan sesar tersebut dapat menjadi sumber aktivitas tektonik di daerah Pasuruan. Melihat kondisi di Indonesia sering terjadi gempabumi, diperlukan analisis yang dapat digunakan untuk memprediksi bahaya gempabumi. Pada penelitian ini, bahaya gempabumi dipetakan berdasarkan nilai percepatan tanah maksimum (Peak Ground Acceleration, PGA) pada permukaan. Metode yang digunakan adalah metode probabilistik (Probabilistic Seismic Hazard Analysis, PSHA) dengan memperhitungkan seluruh potensi sumber gempabumi dengan radius 500 km dari daerah penelitian. Sumber gempabumi yang digunakan adalah model sesar, model zona subduksi, dan katalog kejadian gempabumi. Hasil yang didapatkan berupa PGA pada permukaan (PGAM), Respon Percepatan Spektrum (Spectral Acceleration, SA) pada permukaan untuk T=0,20 sekon (SMS) dan T=1 sekon (SM1). Hasil penelitian menunjukkan rentang nilai 0,20 – 0,35 g untuk PGAM, 0,44 – 0,83 g untuk SMS, dan 0,20 – 0,52 g untuk SM1. Berdasarkan pada hasil percepatan di permukaan, daerah dengan tingkat bahaya gempabumi yang tertinggi berada pada Kecamatan Gondang Wetan.

English Abstract

Pasuruan Fault is one of the active faults located in Pasuruan Regency, East Java. This fault is a normal fault with a length about 13 km from west to east in the districts of Lekok and Nguling. The existence of this fault can be a source of tectonic activity in the Pasuruan area. Refer to condition in Indonesia that earthquakes often occur, analysis of seismic hazard is needed to predict the earthquake hazard at this area. In this study, mapping of seismic hazard is done based on the Peak Ground Acceleration (PGA) value at the surface using Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) method by collecting all potential earthquake sources with a radius of 500 km from the study area. The source used is the fault model, subduction zone model, and catalog of histical eartquake events. The results obtained is PGA at surface (PGAM), Spectral Acceleration at surface for T=0,20 seconds (SMS) and T=1 second (SM1). Results showed values with range of 0,20 – 0,35 g for PGAM, 0,44 – 0,83 g for SMS, and 0,20 – 0,52 g for SM1. Based of acceleration results at surface, areas with highest level of seismic hazard are Disctrict of Gondang Wetan.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2019/244/051911024
Uncontrolled Keywords: Percepatan tanah maksimum, PSHA, PGA. Peak ground acceleration, PSHA, PGA.
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 551 Geology, hydrology, meteorology > 551.2 Volcanoes, earthquakes, thermal waters and gases > 551.22 Earthquakes
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/179548
Text
Muhammad Surya Ardi (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item