BKG

Situngkir, Ursula Anggreyni (2019) Hubungan Status Sosial Ekonomi Orangtua dan Nutrisi Terhadap Maloklusi Anak Berusia 9-12 Tahun Menggunakan Indeks Handicapping Malocclusion Assesment Record,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Maloklusi merupakan suatu keadaan yang menyimpang dari oklusi normal. Maloklusi dapat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor herediter dan faktor lingkungan.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status sosial-ekonomi orangtua dan nutrisi terhadap maloklusi anak berusia 9-12 tahun menggunakan ineks Handicapping Malocclusion Assesment Record. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional study. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak kelas IV dan V SDN Lesanpuro 01 yang berusia 9-12 tahun yang berjumlah 70 orang anak. Setiap anak akan mengisi kuesioner yang digunakan untuk melihat status sosial-ekonomi orangtua dan nutrisi anak tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan maloklusi terhadap anak di dalam orangga mulut menggunakan kaca mulut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara status sosial ekonomi dengan nutrisi (Sig. 0,000 korelasi= 0,437) dan terdapat hubungan antara status nutrisi dengan maloklusi (Sig. 0,000 korelasi= 0,798). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara status sosial-ekonomi orangtua dan nutrisi terhadap maloklusi anak.

English Abstract

Malocclusion is a condition that deviates from normal occlusion. Malocclusion can be influenced by two factors, hereditary factors and environmental factors. The purpose of this study was to look at the relationship of parental socio-economic status and nutrition to malocclusion of children aged 9-12 years using the Index Handicapping Malocclusion Assessment Record. This research is an observational analytic study, this research was conducted with a cross sectional study. The samples used in this study were grade IV and V children of SD Lesanpuro 01, aged 9-12 years, totaling 70 children. Each child will fill out a questionnaire that is used to look at the parent's socio-economic status and the child's nutrition. Then a malocclusion examination is performed on the child in the mouth using an oral glass. The results of this study indicate there is a correlation between socioeconomic status with nutrition (Sig. 0,000 correlation = 0.437) and there is a correlation between nutritional status and malocclusion (Sig. 0,000 correlation = 0.798).The conclusion of this study is that there is a relationship between parental socio-economic status and nutrition for child malocclusion.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKG/2019/4/052001758
Uncontrolled Keywords: Maloklusi, Status Sosial-Ekonomi, Nutrisi, Handicapping Malocclusion Assesment Record-Malocclusion, Sosio-Economic, Nutrition, Handicapping Malocclusion Assesment Record
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 617 Surgery, regional medicine, dentistry, ophthalmology, otology, audiology > 617.6 Dentistry > 617.64 Orthodontics and pediatric dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Kedokteran Gigi
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/179408
Text
Ursula Anggreyni Situngkir.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item