BKG

Manurung, Indra Diamond Putra (2019) Penerapan Target Costing Dalam Perencanaan Biaya Produksi Untuk Meningkatkan Keuntungan Pada Industri Kecil Menengah (Ikm) Keripik Tempe Sari Rasa Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada era globalisasi, persaingan terjadi hampir di semua lini usaha. Fakta ini diperkuat dengan bergabungnya Indonesia menjadi anggota MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sejak tahun 2015. Terbukanya peluang pasar yang lebih besar juga diikuti dengan bertambahnya kompetitor dari dalam dan luar negeri. Problem serupa juga dialami oleh Industri Kecil dan Menengah sebagai sumber pendapatan dan keuntungan masyarakat. Meskipun beberapa IKM di Kota Malang mengalami penurunan pertumbuhan, IKM yang bergerak dalam pengolahan makanan berbahan dasar tempe justru mengalami hal yang sebaliknya. Salah satunya yakni IKM Sari Rasa. Adanya persaingan harga dan tingginya biaya produksi menyebabkan IKM Sari Rasa perlu untuk memperhatikan kondisi pasar demi mencapai keuntungan maksimal. Target costing dapat diterapkan sebagai alternatif yang dapat digunakan IKM Sari Rasa untuk meningkatkan keuntungan perusahaan melalui minimalisir biaya. Cara ini berfokus pada proses penentuan biaya maksimum yang ditanggung perusahaan. Selain itu, penerapan target costing melakukan pengurangan biaya (cost reduction) pada semua biaya yang berhubungan dengan produk sebelum produk tersebut diproduksi Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Lokasi penelitian yakni IKM Sari Rasa yang terletak di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, tepatnya di Jln. Sanan III no 168, Malang. Lokasi penelitian ini dipilih berdasarkan pertimbangan terhadap objek penelitian yakni produk keripik tempe yang menjadi produk ikonik oleh-oleh khas malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2019. Responden ditentukan secara purposive, yakni key informan yang berjumlah 1 orang, yaitu pemilik IKM Sari Rasa. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Data yang diambil adalah data proses produksi, jumlah produksi, jumlah penjualan, biaya produksi dan non produksi serta laporan laba rugi keripik tempe yang dimiliki IKM Sari Rasa pada tahun 2018. Data diperoleh melalui teknik wawancara dan observasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis analisis deskriptif dan analisis target costing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk produksi keripik tempe adalah sebesar Rp 4.392 per kemasan atau sebesar Rp 302.169.600 per tahun. Total laba bersih yang diperoleh IKM Sari Rasa sebesar Rp 99.597.000, dengan nilai margin profit sebesar 27% per kemasan. Penerapan target costing pada produk keripik tempe IKM Sari Rasa menunjukkan bahwa dengan harga keripik tempe sebesar Rp 6.000 per kemasan, perusahaan harus mencapai target biaya sebesar Rp 4.200 per kemasan atau sebesar Rp 281.232.000 per tahun, untuk memperoleh target laba atau margin profit yang diinginkan yakni sebesar 30% per kemasan. Penerapan rekayasa nilai pada komponen biaya dapat menurunkan biaya produksi keripik tempe sebesar Rp 342,5 per kemasan atau sebesar Rp 23.564.000 per tahun. Rekayasa nilai yang diterapkan pada komponen biaya menunjukkan bahwa metode target costing9 dapat meningkatkan laba perusahaan sebesar 5,5% per kemasan, dari sebelumnya 27% per kemasan menjadi 32,5% per kemasan. Penulis menyarankan perusahaan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap biaya-biaya yang tidak penting dalam penerapan target costing yang dilakukan. Hasil perhitungan rekayasa nilai dapat digunakan perusahaan sebagai acuan dalam merencanakan biaya produksi. Bagi peneliti selanjutnya, penulis menekankan agar lebih mempersiapkan penelitian mulai dari tahapan pengumpulan data perusahaan hingga waktu penelitian. Selain itu, penulis berharap peneliti selanjutnya dapat mengembangkan bahasan penelitian melalui penerapan tahapan kaizen costing

English Abstract

In this globalization era, competition occurs in every lines of bussiness sector. This fact is reinforced by the condition of Indonesia who had been a MEA member since 2015. Greater market opportunities is also followed by the increased of domestic and foreign competitors. Similar problems experienced by Small Middle Industries as a source of income and profit for the people. Although some of the Small Middle Industries experienced a growth decline, the SMI who had engaged in food processing based on tempe experienced the opposite condition. Sari Rasa was the one of the tempe chips Small Middle Industries. Competitive price and high production costs caused Sari Rasa SMI to adapted to market conditions for gained the maximum profit. Target costing was impelemented as an alternative that can be used to increase the company profit through cost minimized. This method was focused on maximum cost target conducted by the company. On the other hand, target costing was implemented before the production process was finished. This research uses a descriptive quantitative approach. The research located is in IKM Sari Rasa, at Sanan Tempe Chips Industrial Center, Sanan III Street No.168, Malang. The location was choosed based on consideration for the object of the research, which is tempe chip products that became the iconic products of typical souvenirs in Malang City. This research was conducted on August 2019. Respondents were determined purposively, used 1 key informant, as the owner of Sari Rasa IKM. This research used primary and secondary data. The data collected is the data of the production process, the amount of production, the number of sales, production and non-production costs, overhead cost as well as the profit and loss report and also the financial report of tempe chips owned by IKM Sari Rasa in 2018. Data obtained through interview and observation techniques. The data is analyzed by target costing analysis and descriptive analysis. The research results showed that the total costs conducted by the company for the production of tempe chips is IDR 4,392 per package or as much as IDR 302,169,600 per year. The total net profit obtained by IKM Sari Rasa is IDR 99,597,000, with a profit margin of 27% per package. The implementation of target costing for IKM Sari Rasa tempe chips shows that with the price of tempe chips of IDR 6,000 per package, the company must reach a target cost of IDR 4,200 per package or Rp 281,232,000 per year, to obtain the desired profit target or profit margin which is 30% per package. The application of value engineering to the cost component can reduce the cost of producing tempe chips by IDR 342.5 per package or as much as IDR 23,564,000 per year. The value engineering applied to the cost component shows that the target costing method can increase the company's profit by 5.5% per package, from 27% per package to 32.5% per package.11 The author suggested to supervise and evaluate all the non important cost component in this target cost implementation. The result of value enginering can be used by the company as a reference for the cost planned in the future days. The author also emphasized more effort from next researcher to prepare the research started from the data collected and the research time period. The author is also hope that the next researcher will conducted kaizen costing principal to develop more experienced in case of target costing implemented.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/937/052000985
Subjects: 300 Social sciences > 338 Production > 338.5 General production economics > 338.51 Costs
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/179425
Text
INDRA DIAMOND PUTRA MANURUNG (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item